SILAT KLASIK DENGAN "PEDANG NAGA PASA" (berita lawas). Virgo dengan Si Gobang, Kanta Indah dengan Saur Sepuhnya, Parkit dengan Jaringan Terlarang, Firman Mercu Alam dengan Misteri dari Gunung Merapi dan Rapi Film pun memproduksi Pedang Nagapasa.
Dari sekian banyak tema action yagn di produksi, jenis action modern yang juga paling mendominir. Soal mobil tabrak-tabrakan, dar der dor dan yang silatpun silat modern, Kungfu, karate, taekwondo, mungkin juga campuran dari aliran tersebut.
Dari silat tradisional atau silat klasik, yang jumlahnya hanya beberapa gelintir, Pedang Nagapasa masuk dalam daftar. Film yang baru saja di selesaikan sutingnya ini, memang sengaja untuk mengisi kekosongan silat klasik, yang sebenarnya merupakan salah satu kebudayaan bangsa kita.
Slamet Riyadi sang sutradara dibantu pengarah kelahi atau istilah kerennya fighting instruktur dari salah seorang p ersonil Wayang orang Bharata, terpaksa harus kerja hati-hati untuk memperoleh ciri khas klasik yang diinginkan. Hasilnya? Film itu kini memang belum tuntas. Minggu ini baru mulai isi suara. Namun pihak produser, baru melihat gambarnya saja, tak merasa kecewa. "Saya mengharapkan , film ini akan memperoleh sambutan hangat dari masyarakat!", Tukas Gope Samtani sang produser.
Harapan Gope didasarkan pada kenyataan, dimana film-film yang menampikan silat klasik, cukup digemari masyarakat. Contohnya, Misteri Dari Gunung Merapi maupun Saur sepuh. Ia mengakui, kedua film tersebut memang ceritanya telah populer lewat sandiwara radio. Namun Pedang Nagapasa yang kata Samtani akan jadi sandiwara teve, walau entah kapan disiarkan, cukup menarik.
Sebagai pemain andalan dalam film ini yang menghabiskan bahan baku hampir 100 can itu antara lain : Advent Bangun, Anneke Putri, Baron Hermanto, Alba Fuad, Devi Sabah, Erick Soemadinata, dan ratusan pemain lainnya. Ditambah lagi puluhan kuda ikut membuat gambaran kolosalnya film tersebut.~MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990







