Monday, August 3, 2026

TERTAWA TENGAH MALAM, KOMEDI HOROR DIMOTORI BASUKI

 


TERTAWA TENGAH MALAM, KOMEDI HOROR DIMOTORI BASUKI (serial lawas) Sebuah serial yang ditayangkan TPI setiap Rabu malam  judulnya Tertawa Tengah malam. Menilik judulnya bernuansa horor, namun pemain utamanya bukan lain daripada BASUKI, kareuan pasti banyak lucunya. Apalagi dibantu Tessy, Timbul dan Pak Triman. Sedangkan aktrisnya ada Karina Suwandi, Roweina sampai Angelita. 

Tertawa-jelas karena ada sesuatu yang lucu. Tengah Malam? Wah, ini bernuansa horror. Jadi? Memang betul, Tertawa Tengah Malam adalah sinetron serial komedi campur horor. Ditayangkan tiap Rabu malam dari pukul 21.30 sampai dengan 22.00 WIB, mulai 16 Januari 2002 di TPI. 

Serial ini produksi PT. Virgo Putra Film, merupakan kerjasama antara produser Ferry Angriawan dengan Basuki dan kawan-kawannya. Cerita dan skenarionya ditulis antara lain oleh Yosanto dan S Dalimunthe yang berpengalaman membuat puluhan skenario serial komedi Warkop. 

Penyutradraan diarahkan oleh Yosanto (3 Eps), Yan Senjaya (1 eps) dan selanjutnya beralih ke tangan Proke. 

"Kami sudah dikontrak untuk menyelesaikan episode yang bakal ditayangkan di TPI mulai medio januari ini, "jelas Ferry sambil menghitung sudah merampungkan lebih dari 6 episode, dengan perhitungan selanjutnya rata-rata mampu menyelesaikan dua episode per minggunya. Perlu diketahui pula, bahwa Tertawa Tengah malam merupakan program kedua Virgo yang ditayangkan TPI setelah sebelum serial TV Misteri (ditayangkan setiap Kamis malam dari pukul 20.00 WIB).

Para pemain intinya tentu saja Basuki didampingi Tessy dan eks pelawak Srimulat lainnya termasuk Timbul dan Pak triman sebagai bintang tamu. Sementara aktris tetapnya adalah Karina Suwandi, Roweina dan Rina Rawit. Diramaikan oleh bintang-bintang tamu secara bergantian dalam setiap episodenya antara lain adalah Ayu Lestari, Monica Oemardi, Nana Khairina, dan Angelita. 

Menurut Basuki , inti cerita Tertawa Tengah Malam adalah mengenai Baskoro nama tokoh yang diperankannya dan kawan-kawannya yang menghuni sebuah rumah secara bersama-sama "kos - kosan, begitu, tapi kebetulan rumah tersebut bersebelahan dengan lokasi kuburan, akibatnya sering terjadi hal-hal aneh dan menyeramkan".

Penghuni rumah kos itu selain Baskoro adalah Karina, Wanda, Angel, Ribut serta dua pelayan Mang Kadir dan Iyem. Hal-hal seram yang terjadi mungkin karena belum apa-apa mereka sudah merasa ketakutan sendiri, tapi bisa pula karena memang ada sesuatu yang misterius. "Tokh sebenarnya hakekat serial ini hanyalah cerita fiktif dengan tujuan untuk memberikan selingan hiburan semata, " begitu kilah Basuki selaku motor Tertawa Tengah Malam. ~~~MF408/374/XVII, 1-15 Februari 2002

BUDIYANTO S, BICARA TENTANG DAMAR WULAN

 


BUDIYANTO S, BICARA TENTANG DAMAR WULAN (berita lawas). Sebuah wawancara dengan Budiyanto S, yang juga suami dari aktris Lina Budiarti yang dimuat di Majalah Film  No. 408/374/XVII, 1-15 Februari 2002.

