YURIKE PRASTICA, PERAIH PIALA VIDIA DARI SINETRON FATIMA (berita lawas). Siapa artis yang paling beruntung selama penyelenggaraan Festival Sinetron Indonesia? Yurike Prastica, jawabnya. bagaimana tidak, dua kali meraih Piala Vidia dari judul sinetron dan peran yang sama. Ketika namanya disebut sebagai Pemean Pembantu Wanita terbaik, Yurike Prastica malah berada di Batam, duduk di cafe bersama teman-temannya dalam rangka promosi produk kosmetika.
Akan tetapi apa yang diraih Yurike Prastica hanyalah pengulangan semata-mata. meski ada rasa bangga, namun terselip juga ketidakpuasan. Semestinya ia telah meraih prestasi pada lain peran dan dilain judul sinetron, katanya.
"Saya kaget bukan main. Saya merasa tidak mungkin tahun ini bisa meraih Piala Vidia. Tapi saya senang sekali,"reaksi artis yang tahun 1997 lalu meraih Piala Vidia sebagai Pemeran Pembantu Wanita lewat peran Kokom dalam sinetron Fatima.
Artis yang di kenal sebagai bintang panas di akhir tahun 80an ini ternyata memperkuat peran antagonisnya. Sebab lakon yang diterimanya selalu saja berkarakter kurang baik dimata masyarakat, kalau tidak jahat, pastilah judes.
Putu Wijaya sendiri akan menjadikan Yurike Prastica sebagai gadis tomboy yang berprofesi sebagai wartawati dalam sinetron Nona Nona, produksi Persari Film. "Kalu tomboy, berarti saya melakoni diri sendiri. Jadi saya tidak perlu mencari-cari karakter, Sebab apa yang diinginkan Mas Putu, ada dalam diri saya. Mulai sekarang saya bersikap tomboy dalam kehidupan sehari-hari, supaya ketika suting peran Shinta, langsung masuk kedalam diri saya, kata artis yang tidak membeda-bedakan peran kecil maupun peran besar.
"Kalau saya berlakon sebagai orang baik-baik barangkali saya akan main jelek. Sebab, saya kepingin sekali mendapat peran baik-baik, tapi sampai sekarang belum pernah dapat, " papar Ibu kelahiran bandung, 25 Januari 1969.
Meski nama Yurike Prastica telah melambung di kancah perfilman dan persinetronan nasional, namun ia tidak lupa dengan masa lalunya sebagai artis Inem Film. Ketika Yurike Prastica masih belum apa-apa, sutradara Dasri Yacoblah yang mengorbitkannya sebagai seorang artis dalam film Kelelawar Hijau (Lowo Ijo), atau ada Sesuatu di balik itu?
"Tidak ada! Dari tangan Bang Dasri saya menjadi bintang film. Sejak saya tidak lagi menjadi artis Inem Film, sejak itu saya tidak pernah bertemu dengan Bang Dasri Yacob. Kalau mau jujur, saya dan Chairil JM adalah hasil karyanya sampai kami bisa sukses seperti sekarang ini, "katanya berterus terang.

No comments:
Post a Comment