NASRI CHEPPY SUTRADARA YANG STRESS (berita lawas). Tiga jam Nasri Cheppy menongkrongi satu lob untuk dubbing film Catatan Si boy IV. Biasanya dub satu lob paling lama satu jam. Sehingga banyak pemain menjadi nganggur. Meriam Bellina kelihatan tertidur di bangku, Paramitha Rusady sibuk dengan temannya latihan bahasa Prancis, Ida Kusuma cuma bengong sementara Nani Widjaya yang lagi dubbing menjadi kesal melihat pemeran Abud dilakoni oleh Budi. Sebab pengisi Abut ini selama tigak jam tidak becus dialognya. Ada saja salahnya.
Hal ini membuat Nasry Cheppy nampak sedikit stress. Dia telah mencoba berbuat baik. tapi sang artis tak juga bisa membenarkan dialognya.
"Gua dari dingin sampa jadi gerah,' katanya. Padahal AC interstudio cukup dingin. Sampai akhirnya ia membuka jaketnya. Lalu dia marah-marah, namun tak menemui hasil. Tetap saja pelakon berdialog tidak becus.
"Biasa pemain baru. Begini tah jadinya. Kalau tidak pemain baru, sudah saya maki-maki, " ujarnya kesal setangah mati. "Sudah! ini tidak bisa diperbaiki. Seratus tahun juga tetap salah, " teriak Cheppy marah-marah. Akhirnya Cheppy bingung sendiri. Jalan keluarnya sutradara ini meng ok kan take dub yang menurutnya masih tetap salah. "Kita cari jalan keluarnyalah, " gerutunya kesal .
"Bayangkan, Mitha (Paramitha Rusady), belum lagi mengisi suara. Padahal dia artis pertama sekali datang, " kilahnya. Mitha yang mendengar cuma bisa tersenyum hambar. Sebab ketika berdialog latihan si Abut yang dilakoni Budi ini lancar, tapi begitu recording kalau nggakbuntutnya yang salah pasti awalnya. Keluar dari bilik rekaman Budi jadi keringat dingin. Barangkali grogi berhadapan dengan artis beken. Apalagi Budi baru untuk pertama kalinya mengisi suaranya.
"Gua nggak grogi kok," bela Budi. Tapi Cheppy hanya bisa menarik nafas mendengar bicara Budi. Sehingga iba juga hati Cheppy melihat pendatang baru ini.~MF 110/78 Tahun VI, 15-28 sept 1990


.png)