Cukup lama menghilang penulis komik, talenta scout kondang Budiyanto S dari pentas film nasional, kini kembali berkiprah di pentas sinetron sebagai produser Pelaksana griya produksi Mega Kreasi Production, milik Damoo Punjabi. Melihat sukses sinetron Prabu Siliwangi yang di tayangkan di SCTV, membuat Mega Kreasi semangat memproduksi sinetron sejenis, dan kini suami artis kawakan Lina Budiarti ini memproduksi sinetron Damar Wulan.

Berikut perbincangan dengan Budiyanto S di lokasi Syuting Damar Wulan di Banakan, Ciasem, Subang , Jawa Barat. berikut petikannya. 

T : Bagaimana Ceritanya Anda bisa menduduki jabatan pimpinan produksi di Mega Kreasi Production?

J : Saya sudah bekerja di Mega Kreasi, dulu Parkit Film yang megang masih Pak Raam Punjabi, Pak Gobin dan Pak Damo, sudah 30 tahun. Sehingga beliau-beliau sudah tahu kemampuan kerja saya dan ketika Pak Raam membuat perusahaan Multivision Plus, Pak Gobin dengan mega Greasi dan Kami sepakat Mega Kreasi tidak akan memproduksi sinetron yang sama dengan produksi Multivision, karenanya produksi Mega Kreasi sinetron misteri dan laga klasik. 

T : Sesuai tema sinetron yang di produksi yang bertema laga klasik dan horor, kenapa Anda memilih lokasi di perkampungan bukan di hutan atau perkebunan?

J : Pertama tanahnya masih murah, kebetulan orang tua saya memiliki tanah disini jadi tinggal nambahi saja dan Pemda setempat mendukung kami. Kalau kami menyewa, sewa tanah sekarang sangat mahal, sebulan bisa mencapai 15 juta rupiah. Sementara kalau biaya sewa kita belikan tanah disini, sudah dapat tanah hektaran. Dan buat kami dan kru, disini bagaikan surga kecil, kenapa begitu. Karena makanan disini murah, Fasilitas hiburan lengkap. 

T : Berapa hektar tanah yang dibutuhkan untu membangun lokasi syuting di Blanakan ini?

J : Puluhan hektar, kami telah membangun set, membangun pondokan untuk artis dan kru. Fasilitas pondokan serba AC lengkap dengan perlengkapannya, sehingga kami berharap artis akan kerasan tinggal disini, Kami juga membangun pusat kesegaran yang tidak kalah dengan pusat fitness di Jakarta

T : Untuk apa membangun Pusat Fitness di lokasi?

J : Kami kan sering mendapatkan pemain yang badannya kurang bagus, terlalu kerempeng untuk ukuran sinetron laga klasik yang lebih banyak memamerkan bentuk badan. Sembari Syuting, kalau lagi break mereka bisa membentuk badan. Sehingga pada saatnya nanti, badannya sudah bagus dan sesuai kebutuhan cerita, untuk pemain yang telah memiliki bentuk badan yang bagus, mereka bisa menjadikan pusat fitness untuk refreshing kalau lagi nggak syuting. 

T : Kenapa Prabu Siliwangi kalah populer dibanding Misteri Gunung Merapi, padahal sama-sama cerita misteri dan laga klasik?

J : Kalau dari segi cerita dan kualitas penggarapan kami tidak kalah, yang kalah jujur saya akui jam terbangnya. Misteri lebih dulu ditayangkan, Misteri sudah diproduksi 104 episode lebih sementara Prabu Siliwangi baru 54 episode, sehingga penonton Misteri sudah terbentuk, jadi layak lah kalau Misteri mendapat penonton lebih banyak dari kita. 

T : Apa kelebihan Prabu Siliwangi dibanding Misteri?

J : Kalau Misteri kan khayalan sementara Prabu Siliwangi cerita sejarah, jadi sedikit banyak kita harus mengambil dari sejarah. Dan sejarah kan biasanya banyak ceritanya ketimbang adegan laganya, tapi kalau Prabu Siliwangi kami coba mengkombinasikan antara laga dan drama, "60an - 40an karena bagaimanapun sinetron kan tontonan yang dituntut menghibur, nah kalau sinetron laga klasik nilai menghiburnya kalau banyak adegan berantemnya. Disamping ditambah  atau dibumbui sesuatu yang bisa menarik ceritanya. 

