EDWARD PESTA SIRAIT : Sebelum terjun didunia film, Edo (Panggilan akrabnya) pernah menjadi asisten Show Manager Sarinah, bekerja di Miraca Sky Club (1967-1970).
Kemudian setelah 4 tahun belajar di Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) ia mengikuti Kinoworkshop (1973), Edo, yang putra Batak itu dilahirkan di Siraituruk, Tapanuli 7 Agustus 1942.
Memulai karirnya di dunia film sebagai pembantu Sutradara sejak 1966 untuk film-film dokumenter, disamping sebagai pembantu editor dan sutradara film-film iklan pada perusahaan Ariza Jaya Flm. Film-filmnya ketika masih jadi pembantu sutradara antara lain : Senyum Di Pagi Bulan Desember (1974), dan Malin Kundang (1973). Sedangkan karyanya yang pertama sebagai sutradara penuh adalah film "Chicha" (1976). Film tersebut mendapat penghargaan pada Festival Film Kairo (1977).
Karya-karyanya kemudian menyusul berturut-tutur diantaranya "Sang Guru", Manis-manis Sombong, Gadis Penakluk dan Bukan Istri Pilihan dan sebagainya.
Dalam film "Gadis Penakluk" Edward menempatkan namanya pada deretan Sutradara Muda berbakat dan banyak jadi perhatian oleh kalangan insan perfilman dan para kritisi film. Dalam film tersebut Edward Pesta Sirait meraih dua buah Piala "Citra" FFI 1981 di Surabaya untuk Ita Mustafa Pemeran Pembantu Wanita Terbaik dan Parakitri Tahi Simbolon untuk Penulis Skenario Terbaik.
Sedang yang masuk dalam deretan unggulan (nominasi) : Edward Pesta Sirait untuk Sutradara Terbaik (Gadis Penakluk), Norman Benny (Editor) dan Adi Kurdi (Pemeran Utama Pria). Dalam Festival Film Indonesia 1982 di Jakarta, Edo berhasil mengikutsertakan dua buah filmnya : "Bukan Istri Prilihannya" dan "Sang Guru" . Dari kedua film tersebut beberapa diantaranya masuk dalam deretan unggulan antara lain Edo sendiri Sutradara - untuk filmnya "bukan Istri Pilihan" dan beberapa lagi yang lainnya.







