Sunday, December 31, 2023

SELAMAT TINGGAL 2023 dan SELAMAT DATANG 2024

 Tahun 2023 akan segera berakhir dalam hitungan jam. Segala daya upaya dan kejadian selama tahun 2023 telah mewarnai kehidupan kita. Ada sedih, ada suka dan ada juga duka, semua menjadi bagian dari perjalanan hidup yang tak bisa di ulang kembali. 

Tahun 2023 tentu saja masih banyak hal-hal yang belum dapat kita capai dengan baik, atau bahkan masih jauh dari harapan namun demikian, ketika nafas ini masih bisa bertahan dan ketika denyut nadi kita masih terdapat gerakan maka kita bisa memulai kehidupan kembali.

Tak lupa saya memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang telah saya perbuat semoga di tahun depan kita bisa lebih baik lagi. 

Mari kita kubur segala kenangan buruk di tahun 2023 dan menyongsong tahun 2024 dengan harapan dan semangat baru, semoga tahun 2024 kita semua mendapatkan kemudahan dan keberkahan dalam kehidupan ini. 


Salam, 

Toto

Friday, December 22, 2023

MAJALAH FILM COVER YESSY GUSMAN

Cover depan dan belakang

 Majalah film pada edisi ini menghadirkan Yessy Gusman sebagai Sampul Majalahnya. Majalah Film No. 057/25 Tahun V, 3 September - 16 September 1988. Foto yang di ambil adalah saat Yessy Gusman sedang dalam pembuatan film Sumpah Pocong Lintang dan Bayu. Yessy Gusman kembali di pasangkan dengan Rano Karno, pasangan serasinya dari film Romi dan Yuli, kemudian Gita Cinta dari SMA dan Puspa Indah Taman Hati dan juga Selamat Tinggal Duka. Sebelum Film Romi dan Yuli, Yessy Gusman juga pernah bermain di film Rio Anakku meski sebagai figuran. Hingga akhirnya mereka di pertemukan kembali dalam film Sumpah Pocong Lintang Dan Bayu. 

Antara Rano Karno dan Yessy Gusman memang memiliki chemistry yang pas saat sedang berakting dalam film sehingga seolah-olah mereka memanglah pasangan yang sangat serasi hingga dunia nyata, namun demikian mereka sebenarnya sudah memiliki keluarga masing-masing pada saat film ini di produksi. Yessy Gusman setelah film terakhir selamat tinggal duka , ia melanjutkan pendidikan ke Amerika dan memperoleh gelar MBA kemudian nikah dengan pujaan hatinya Oki Tjakra sedangkan Rano Karno memiliki rumah produksinya Karnos Film dan Rano pun sudah menikah dengan perempuan pujaan hatinya bernama Dewi. 

Setelah vakum cukup lama, akhirnya Rano Karno dan Yessy Gusman di pertemukan kembali dalam sebuah film Sumpah Pocong Lintang dan Bayu.





Selain berita tentang Yessy Gusman, berita-berita lain dalam Majalah film ini juga sangat menarik, salah satunya adalah pada halaman belakang terdapat poster film Saur Sepuh -Satria Madangkara, sebuah film yang diangkat dari serial sandiwara radio yang sangat populer di seluruh nusantara. Poster Saur sepuh dengan bentuk lain karena official posternya ada di edisi lainnya. 

Selain poster Saur Sepuh yang menarik juga terdapat poster Komedi lawak 88 yang di perankan oleh Benyamin S. Komedi Lawak 88 dalam kepingan VCD yang beredar dengan judul Benyamin Koboi Insyaf. Selain juga berita-berita tentang artis film yang layak di baca.

Ada yang penasaran? selengkapnya bisa beli yang bekas biasanya ada yang jual di market place. 

Tuesday, December 19, 2023

MEI SHIN DAN LASMINI, DUA PENDEKAR WANITA JADI COVER MAJALAH FILM

 

Dua pendekar Wanita

Masih ingat dengan tokoh Lasmini dalam film saur sepuh yang di perankan oleh Murtisaridewi? atau masih ingatkah juga dengan Mei Shin, salah satu tokoh dalam film Tutur tinular? Meskipun Meishin di perankan orang berbeda dalam film tutur tinular yaitu oleh Elly Ermawatie dalam Tutur Tinular 1 dan Linda Yanoman dalam Tutur tinular 2 dan 4. Baik Murtisaridewi yang lekat sekali dengan tokoh Lasmini meskipun dalam film Tutur Tinular pun Murti turut main sebagai Sakawuni dalam Tutur Tinular 3 dan 4, maupun Linda Yanoman sebagai Mei Shin, keduanya tokoh tersebut menjadi sampul majalah Film. 