T : Apa Alasan menggarap Damar Wulan?

J ; Kalau Prabu Siliwangi mengangkat cerita dari tanah Pasundan nah, agar penonton nggak jemu, saya mencoba mengangkat cerita dari daerah lain. Yakni daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, apa cerita yang tidak kalah menarik dari Prabu Siliwangi? ya Damar Wulan. 

T : Apa Kelebihan Damar Wulan dibanding Prabu Siliwangi?

J : Sama-sama populer, hanya saja Damar Wulan populer di dua propinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga banyak diangkat ke drama-drama panggung dengan berbagai versi daerah. Seperti di sinetron ini, Damar Wulan ini kami angkat dari komik saya Jadi menurut saya cerita Damar Wulan lebih populer. 

T : Tadi Anda mengatakan kalau Damar Wulan ini diambil dari komik yang anda tulis, untuk 26 episode yang akan di produksi butuh berapa buku?

J : Dulu saya membuat komik Damar Wulan hanya 3 buku, kenapa hanya 3 buku karena kalau kebanyakan komiknya takut bosan. Karena daya minat baca masyarakat dulu 'kan masih rendah sehingga cepat bosan kalau membaca buku. Makanya dalam membuat komik, saya singkat-singkat. 

T : Syamsul "Basir" Gondo, kan lebih dikenal di Misteri Gunung Merapi, sekarang anda tampilkan di Damar Wulan apa nanti nggak rancu malah bisa-bisa anda dituduh plagiat?

J : Basir sudah bais kontraknya dengan Misteri Gunung Merapi dan saya juga nggak mau ngambil pemain yang masih terikat kontrak dengan PH lain. Kalau kemudian saya mengambil Syamsul 'Basir' Gondo, kebetulan Damar Wulan kan memiliki Punakawan sehingga kami membutuhkan sosok seperti Syamsul Gondo dan secara kebetulan kontraknya sudah habis, ya jadi kami kontrak. 

T : Di Damar Wulan sendiri, untuk menarik pemirsa berapa persen unsur komedinya?

J : Nggak banyak supaya penonton penasaran saja. karena kalau kebanyakan komedi takut rancu, Damar Wulan kan bukan sinetron komedi. 

T : Dibanding set Misteri dan Angling Darma, set Damar Wulan nampaknya terlalu sederhana?

J : Ya kami membangun set ini masih dalam tahapan, kami bangun yang penting-penting. Sementara Misteri dan Angling Dharma jauh lebih dulu sehingga setnya jauh lebih sempurna ketimbang kami. Nantinya perlahan-lahan kami akan buat set yang sempurna. 

T : Dibutuhkan biaya berapa untuk membangun set Damar Wulan?

J : Tahap pertama sekitar Rp 300juta, alokasi dananya bisa mencapai 1 milyar lebih. 

T : Nampaknya Pemda akan menjadikan Set Damar Wulan menjadi tempat Pariwisata?

J : Begitu antusiasnya masyarakat menyambut tempat suting kami, sehingga orang-orang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan syuting kami. Sehingga Pemda melihat potensi pariwisata buat kami nggak masalah. Karena ini sinerti yang saling menguntungkan. 

T : Untuk sinetron kolosal seperti Damar Wulan berapa biaya idealnya?

J : Satu episodenya bisa mencapai Rp. 125juta

T : Kenapa pemain topnya cuma dua orang, Sarah Azhari dan Rizal Djibran?

J : Di sinetron laga klasik macam Damar Wulan memang tidak membutuhkan banyak pemain top kenapa begitu? Supaya nilai sejarahnya bisa ditangkap jelas oleh penonton, misal pemain utama Damar Wulan, Lydya Kandou dan Rudy Salam, nanti orang bingung ini sinetron Pernikahan Dini atau Damar Wulan. Sekalipun banyak pemain baru tapi kami tetap mengutamakan kecantikan dan ketampanan pemain. Sehingga pemirsa tetap akan menhan remotenya untuk tetap menonton sinetron kami. 

