REYNALDI, "MASA KANAK-KANAK SAYA PENUH PENDERITAAN" (Wawancara lawas dengan Reynaldi). Nama Reynaldi tiba-tiba mencuat ke permukaan sebagai idola baru. Wajahnya tampan keindoan, tubuhnya atletis, penampilannya selalu modis dan yang lebih penting ia ramah dan arif menghadapi publik yang kini mengelu-elukannya. Tidaklah aneh, dalam waktu yang teramat singkat, model iklan pembersih rambut berdarah Sukabumi dan besar di Belanda ini, mampu menancapkan taringnya di jajaran artis atas.
Kini, setiap langkahnya selalu jadi perhatian cewek-cewek yang mencoba mencuri perhatiannya. Tidak itu saja, menurut pengakuan model iklan minyak ramut yang mencuat nama setelah memerankan tokoh Lorenzo di sinetron Di Bawah Matahari Bali ini, bahwa wajah kerennya juga membuat para tante pencari daun muda belingsatan. Diantaranya terjadi ketika Reynaldi tengah enjoy di salah satu diskotek di Bandung. Tiba-tiba ada seorang wanita muda yang mendekatinya dan arah pembicaraannya aneh serta menjurus ke ajakan kencan.
"Saya kurang suka sama orang yang bertele-tele, makanya ketika ada seorang wanita yang muter-muter dulu, langsung saya tembak, "Maunya apa sih?" Baru dianya blingsatan. Saya tidak mudah untuk mengumbar seks kepada setiap wanita. Apalagi sekarang saya sudah punya istri, saya sudah nggak bebas lagi, " papar putra aktor film Boy Ishak ini dengan bahasa Indonesia terpatah-patah.
Ketika wartawan dari MF jalan bareng dengan suami artis Alba Fuad (sekarang sudah bercerai) ini ke Ebony Diskotek, Jakarta, banyak cewek cantik salah tingkah melihat kehadirannya. Salah seorang artis penyanyi terkenal tanpa malu-malu merajuk ke Reynaldi dan memberinya kartu nama. "Telpon, telpon gue, ya di" kata penyanyi tadi manja.
Itulah gambaran betapa diidolakannya seorang Reynaldi sebagai bintang baru. Pengagum Presley ini juga membuat produser film ikut memanfaatkan popularitasnya. Tawaran datang berhamburan, Tapi belum satupun yang diterimanya, kenapa?
"Saya nggak suka perannya, kebanyakan film-film ang ditawarkan, yang menonjolkan seksualitas, kalau perannya bagus dan menantang pasti saya mau, "tandasnya.
Kini Reynaldi sedang mencoba menekuni dunia lamanya, musik. Sebagai pengagum penyanyi legendaris, Elvis Presley, aktor yang baru saja membintangi sinetron serial Body Kuat yang tayang di RCTI , telah membentuk kelompok musik yang berirama Rock N Roll dan diberinama "Memphis Band" dan sudah sering tampil di berbagai cafe di seputar Jakrta.
Berikut petikan wawancara dengan Reynaldi yang dimuat di MF No. 193/159/TH X , 20 Nov - 3 Des 1993.
T : Tanya
J : Jawab
T : Apakah yang kamu sesali setelah menjadi orang terkenal seperti sekarang ini?
J : NGgak ada tuh, malah saya ingin menekuni dunia akting lebih serius lagi, sampai saya nggak laku.
T : Dalam penampilan seperti sekarang, apa yang membuat kamu merasa kurang sempurna?
J : Banyak. Masih banyak kekurangan saya, apa yang saya peroleh sekarang masih permukaannya. Dan lagian mana ada sih, manusia yang sempurna.
T : Kalau kamu sedang bercermin, bagian tubuh mana yang kamu rasa menjengkelkan?
J : Nggak ada yang menjengkelkan, karena saya mensyukuri betul apa yang diberikan Allah swt, buktinya apa yang ada dalam diri saya aku dijual untuk model iklan.
T : Eksentrikitas apa yang kamu sadari dan miliki ?
J : Saya berusaha untuk tidak tampil eksentrik karena sebagai seorang model saya harus tampil rapi dan modis.
T : Bakat apa yang kamu sadari sejak kecil ?
J : Business serta berkesenian. Kalau kesenian turunan dari ayah saya yang aktor film.
T : Dalam kesempatan apa kamu berbohong?
J : Saya akan berbohong, kalau memang untuk kebaikan , atau kedamaian orang lain. Contohnya, kalau saya ngomong sejujurnya akan ada orang yang celaka, saya mending bohong.
T : Apa yang paling kamu cintai dalam hidup ini?
J : Ibu saya
T : Apa yang ditakuti dalam hidup ini ?
J : Ditinggalin anak saya
T : Hal-hal apa yang membuat kamu gampang menangis?
J : Kalau mengingat masa kanak-kanak saya yang penuh penderitaan
T : Kapan terakhir kali kamu menangis?
J : Tahun 1990
T : Kenapa ?
J : Karena waktu itu saya belum tahu bagaimana masa depan aya, terus terang kehidupan saya waktu masih labil. Belum seperti sekarang.
T : Bagaimana cara kamu bersantai ?
J : Dengerin musik Rock N Roll bernyanyi dan bercanda dengan anak saya
T : Apa yang kamu lakukan bila bangun di tengah malam?
J : Saya nggak pernah bangun ditengah malam, karena kehidupan saya dua puluh empat jam. Dan saya seringnya tidur hampir subuh dan bangun siang hari.
T : Apa yang terlewat dari masa kanak-kanak kamu?
J : Banyak, karena masa kanak-kanak saya penuh penderiaan.
T : Keberhasilan dalam meraih apa yang selalu kamu kenang?
J : Belum ada prestasi pantas untuk dikenang. Kalau sedikit kebanggaan ada. Waktu memerankan Lorenzo di sinetron Di bawah Matahari Bali karena disitulah nama saya mulai dikenal masyarakat luas.
T : Bagaimana cara kamu menjadi orang yang matang?
J : Saya banyak belajar dari kakek, pengalaman dan kesalahan orang lain, disamping juga belajar dari kesalahan sendiri.
T : Terakhir kali kapan kamu mengalami puncak kebahagiaan?
J : Waktu istri melahirkan anak pertama kami.
T : Apa yang kamu anggap jahat dalam hidup ini?
J : Kalau ada orang tua yang kasar dan jahat terhadap anaknya.