Unik karena kedua wanita tersebut menjadi sampul majalah dengan tetap berpakaian sebagai pendekar, meskipun di lain kesempatan Murtisaridewi juga menjadi sampul majalah film dengan pakaian kasual. Tentu saja Dua pendekar wanita ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri karena sampul majalah tersebut menjadi lebih unik dan menarik dengan pakaian pendekarnya. 

Dua pendekar wanita menjadi sampul Majalah film dalam edisi yang berbeda. 

Linda Yanoman berperan sebagai Mei Shin, wanita yang terdampar ke tanah jawa dwipa yang berasal dari negeri China. Ia terdampar bersama Pendekar Lou suaminya, namun mereka harus berpisah karena pendekar Lou menemui ajalnya di tanah Jawa setelah menyerahkan pedang Naga Puspa. Akhirnya petualangan Mei Shin di mulai dengan kisah cinta yang tidaklah pernah berakhir bahagia hingga iapun di perkosa oleh arya Dwipangga kakak dari kekasihnya sendiri Arya Kamandanu. Penderitaan Mei Shin yang harus ditanggung sendiri. Hingga akhirnya Ia mengundurkan diri dari dunia persilatan dan mengabdikan dirinya sebagai tabib dengan nama samaran Nyai Paricara.

Sedangkan Murtisaridewi berperan sebagai Lasmini dalam film Saur Sepuh dan menjadi sosok yang sangat menarik. Kisah cinta Lasmini juga tidaklah mulus, namun ambisi dan dendam serta nafsu membuat Lasmini bisa berbuat semaunya karena Lasmini ditakdirkan sebagai Wanita penggoda meski ia sebenarnya menderita. Dendamnya pada Mantili tidak pernah berakhir. Lasmini sendiri sebenarnya digambarkan bukanlah sebagai tokoh jahat saja namun sisi baiknya juga ada. 

Dari dua paparan tersebut tentu saja menjadi menarik ketika Lasmini dan Mei Shin menjadi sampul majalah Film. 

Mei Shin menjadi sampul Majalah Film No. 139/106 Tahun III/26 Oktober - 8 November 1991 dengan satu halaman full wawancara dengan Linda Yanoman alias Mei Shin sedangkan Lasmini menjadi Sampul Majalah Film pada edisi 171/138 TH. IX, 23 Januari - 5 Februari1993 dengan wawancara khusus MF dengan Murtisari Dewi yang berperan sebgai Lasmini. 

Linda Yanoman sebagai Mei Shin

Sampul Belakang

Artikel Ali Shahab dan Film Pengantin Remaja

Gosip

Linda Yanoman

Isi Artikel di dalam Majalah film tersebut tentu saja beraneka ragam yang di sajikan dalam dua Majalah tersebut. Sehingga menjadikan Dua Pendekar Wanita menjadi sampul Majalah merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi penikmat Majalah Film pada Khususnya. 

Dari Majalah Film dengan sampul Linda Yanoman, pada halaman pertama berisi artikel wawancara dengan Linda Yanoman, Kemudia Lembaran Gosip di halaman berikutnya, juga liputan tentan film Selir Seriti dan pada Sampul Belakang terdapat poster Pengantin Remaja dan Ekspedisi Harta Karun. 

Sementara itu dari Majalah Film dengan sampul depan Murtisaridewi , pada halaman pertama berisi artikel tentang Murtisaridewi, di sebalik sampul pertama terdapat kalender tahun 1993 dengan sampul Nike Ardilla, kemudian artikel berikutnya tentang Iwan Fals sebanyak 2 halaman dan juga artikel Saur Sepuh V Istana atap langit. 

Cover Murtisaridewi


Artikel Murtisaridewi
dan Kalender Nike Ardilla






Ada yang memiliki majalah tersebut? menarik untuk di baca sebagai nostalgia.