T : Damar Wulan akan digarap berapa episode?

J : Untuk tahap pertama akan diproduksi 26 episode dan kalau memang sambutan masyarakat bagus, kami akan memproduksi 26 episode lagi. 

T : Tapi kenapa kontrak untuk pemain per 7 episode?

J : Untuk mengantisipasi kalau ada pemain atau kru yang trouble misal pada episode 3 atau 5 ternyata ada pemain bermasalah kan kita bisa langsung ganti. 

T : Bagaimana mengantisipasi pemain yang double job?

J : Sebelum tanda tangan kontrak kita nanya dulu, lagi dikontrak sama PH mana. Kalau memang lagi dikontrak kita minta betul kepada pemain untuk benar-benar menyepakati kerjasama. Misal kami dikasih hari Minggu dan senin pada hari itu harus ada di lokasi. kalau itu diingkari , ya langsung kami ganti. ~~~~~~~~~~~~~

Sunday, August 2, 2026

ELDHY BILADT

 


ELDHY BILADT (berita lawas). Masih ingat bintang iklan, dan aktor ini? Eldhy Biladt, nama aslinya  adalah Syaiful Biladt. Inem Pelayan Seksi, Jejaka 2000, Catatan Si  Boy, Annisa 3, Hati Seluas Samudera, Matahariku, Remaja Lima dan yang terbaru Istana Pasir tampil bareng Rima Melati dan Febby Febiola. Itulah Sinetron  yang sudah dimainkan Syaiful Biladt (Si Pedang Agama) atau dengan nama popnya, Eldhy Biladt. 

Sedang untuk iklan, cowok handsome kelahiran Jakarta, 9 Nopember 1974 sudah pula beraksi pada iklan Suklat, Asma Soho, Puyer 16, Page One, Bank Danamon, Koyo Cap Cabe, Snip Snap, Yamaha Force One, Kartu Halo Telkomsel, dan Lauk Mie. 

Seperti umumnya para artis kita, Eldhy begitu disapa memasuki dunia seni tanpa disengaja. Menurut pemilik tinggi 170 cm ini karirnya diawali sebagai model, ketika temannya tak jadi tampil diacara lomba fashion. 

Meskipun hanya sebagai pengganti teman, tak disangka dalam lomba itu, ia berhasil keluar sebagai juara ke 3, berbekal Juara 3 dan didorong oleh teman-teman, Eldhy yang terangkat namanya lewat finalis Coverboy Aneka '92 jadi serius menekuninya. 

berikut petikan wawancara yang di muat di MF No. 313/279/XIV, 13-26 Juni 1998

T : Hasil ikut lomba, main iklan dan Sinetron?

J : Alhamdulillah ternyata banyak bawa rejeki, mulai kuliah sampai tamat, biaya kost dan lainnya sudah bisa saya penuhi sendiri tanpa perlu minta dengan ortu. 

T : Artinya ingin terus menekuni dunia seni?

J : Maunya terus tapi dalam kondisi serba sulit begini apa mungkin ya bisa bertahan. Untuk jaga-jaga sebetulnya saya ingin mengembangkan ilmu perhotelan yang didapat semasa kuliah. Sekarang coba membuat lamaran ke sebuah hotel.

T : Maksudnya mulai tak yakin bisa hidup dari seni?

J : Saya akui perasaan itu kadang sering menghantui diri ini. Tapi boleh dong saya mencoba bidang laing, sayanglah kalau ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan biaya yang tidak sedikit saya keluarkan kalau tidak dikembangkan. 

T : Ceritanya sedang mereformasi diri sendiri toh?

J : Tentu saja karena saya ingin maju tidak saja di dunia seni tapi juga dibidang lainnya. 

T : Caranya?

J : Dengan kerja keras tanpa mengenal lelah sesuai yang saya cita-citakan tadi. 

T : Kamu juga mendukung reformasi nasional yang kini sedang digalakkan?

