AMRIN MEMBOLOS, DEMI AMANAT PAK KASUR,
Amrin Membolos, kata Bu Guru, Jangan membolos, Menyusahkan Ibu....
Itulah bait awal lagu anak-anak Amrin Membolos karya Pak Kasur yang pernah populer pada 1960an. Seperti diketahui guru Taman Kanak Kanak paling terkenal di Indonesia itu, juga menciptakan banyak lagu anak-anak, dua diantaranya yang merupakan karya abadi adalah Naik Delman dan Naik Becak.
Kembali pada lagu Amrin Membolos, kemudian juga dijadkan theme-song dan judul film anak-anak yang dibuat sendiri oleh Pak Kasur pada tahun 1961. Saat itu film Indonesia masih hitam putih. Murid-murid Sekolah Dasar pun digiring guru-guru mereka beramai-ramai menonton film tersebut ke bioskop. Perlu diketahui, bahwa Pak Kasur juga sempat berkiprah di dunia film. Antara lain karya filmnya adalah Siulan Rahasia dan Harmonikaku (dibuat ulang dua kali).
Setelah 35 tahun kemudian, Amrin Membolos pun di remake (dibuat ulang) , tentu saja dengan versi baru yang di sesuaikan dengan zaman. Bertindak selaku produser adalah Bu Kasur yang bertekad mewujudkan amanat almarhum suaminya.
"Semasa hidupnya, Pak Kasur punya dua obsesi yang sering di cetuskanny apada saya, " tutur Bu Kasur. "begini katanya", Mbok ya aa film anak-anak Indonesia Lalu yang kedua, kapan ya ada lagu anak-anak Inodnesia yang digelar dengan simphoni orkestra lengkap'. Sekarang, sudah seribu hari terlampaui dari wafatnya Bapak, namun belakangan ini justru amanatnya itu terngiang terus di benak saya".
Gagasan untuk membuat film anak-anak yang menjadi idaman Bu Kaur ini mendapat sambutan dari Agus Setiawan, direktur Sea World, Ancol. Modal pembuatan sebuah film Indonesia masa kini yang minimal 200 juta, bisa di sediakan oleh Agus. Berlanjut dengan dihubunginya Sjamsuddin, Kamerawan kawakan yang punya perusahaan film Sjam Studio .
Maka Yayasan Setia Balita Pak Kasur memprokamirkan pembuatan film anak-anak Indonesia yang sudah sangat langka dibuat untuk masa kini (terakhir tercatat cuma Si Badung 1989 karya Imam Tantowi).
Di dapuk sebagai dalangnya Yonky Souhoka, sutradara muda yang biasanya engarahkan film-filmnya Sally Marcellina.
Sebagai kamerawannya tentu saja Sjam sendiri. Sedangkan ide cerita asli dari Bu Kasur di tulis skenario barunya oleh Rizky Prasetya.
Bagaimana dengan Amrin Membolos versi 1996)
Tampil seorang bocah berambut rada gondrong yang bernama keren Don Bogard. Tapi jangan salah paham dia bukan bule atau blasteran, karena memang anak kandung Sjamsuddin sendiri.
"Saya sudah duduk di kelas 6 SD 07 Pagi," seru Don ketika memperkenalkan dirinya. Dipilihnya Don memerankan Amrin, karena ia punya ketrampilan main sepatu roda in-line. Hobinya ini dikembangkan saat bergabung dengan Kelompok Sepatu Roda Monas Group asuhan Dr Pohan.
"Ceritanya, Amrin membolos karena tergila-gila main sepatu roda. Lalu secara kebetulan melihat kawanan penjahat sedang merampok sebuah rumah. Akibatnya ia dikejar-kejar penjahat. Tapi dengan kelincahannya bermain sepatu roda, Amrin selalu bisa lolos malah penjahatnya jatuh bangun sendiri, " tutur Bu Kasur.
Sjam merancang adegan seru, seperti Don melayang bagai terbang dengan sepatu rodanya melompati atap mobil. Sebagai penolong Amrin pada klimaksnya adalah pamannya sendiri yang diperani bintang karateka ADVENT BANGUN. Sedangkan ayah ibunya dimainkan oleh NIZAR ZULMI dan DEBBY CYNTHIA DEWI.
"Tak lupa kami berterima kasih sekali pada Rano Karno yang telah meminjamkan bintang-bintang sinetron serial Si Doel seperti Mandra, Suti Karno dan Pak Tile untuk ikut bermain di film ini. "
Diramaikan lagi oleh nenek rocker Laela Sari, kawanan penjahat dimainkan oleh wajah-wajah kriminil, Herman Bule, Firmansyah, Satrio dan Amir Koto. Gadis pra remaja Putri Ayu bermain sebagai kakak Amrin dan si cilik Imbow sebagai adik Amrin. Banyak murid-murid Yayasan Setia Balita disertakan juga rombongan Cheerleader Tuti Girl dengan ilustrasi musik tatanan Sudharnoto.
Suting di Jakarta dan sekitarnya yang dimulai pada 11 Maret 1996 dengan di kebut karena direncanakan filmnya bisa ditayangkan pada 26 Juli bertepatan dengan ultah Pak Kasur (tercatat kelahiran Serayu, Banyumas, 26 Juli 1914). ~sumber MF 256/222/XII/6-19 April 1996
Ada yang sudah nonton filmnya?







