SI MANIS JEMBATAN ANCOL, PERGANTIAN PEMAIN DIAH PERMATASARI DENGAN POPPY FARIDA (Kisah Lawas). Ketika Diah Permatasari teken kontrak, sudah pasti ia siap menjadi si Manis buat sinetron Si Manis Jembatan Ancol. Dalam kontrak, Diah harus berlakon sebanyak 6 episode. Atok Suharto yang dipercayakan Creativision Visual Arts Production begitu bersemangat untuk menyutradarai, karena ia yakin Diah benar pas melakoni tema horor buat tayangan RCTI.
Begitu gebrakan pertama penayangan Si Manis Jembatan Ancol, kontan mendapat sambutan . Sebab sinetron seri yang diangkat dari legenda masyarakat Jakarta ini memiliki keunikan tersendiri.
Seyogyanya penayangan si Manis pada akhir tahun 1992, karen apembuatannya baru 3 episode, pihak RCTI belum memberi jam siaran. Di akhir tahun 1992, Si Manis Jembatan Ancol opname kembali, tapi begitu suting akan dimulai, tiba-tiba Diah Permatasari membuat 'sentakan'. Ia tidak bersedia melanjutkan lakonnya sebagai Si Manis. Alasannya, akan bersekolah ke Amerika pada akhir tahun 1992. Atok Suharto langsung mencak-mencak. Bagaimana tidak, semua yang sudah direncanakan jadi berantakan.
Seharusnya, Diah Permatasari harus berlakon dalam episode ke 4 (Rahasia Malam Pengantin), ke 5 (Terjerat Karma), dan ke 6 (Tragedi Di Balik Warisan). Suting sempat ditunda karena kasus Diah belum tuntas. Setelah dibujuk-bujuk akhirnya Diah mau juga berlakon kembali dalam episode ke 4, itu pun hanya beberapa scene.
"Untung dia masih mau, jadi kita bisa pasang akal. Sebelum Diah Permatasari keluar dari Si manis Jembatan Ancol kita sudah cari gantinya, " ujar Atok Suharto. Diah Permatasari digantikan oleh Poppy Farida, artis pendatang baru yagn tak kalah sensualnya.
"Caranya, sebelum digantikan kita buat scene dimana wajah Diah berubah menjadi wajahnya Poppy Farida. Secara total, Diah Permatasari hanya berlakon dalam tiga episode, sedangkan episode empat keatas Si Manis dilakoni oleh Poppy Farida.
"Dalam kontraknya Diah bersedia main dalam enam episode, tapi karena katanya mau sekolah selama enam bulan di Amerika, ya kita tidak bisa memaksanya. Dan kami pun tidak mau ribut-ribut," kata Herry Topan selaku produser.
Anehnya, pada medio Januari 1993 Diah masih berada di Jakarta. Tapi, biah Creativision Visual Arts Production tidak mempermasalahkannya. "Saya berangkat ke Amerika dalam beberapa hari ini," ujar Diah Permatasari. Sumber lain mengatakan, bahwa Diah sempat pula bersedia di potret oleh sebuah majalah remaja wanita.
Sementara isyu lain mengatakan, Diah Permatasari bersedia kembali jadi Si Manis, tatkala melihat sukses sinetron komedi horor Si Manis Jembatan Ancol, ketika ditayangkan di layar RCTI, awal Januari 1993. "Tapi Si Manis sudah terlanjur diberikan kepada Poppy Farida, " kata sebuah sumber.
Apa sesungguhnya yang kau inginkan Diah? Kalimat seperti itu setidaknya akan melintas di benak setiap pembaca berita tentang perilaku Diah Permatasari yang kurang simpatik. Tidak hanya terhadap kalangan pers, film, relasi tapi juga kawan-kawannya yang tahu persis bagaimana karakter Diah senenarnya. ~ selengkapnya dapat di baca di MF No. 171/138/Th.IV, 23 Jan - 5 Feb 1993 dengan judul artikel Diah Permatasari Kuntilanak Ancol yang Ingkar Janji

No comments:
Post a Comment