J : Tanpa basa basi saya mendukung penuh reformasi nasional yang dimotori rekan-rekan mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat. Kalau kita mau maju yang namanya KKN memang harus di berantas sampai ke akar-akarnya. 

T : Ngomong-ngomong apakah kamu punya pengalaman dimasa kecil yang membuat kamu trauma?

J : Ya, kalau nggak salah ketika masih duduk di kelas 2 SD saya pernah dikejar-kejar orang gila hingga masuk ke halaman sekolah. Kejadian itu memang membuat saya trauma karena setiap melihat saya orang gila itu terus mengejar. Bahkan suatu kali saya pernah tak bisa mencari jalan dan terpaksa merayap melewati pagar kawat hingga salah satu paha kaki saya terluka dan membekas hingga kini. Katanya sih, dia sakit itu suka sekali dengan saya, ha ha ha..

T : Pernah Jatuh Cinta tapi bertepuk sebelah tangan?

J : Pernah, ceritanya saya terlibat disebuah sinetron dan sangat suka sekali dengan seorang pemain. Pokoknya saat perhatian saya penuh sekali dengannya. Ketika dia ulang tahun, saya diundangnya dan sayapun hadir. Sakit juga saya dikenalkan dengan cowoknya. Mungkin begitu cara halusnya menolak saya! ha..ha..ha..

T : Pernah juga ditaksir cewek tapi kamu sendiri tak suka padanya?

J : Pengalaman itu saya alami ketika masih di SMU. Waktu itu sedang ada ospek terhadap murid baru dan nggak disangka salah satu dari mereka, ada yang jatuh cinta. Hal ini terlihat dari cara dan sikapnya dengan saya. Nah ketika dia mulai mengutarakan niatnya, saya katakan pada dia kalau saya hanya ingin jadi kakaknya saja daripada jadi pacarnya. 

T : Film Nasional pertama yang kamu tonton di Bioskop?

J : G 30 S PKI adalah film nasional pertama yang saya tonton. Saya ingat betul nontonnya di bioskop Manggarai Teater di Pasar Rumput Raya. hari itu juga merupakan pengalaman pertama saya nonotn di bioskop. 

****************

Saturday, August 1, 2026

SINETRON SRIKANDI, SIAP BERANTAS KEJAHATAN

 


SINETRON SRIKANDI, SIAP BERANTAS KEJAHATAN,(Sinetron lawas), Tidak hanya Power Rangers atau Star Ranger yang bisa jadi Pahlawan. Tidak juga hanya Jepang atau Amerika yang bisa menyelamatkan bumi lewat superheronya. Kini di Inodnesia setelah memunculkan Gerhana, Saras 008, "melahirkan" jagoan wanita berskala galaksi yang siap memberantas  aneka bentuk kejahatan. 

Srikandi (Usy Firdaus) merupakan penjelmaan anak AMU yang bernama Ranti. ia mampu mengubah dirinya menjadi superhero asal bumi menghadapi ancaman. selain menghadapi aneka bentuk kejahatan konfensional. Srikandi harus selalu sigap menghadapi musuh besar yang menguasai mafia kejahatan kota yakni pasangan pangeran Burisrawa (Joseph Ginting) dan Pritty Mustokoweni (Rieke Diah Pitaloka) beserta anak buahnya seperti Cakil Stalonne (Eddi Oglek), Trio J ada juga prof Sengkuni, Ahli pecipta senjata super canggih sekaligus penasehat spriritual kelompok preman ini. 

Pangeran Burisrawa beserta 'jajarannya' dari waktu ke waktu senantiasa berusaha mengenyahkan Srikandi yang dirasa sebagai penghambat aksi-aksi mereka. Sementara Pritty Mustokoweni sangat antipati pada Srikandi karena dianggap menyaingi kecantikannya, disamping dari takdirnya (dalam dunia pewayangan) dua perempuan itu memang merupakan seteru bebuyutan. 

