KILAS BALIK, PENGUMUMAN NOMINASI FESTIVAL SINETRON INDONESIA 1994 (berita lawas). Artis-artis Indonesia seperti ikan yagn terjun kembali ke kolam dalam acara pengumuman Nominasi Festival Sinetron Indonesia 1994. Seolah menyembuhkan kerinduan mereka pada forum FFI saat mana mereka apat tampil penuh gebyar dan habis-habisan demikianlah yang tampak pada pemandangan mereka di Hailai Executive Clum di Ancol, Jakarta , awal Desember 1994.
Dengan hasil pengumuman yang mengejutkan banyak pihak terutama pengamat sinetron, Festival Sinetron Indonesia yang pertama kali diselenggarakan oleh panitia tetap ini memang memerlukan pengkajian ulang untuk sejumlah peraturan dasar dan kriteria-kriteria-an penyertaannya.
"Sehingga juri-juri baik di Komite Seleksi maupun di Juri Utama tak menjadi sasaran kecaman, karena mereka bekerja berdasarkan aturan yang sudah keliru dan kontroversial, "kata seorang kritikus wartawan dari harian terkemuka.
Meski begitu banyak kelemahan dan kekurangan dalam berbagai segi, juga acaranya toh forum seperti ini nampaknya tetap menjadi tumpahan para selebriti kita, dimana mereka memang memerlukan adanya panggung untuk tampil habis-habisan, ketika dalam peran mereka di sinetron-sinetron yang mereka bintangi tak begitu penting, atau film layar lebar yang mereka harapkan, malah makin terkapar pingsan.
Hailai Executive Club Ancol menyiratkan kesaksian akan banyak hal. Wajah-wajah yang ceria yang terekspos dan ternominasi atau murung dan kecewa karena namanya tak tersebut dalam daftar harapan pemenang, juga kekesalan oleh acara yang bertele-tele oleh penyelenggaaan yang kacau balau. Tanyakanlah pada Debby Sahertian, Titi Dwi jayati, Dede Yusuf, Wieke Widowati, Ully Artha, Rina Hassim, drg Fadli, Ita Mustafa, Nike Ardilla, Shanaz Haque, AB Three, grup Asia Bagus, Dona Harun, Wiwied, Hilda Arifin dan peragawati serta artis lainnya, tentulah mereka mensyukuri adanya acara ini karena disanalah mereka bisa bertemu kembali dan menegaskan kehadiran dan keberadaan mereka di panggung selebriti Indonesia. ~MF 222/188/TH XI, 17 - 30 Desember 1994







