Pages

Friday, April 10, 2026

DENNY HW, PENATA LAGA SEKALIGUS SUTRADARA


DENNY HW, PENATA LAGA SEKALIGUS SUTRADARA (Berita Lawas) dikutip dari MF. Berpostur gempal dengan suara ringan. Terkesan agak kalem di lokasi suting. Sabar setiap mengarahkan para bintang laga, walau agak sulit melihat senyumnya. Sutradara merangkap action director atau fighting director ini, Denny HW namanya. Mahir olahraga beladiri Kempo. Dia juga sempat mempelajari karate, silat dan Aikido. Dengan bekal itu, Denny tampil sebagai sutradara laga handal. Dia juga adalah lulusan LPKJ tahun 1980.

Lewat film Pertarungan Iblis Merah yang dibintangi Barry Prima, anak kelima dari tujuh bersaudara ini tampil utuh sebagai sutradara merangkap action director, setelah sebelumnya ia tampil sebagai astrada untuk beberapa judul film seperti film Gema Hati bernyanyi. 

Putra Pasangan Hadi Wijaya dengan Sumiati yang asli berdara Sunda ini selanjutnya aktif menggarap film-film laga klasik seperti Pertarungan Iblis Merah, Babad Tanah Leluhu II, Si Rawing I dan lain-lain. 

Sukses menggarap serial kolosal Singgasana Brama Kumbara yang di tayangkan di  AN-Teve , kemudian Denny HW kembali menunjukkan kepiawaiannya di jalur laga. Sinetron laga "Perjalanan"  yang dibintangi Ari Wibowo dan Tamara Blezynski menyusul kesuksesan beberapa sinetron laga sebelumnya seperti Jacklyn, Tiga Bidadari dan lain-lain. Bahkan sinetron produksi Multivision ini mulai jadi pusat pehatian mengingat kemampuan dan ketenaran nama Ari Wibowo sebagai bintang laga yagn tampan bersama kepopuleran sosok Tamara sebagai bintang iklan termahal. 

Denny HW sendiri mengaku merasa bangga bisa menghasilkan karya sebagus Perjalanan. "Itu juga berkat kerja duet antara saya dengan Arturo  yang menggarap unsur dramatiknya, "kata Denny. Sejak awal dia merasa yakin bahwa serial Perjalanan akan sukses. Karena itu pula Denny  hanya bisa menggarap serial Tutur Tinular 6 episode saja. Padahal dia ditawarkan 52 episode. "Bukan apa-apa, hanya terlanjur teken kontrak dengan Multivision. Nggak benar kalau saya memilih Perjalanan karena honor kontraknya lebih mahal, " ujar Denny. 

Putra Asli Sunda Kelahiran Bandung, 5 Mei 1955 yang menikah dengan Soevi, juga pernah menggarap serial kolosal Perawan Lembah Wilis. Saya akan terus menekuni profesi sebagai action director, karena posisi ini adalah hidup mati saya. Sedangkan posisi Sutradara penuh, kayaknya sudah tidak mampu lagi, karena saya mengidap penyakit lever. Saya harus memperhatikan waktu kerja, " tutur Denny , selengkapnya wawancara dengan Denny HW dapat di lihat di MF No. 308/274/XIV, 4-17 April 1998

No comments:

Post a Comment