Sinetron serial produksi Starvision dan ditayangkan SCTV mulai Selasa, 22 Januari 2002 pukul 19.00 menggantikan tayangan "sebuah Simponi" ini, tidak selalu memunculkan aksi duel dan kekerasan. Tetapi juga romantika dunia remaja. Disela-sela kesibukannya menjalankan kewajiban, perasaan Ranti kadang diribetkan oleh urusannya dengan seorang cowok, Pandu (Tata). Keduanya sama-sama memendam cinta. Namun tahapan pendekatannya saja tak kunjung tuntas, karena Pandu bolak balik merasa seolah Ranti tidak sungguh-sungguh mendamba lantaran sering terpaksa mengecewakan demi tugas yang sering mendadak, atau karena sebab-sebab lain yang sifatnya insidentil. Bleum lagi, Pandu sendiri berkecenderungan bimbang dan maju mundur setiap kali ingin mengutarakan perasaan . 

Problem Ranti bertambah karena Tejo Poh (Arifin) sahabat Pandu mencintainya. Padahal, Tejo Poh digila-gilai Suti (Ayu Imut) sahabat karib Ranti. Belum lagi dengan 'keikutsertaan' Rinto, adik laki-laki Ranti ini pemberani, namun suka jahil dan berkencenderungan nakal. Dengan caranya sendiri, dia berhasil mengetahui peranan  Ranti sebagai Srikandi (yang sesungguhnya dirahasiakan). Rinto, sering ngotot untuk diikutsertakan dalam operasi pemberantasan kejahatan karena ingin dianggap 'pejuang'. Padahal bekal bela diri yangdimilikinya minim. 

Menurut Ir. Chand Parwez Servia, produser Starvision Plus, jika pihaknya kali ini mengangkat dan mengadopsi dunia pewayangan sebagai bahan cerita, dimaksudkan untuk mengenalkan dunia wayang, salah satu kesendian tradisional kita, kepada anak-anak. "Anak-anak kita sekarang ini, sedikit sekali yang mengenal kesenian tradisional seperti wayang. Srikandi merupakan jagoan wanita. Dalam lakon Baratayudha, dia berhasil mengalahkan Resi Bisma, seorang tokoh sakti yang membela Astina, "katanya. ~MF408/374/XVII, 1-15 Februari 2002

CATATAN SI BOY 3, YANG PENTING MEJENG

 


CATATAN SI BOY 3, YANG PENTING MEJENG  (film lawas) -. Inilah film "Catatan Si BOy" Jilid III yang semakin membawa orang pada dunia mimpi dan menyeret trend film Indonesia menjauh dari isi. Agar mimpi kian mendekati kenyataan, jangan lupa nonton film sembari minum Pepsi Cola dan merokok Bentoel, agar kian menyatu dan apa yang di pamerkan Nasri Cheppy, sutradara muda berbakat yang larut dalam arus sorak sorai penontonnya. 

Ceritanya tak begitu penting karena memang tak menjamah hal-hal baru. Si Boy, tiba-tiba pingin sekolah ke Los Angeles. 

Vera, doinya, yang ditinggal, gelisah dan pengin liburan ke LA, nyusul si Boy. Dan tak usah bingung kalau melihat Emon tiba-tiba juga kangen si Boy dan pengin liburan ke LA. Ini biar gampangnya saja meski ada kesan menyepelekan otak sehat kita. 

Tak perlu tahu apa kerja orangtua mereka. Cuma yang dikagumi para orang tua ini langsung mengiyakan saja keinginan anak-anak mereka. Di Amri (Amerika), Boy kita kenalan cewek disc jock turunan Philiphine Indonesia, Sheila, setelah Boy jadi 'pahlawa, menyelamatkan Sheila dari perkosaan bule yang gede tapi toh kalah sama Boy. 

Di Amri, tak perlu dikisahkan apa kerja Vera dan Emon karena tak penting benar, terkecuali mereka Shopping, ke pantai dan keluyuran. Sebab disini ada Jeffy, orang Indonesia yang hebatnya jadi kepala geng berandal para bule brewok, yang bentrok dengan Boy gara-gara Boy pengin menyelamatkan Sheila dari ketergantungan kokain, selanjutnya cerita bisa dikarang-karang sendiri, bisa ditambah sesuka sutradara dan penulis cerita. Dan jangan lupa membayangkan diri dalam kehidupan Boy, naik Ferari sembari minum Pepsi. Karena itulah iming-iming sembari ngobrol "fuck yon!"

