ADE GIULIANO, PENATA RAMBUT MAIN FILM , (Berita Lawas). Pada era 1960an, film-film Italia pernah merajalela di bioskop-bioskop Indonesia. Di antara bintang-bintang koboi yang sangat terkenal adalah Giuliano Gemma. Nah, sekarang dalam perfilman Indonesia juga ada Ade Giuliano. Lalu apa kira-kira ada hubungan dengan kedua Giuliano ini?
"Memang sih hubungan darah tidak ada, tapi dalam tubuh saya juga masih terdapat darah Italia, " aku Ade. Indo-Italia berasal dari ayah Primus Saleh, yang asli sunda bergabung dengan ibu Ellydemezza dari Italia.
Dilahirkan pada 22 September 1968, sejak kecil Ade sudah akrab dengan mobil. Harap maklum, bokapnya memang jual beli mobil, khususnya Datsun Nissan. "Dulu papa bergabung dengan Indo kaya, tapi sekarang sudah berdiri sendiri, ".
Kemahiran Ade mengendarai mobil berlanjut hingga hobi rally. "Saya ikut perkumpulan penggemar rally mobil Artajaya yang di pimpin Benny Kurnadi." Kegemaran yang lain, memangkas dan menata rambut . Ilmunya di pelajari dari Rudy Hadisuwarno yang sudah sangat tersohor di ibukota. Selepas SMA, Ade malah menjadi hairdresser di "Rudy Salon", Ratu Plaza.
"Tapi sekarang saya mulai sibuk main film, terpaksa kerjaan di salon cuma freelancer saja, dalam arti kalau sedang senggang saya datang, kalau tidak ya tidak apa-apa," kilahnya.
Debutnya di film diawali lewat film remaja "Si Roy" arahan Achiel Nasrun. Perannya sebagai pemuda gedongan yang bersaing dengan Ryan Hidayat untuk mendapatkan cinta Margie Dayana. Persaingan berlangsung cukup seru sampai terjadi adu j o t o s beberapa kali.
Denga perawakan tinggi 1,77 meter dan berat 72 kilo ini sebenarnya Ade lebih tegap daripada Ryan. Tak urung karena heronya Ryan, maka tokoh yang diperankan Ade harus kalah, kena gebuk sampai terjungkal. Apa Ade punya bekal ilmu bela diri? "Dulu pernah juga belajar sedikit sedikit , tapi kemudian lebih memilih hobi berenang. Terus terang saya kurang senang main kasar, kala dalam film kelihatannya saya saling membenci Ryan, itu kan cuma pura-pura. Diluar film bersahabat kok. Film kedua Nakalnya Anak Muda tetap diarahkan Achiel Nasrun, juga kembali berhadapan dengan Ryan Hidayat. Sedangkan film ketiga adalah Boleh-boleh saja dengan sutradara Hadi Purnomo, merupakan drama remaja campur komedi.
MF No. 094/62/Tahun VI 3 - 16 Feb 1990

No comments:
Post a Comment