Wednesday, December 6, 2023

MAJALAH FILM COVER NIKE ARDILLA EDISI 23 JUNI - 6 JULI 1990


Majalah Film, Bacaan bergengsi penonton film, begitulah slogannya. Meski bentuknya Tabloid namun tetap menggunakan nama Majalah Film. Sebelum berbentuk Tabloid yang terbit 2 minggu sekali, Majalah Film memang berbentuk Majalah yang terbit secara bulanan atau di kenal dengan Majalah Bulanan Film. 

Namun setelah mengalami beberapa masa, majalah Film pun akhirnya harus tutup dan tidak beredar lagi. Kini hanya tinggal kenangan dan bernostalgia dengan barang cetakan dalam bentuk fisik yang sudah menjadi barang bekas namun  masih berharga di mata kolektor. 

Bernostalgia dengan Majalah film adalah bernostalgia dengan sebuah majalah yang biasanya memuat poster film yang sedang beredar atau akan beredar di halaman belakang secara penuh. Dari tahun 1987 pengiklan film biasanya memasang iklannya di majalah film baik sebagai iklan di halaman terakhir maupun di dalam majalahnya dan ada pula yang memasang iklannya dalam format hitam putih. Poster film menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta film tentunya. 

Artikel Wawancara Nike Ardilla

Secara keseluruhan isi dari Majalah film membahas tentang film, gosip artis dan juga ada tanya jawab dengan artis. Selain itu Majalah ini juga memiliki wadah bagi penggemar dan pembaca dalam  Film Club yang anggotanya juga di muat di Majalah. 

Kali ini saya akan membahas dengan majalah film yang terbit 23 Juni - 6 Juli 1990 dengan Cover Nike Ardilla. Ini merupakan satu-satunya cover Majalah Film dengan Cover Nike Ardilla karena setelahnya tidak ada lagi cover yang memuat Nike Ardilla hingga beliau wafat. Paramitha Rusady jadi salah satu artis yang menjadi cover Majalah Film paling banyak kalau menurut saya sih. 

Nike Ardilla merupakan rising star di tahun 90an setelah pada tahun 1989 berhasil menggebrak blantika musik Indonesia lewat lagunya Seberkas Sinar karya Deddy Dores, dan Tahun 1990 Album Nyalakan Api sebagai album dari Nike Ardilla makin menorehkan jejaknya. Langkah Nike Ardilla kian mantap selain menjadi model, bintang iklan juga bermain film.  Sebagai sosok yang hidup di jaman Nike mengawali karir, saya sih tidak ingin membahas tentang Nike Ardilla karena sudah banyak sekali media-media maupun penggemar Nike yang membahasnya. 

Poster Tutur Tinular sebagai cover belakang 

Namun kali ini saya ingin mengupas tentang Isi Majalah Film dengan Cover Nike Ardilla. Di halaman depan terpampang foto Nike Ardilla yang masih belia dengan rambut panjangnya. Kemudian di halaman Pertama artikel Nike Ardilla dan beberapa foto-foto Nike Ardilla. Di bagian isi terdapat info film di kota anda, artikel tentang artis dalam dan luar negeri. Tanya Jawab kali ini adalah bersama Kadir. Dan yang terpenting adalah di halaman paling belakang.

Willy Dozan Mencari Pemerkosa Adik artikel dalam film Rio Sang Juara, Juga ada Si Buta Dari Goa hantu, Ibu Subangun, Pendekar Cabe Rawit, artikel tentang film Kepingin sih Kepingin dan lain sebagainya. 

Sebagai halaman penutup, halaman palin gbelakang berisi  Poster Film Tutur Tinular yang masih baru Segera Beredar belum ditentukan kapan mulai beredarnya. 

Mari kita bernostalgia dengan Majalan Film





Tuesday, December 5, 2023

MANTILI BERNYANYI, DEDIKASI ELLY ERMAWATIE DI DUNIA TARIK SUARA SETELAH SAUR SEPUH SUKSES


 Elly Ermawatie, siapa yang tidak kenal dengan nama yang satu ini. Bagi generasi 80an hingga pertengahan 90an nama Elly Ermawatie sangat dominan terutama mengisi hati penggemar di seantero tanah air melalui serial sandiwara radio yang di perankan oleh Elly Ermawatie. Meski hanya mengenalnya melalui suara namun nama Elly sangat di kenal terutama bagi pecinta sandiwara radio terutama di daerah-daerah. 