"Catatan Si Boy III bisa di catat sebagai kemajuan penguasaan tekhnis yang dimiliki Nasri Cheppy. Ia makin cekatan dalam mengolah adegan dan menemukan gambar-gambar menghibur. Tapi ia lupa bahwa isi dan cerita adalah persoalan serius dalam membuat film. Tapi "Cabo III" sungguh menyepelekan selera keseriusan kita dalam menikmati film yang agak baik. Apalagi disini tak ada kemajuan akting para pemainnya. Adakah ini bentuk main-main dari sutradara Cheppy seperti yang digambarkan pada adegan akhir, dimana semua pemain disuruh mejeng dan sang sutradara diperlihatkan asyik menyutradarai pemainnya? Siapa tahu itu benar, dan itu sungguh sayang.~~MF 086/54/Tahun VI, 14 - 27 Okt 1989

Persembahan : Asosiasi Importir Film

Produser : PT Bola Dunia Film

Sutradara : Nasri Cheppy

Cerita, skenario : Marwan Alkatiri

Pemain : 

Onky Alexander ..............Si Boy

Meriam Bellina................Vera

Didi Petet ........................Emon

Leroy Osmani .................Jefry

Ida Kusumah....................Mama Vera

Bella Esperance..............Sheila

SUCI LEONITA, AKTRIS PENDATANG BARU


 SUCI LEONITA, AKTRIS PENDATANG BARU (berita lawas). "Ia boleh dibilang pendatang baru dalam dunia film layar perak, lantaran memulai debutnya sebagai artis film baru dalam bulan Oktober 1989 . Namun kehadirannya pertama kali di layar lebar ini, langsung mendapat kepercayaan penh dari sang sutradara untuk melakoni peran utama dalam film Titisan Si Pitung,dengan pasangan main George Rudy. 

Setelah itu berturut-turut mendapat kesempatan bermain dalam film Srigala Jalanan, Djago, Mustika Pemikat dan masih banyak lagi. 

Dara manis yang memiliki panggilan akrab Suci ini, sempat stress gara-gara pacar pertamanya meninggal dunia akibat tabrakan maut. "Saya sepertinya tak mampu, melupakan kebaikan hatinya, "kenangnya. 

Seminggu setelah kejadian itu  kecelakaan serupa menimpa pula pada diri Suci ini. "Masih untung, kata orang Jawa. Jiwanya masih selamat, meski ia sempat dirawat dirumah sakit selama beberapa hari, lantaran luka yang dideritanya. Kepingin nyusul kali? "Ah enggak juga, hidup ini rasanya masih nikmat kok, " sahutny cepat. 

Dalam beberapa bulan, ia sempat mengurung diri dirumah. Bayang-bayang kejadian yang mengerikan itu, sepertinya tak mau juga cepat berlalu dari ingatannya. Namun akhirnya, ia segera mendapatkan obatnya, pacar kedua segeera hadir dan siap menghiburnya.  ~~MF 119/87 Tahun VII, 19 Jan - 1 Feb 1991

Friday, July 31, 2026

IRMA YANTHIE, ARTIS YANG PANDAI ADEGAN ROMANTIS

 


IRMA YANTHIE, ARTIS YANG PANDAI ADEGAN ROMANTIS, (berita lawas). Ada yang tahu aktris ini? Irma Yanthie? Irma Yanthie, dara manis kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1965 lagi menggebu-gebu dengan dunianya. I atak banyak tawar menawar dengan produser, bukan materi yang dicari semata , mengembangkan popularitas agar lebih mudah dikenal masyarakat. Dunia yang sekarang di geluti ternyata cukup bisa buat menghidupi dirinya, walau hanya cukup untuk jajan. 

