WILLY DOZAN, MENCARI PEMERKOSA ADIK (suting film), Bayangkan bagaimana kalau adik perempuan kesayangan kita sampai di perkosa lalu dirusakkan wajahnya dengan disiram air keras, oleh lelaki jahat? Nah kalau yang punya adik adalh Willy Dozan, jelas ia pasti akan menguber lelaki durjana itu, tak peduli siapapun dia!.
Itulah inti cerita film "Angkara Membara" produksi ketiga PT. Surya Arti Wibawa Film yang digarap sutradara Yopi Burnama.
"Willy sudah tidak asing lagi bagi penggemar film action. Dia bukan saja terkenal di dalam negeri tapi juga sudah beberapa kali main film Hong Kong, " puji produser Surya. Paling akhir kita lihat Willy bertarung melawan Samuel Hui dalam film Hong Kong "The Terracotta Hit", sedangkan film Inodnesianya "Rio Sang Juara", sebagai juara tinju yang berangkat dari anak jalanan.
Bintang Kung Fu asal Magelang ini sekarang harus berhadapan dengan Alex Bernard yang biasanya bertindak selaku fighting instructor, tapi sekarang kebagian peran sebagai pemimpin sindikat narkotika yang memperkosa adik Willy.
Peran adik Willy dipercayakan kepada pendatang baru Gitty Srinita, sedangkan bintang remaja Kiki Fatmala bermain sebagai kekasih Willy. Ikutan mendukung juga bingang seksi Yenny Farida.
Ada sebuah adegan dimana Willy yang bertangan kosong menyerbu ke markas sindikat Alex. Dengan mengandalkan tinju dan tendangan ia melabrak anak-anak Alex sampai bertumbangan. Seorang bajingan dicekik dan dilontarkan dari loteng terbanting ke bawah. Tentu saja di bawah sudah disediakan setumpuk dos hingga tak sampai cedera.
"Nantinya gudang ini akan diledakkan, " rencana Yopi yang menambakan suting dilakukan di Jakarta, Bandung dan Bogor. "Tujuh Puluh persen action, sisanya baru drama".
Diharapkan keseluruhan suting sudah rampung pada bulan Juni 1990. "Prosesnya mungkin kami buat di Hongkong Laboratorium mengingat ada adegan ledak-ledakan yang membutuhkan spcial-optical dan belum mampu dikerjakan di studio laboratorium dalam negeri, ujar produsernya. ~sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990







