Wednesday, July 15, 2026

ELLY ERMAWATIE, MENATA KARIER

 


ELLY ERMAWATIE(berita lawas) . Elly Ermawatie tertidur lelap di gubung setting, menunggu giliran sut Baron Hermanto dan kawan-kawan dalam film "Lima Harimau Nusantara" arahan Pietrajaya Burnama, yang sepenuhnya dipercayakan pada Setiadi Rimba sebagai Asstrada. 

Ia terjaga ari tidurnya ketika Sang Sutradara memanggil giliran sut, menjelang subuh di komplek Balong Dalem Kuningan, Jawa Barat. Itulah resiko sebagai artis film, kita sudah siap tempur menunggunya lama sekali bahkan terkadang tidak  jadi suting gara-gara cuaca tidak mendukung, tapi itu bukan kemauan kita kan, kilah Elly

Sang tokoh 'Mantili' ini mengaku baru enam kali berlaga di dunia film antaranya Saur Sepuh I sd III, Tutur Tinular, Djago, dan juga Lima Harimau Nusantara

Ia terjun ke film berawal dari Sandiwara Radio "Saur Sepuh" atas permintaan PT. Kanta Film. "Sungguh saya banyak belajar dari pengalaman dan banyak mengenal karakter insan-insan film, mereka kerja kolektif, satu sama lain saling menopang dan kekeluargaan, "tutur anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Siswoyo dan Sulistiah. 

"Main film ternyata enggak gampang kok, saya punya pengalaman pahit dan menjadi kenangan tersendiri. Pengalaman itu ketika suting "Saur Sepuh III", saya jatuh dari ketinggian empat meter. Tapi saya tidak jera, itu sudah risiko pemain dan ketika melihat hasilnya, ternyata tidak sia-sia dan kata orang cukup bagus, " ujar jebolan "Extension" ASMI yang terlahir 19 Desember silam tapi tahunnya dirahasiakan. 

Elly Ermawatie yang berangkat dari Sanggar Prativi ini  selalu berusaha main sebaik mungkin di film apapun tak ada bedanya agar penonton merasa puas terhadap penampilan kita, tuturnya. 

Sebagai pemain bukan hanya sekedar main toh, tapi harus punya tanggungjawab dan rasa memiliki dan saya sendiri selain hobby, film ini sudah jadi profesi dan elama masih dibutuhkan saya siap, ujar aktris yang selalu sibuk diluar suting antaranya sebagai MC, rekaman lagu, sandiwara radio dan sesekali renang dan senam. ~sumber MF 126/92/ThVII 27 Apr - 10 Mei 1991


No comments:

Post a Comment