Pernyataan ini memang dapat di buktikan oleh Irma. Tengok saja dalam film-film yang pernah dibintanginya diantaranya, Bukit Berdarah, Siluman Clurit perak, Bila Saatnya Tiba, Kejarlah Daku Kau Kutangkap , Ayu dan Ayu, Gadis Pendekar, Cewek-cewek Pelaut, dan juga Durjana Lumut Hijau. 

Wow, Irma boleh dibilang diam-diam berbahaya. Itung-itung dari 8 film yang dibintanginya ia bermain cukup prima. Walau bermain  sebagai peran tambahan tapi ia pantang putus asa. Tekat ini yang menjadi tuntutannya hingga mendapat kepercayaan sebagai pemeran pembantu wanita. 

Saya nggak pilih-pilih soal peran asal sesuai dengan keinginan. Dan saya paling suka adegan yang mengarah romantis, " cetus cewek yang memiliki ukuran BH 36. Irma paling pandai dalam adegan romantis, ini ia lakukan agar cepat untuk meraih popularitas. Namun sebagai wanita, Irma punya batas-batas yang memang sudah ia tentukan sejak menekuni dunia film. 

Irma juga terjun di dunia foto model. "Yah bisa buat nambah untuk adik-adik saya yang masih sekolah , kan, saya belum punya pacar. Kesempatan bisa bantu orangtua, " jelas Irma yang juga terjun di dunia tarik suara. 

Karirnya memang berjalan cukup mulus, bisa dibayangkan belum lama di dunia film, Irma langsung juga nyrondol nimbrung nyanyi lewat album yang berjudul Pacar Rewel sempat memasuki pasaran blantika musik. ~~MF 119/87 Tahun VII, 19 Jan - 1 Feb 1991

Thursday, July 30, 2026

JANE CHATERINE

 


JANE CHATERINE, (berita lawas). Ada yang ingat artis ini? Jane Chaterine, wajah anyar yang sudah beberapa kali terlibat dalam pembuatan film. Gadis yang duduk di bangku kelas II SMA PSKD II ini sempat mengalami kebingungan. Ketika tawaran main film terus berdatangan, ketika itu pula Catherine merasakan rasa penyesalannya, karena tawaran tersebut sering ditolaknya. 

"Habis bagaimana, kalau sutingnya di luar kota dan memakan waktu yang cukup leama, saya pasti nggak bisa. Alasannya sih karena sekolah. Padahal asyik tuh, dapat banyak tawaran. Pokoknya asyik saja. Tapi yaitu tadi, selalu kepentok dengan sekolah. 

Seperti film Saur Sepuh IV, saya sudah ditawari Oom Imam Tantowi. Setelah saya bicarakan sama mama, ternyata nggak boleh karena sutingnya jauh, dan waktunya cukup lama,  ujar Chaterine yang baru menyelesaikan filmnya "Curi Curi Kesempatan".

Di samping tawaran yang sudah banyak, Chatherine juga sudah mulai menyenangi dunia nyanyi setelah dunia model sudah dipegangnya dan sudah ada studio rekaman yang mulai mendekati Chaterine. 

"Nggak tahu kenapa, saya kok mulai tertarik dengan bidang nyanyi. Barangkali saja karena berhubungan erat dengan film. Ya apa salahnya kalau kita coba. Siapa tahu jodoh. benar kan? tambah Cahterine yang memiliki wajah fotogenik. 

Sekarang saya memang masih bingung , karena takut sih. Soalnya kan masih SMA, jadi harus konsentrasi penuh ke pelajaran. Kalau sutingnya di Jakarta sih nggak apa-apa. Atau diluar kota, tapi asal nggak sampai berbulan-bulan lamanya," ujarnya. 

Kesibukanpun tak pernah pupus. Pertengahan Desember (1990), Chaterine ikut mendukung film pelajaran bahasa Inggris yang di kemas dalam bentuk miniseri yang rencananya akan disiarkan di RCTi. "Ya itung-itung sambil belajar bahasa Inggris gratislah, "katanya beralasan. 

 ~~MF 119/87 Tahun VII, 19 Jan - 1 Feb 1991