Elly Ermawatie namanya mencuat setelah menjadi Mantil dalam serial sandiwara radio Saur Sepuh yang di perdengarkan hingga pelososk negeri. Sandiwara radio dengan durasi setengah jam ini di tulis oleh Niki Kosasih dengan menggaet bintang-bintang ternama sandiwara radio. Melalui Sanggar Prativi yang menaungi pemain-pemain sandiwara radio seperti Elly Ermawatie, Ferry Fadly sebagai Brama Kumbara hingga Ivonne Roose sebagai Lasmini musuh bebuyutan Mantili. Saur sepuh di siarkan di radio-radio dengan sponsor dari PT Kalbe Farma yang memproduksi obat-obatan dan  suplemen. 

Nama Mantili menjadi tidak asing di kalangan masyarakat karena begitu fenomenalnya sandiwara radio dan makin mencuatnya nama Elly Ermawatie, menjadi daya tarik tersendiri disamping juga banyaknya penggemar Elly Ermawatie. 

Sebuah Album Saur Sepuh Mantili Bernyanyi di persembahkan oleh Elly berpasangan dengan Erry Prima. Album Saur sepuh Mantili Bernyanyi juga di sponsori Oleh Procold Obat Flu Andalan produksi PT. Kalbe Farma. 

Terdapat 10 lagu yang dinyanyikan oleh Elly Ermawatie dan Erry Prima dalam kaset yang di produksi oleh Arco dengan menggunakan pita HDX. 

Lagu Indah Cinta Pertama dan Brama Kumbara menjadi 2 lagu yang paling sering di dengar di radio kala itu. 


Berikut isi lagu dari Kaset Saur Sepuh Mantili Bernyanyi : 

SIDE A

1. Indah Cinta Pertama - A Riyanto

2. Brama Kumbara - A Riyanto/Niki Kosasih

3. Yang Tua dan Yang Yang Muda - A Riyanto

4. Senandung Cinta - Ajie Indra

5. Ku Tak Mau Jatuh Cinta - Perry Pengging


SIDE B 

1. Kabut Dalam Hati - Johny/Nana

2. Hallo Bung - Ardiansyah

3. Bila Hati Sedang Rindu - Johny/Zally

4. Hari Ini - Harius

5. Asem Buah Manggis - Ade Putra




Monday, November 20, 2023

SERIAL TUTUR TINULAR '97 YANG MEMBANGGAKAN

 Tutur Tinular menjadi sebuah serial sandiwara radio yang sukses menyapa pendengar pada akhir 80an dan awal 90an di lanjutkan dengan Mahkota Mayangkara. Sebagai sandiwara radio karya S Tidjab dengan sponsor Dankos Laboratories ini menjadi sebuah sandiwara radio yang dinantikan selain saur sepuh yang lebih dahulu mengudara pada saat ini. 

Setelah disiarkan di banyak radio, Tutur Tinular menyusul dibuatkan filmnya hingga 4 film, meski dalam pemilihan pemain terdapat pergantian pemain Arya Kamandanu sebagai sosok penting dalam Tutur Tinular sehingga cukup membuat kurang greget dibuatnya. Pada Tutur Tinular 1 dan 4  Arya Kamandanu di perankan oleh Benny G Rahardja, Tutur Tinular 2 di perankan oleh Hans Wanaghi dan Tutur Tinular 3 d perankan oleh Sandy Nayoan yang saat itu terkenal karena sinetron Sengsara Membawa Nikmat. 

Kesuksesan Tutur Tinular membuatnya juga diangkat ke sinetron tahun 96 hingga 97 yang di siarkan oleh stasiun televisi ANTV tapi kemudian berpindah ke stasiun tv Indosiar. Tutur Tinular versi sinetron pertama di Arya kamandanu di perankan oleh Anto Wijaya. Peran inilah yang justru lebih cocok dibandingkan dengan filmnya. Kenapa di sebut versi sinetron pertama ? karena setelahnya mencoba sukses di buat ulang namun justru semakin kacau. 

Untuk mengingat kembali sinetron tersebut berikut koleksi yang saya miliki :