Showing posts with label foto landscape. Show all posts
Showing posts with label foto landscape. Show all posts

Friday, July 12, 2019

SELONG BELANAK, PANTAI EKSOTIS DI LOMBOK



Spot Sunset


Bergotong royong mendorong perahu
Lombok memiliki wilayah yang asri dan menjadi salah satu tujuan wisata bagian tengah Indonesia. Selain memiliki kekayaan dan keindahan alamnya, Lombok juga di kenal hingga mancanegara sehingga para turispun banyak berdatangan ke Lombok. Kali ini saya akan mengajak menuju ke sebuah pantai Indah di Lombok Tengah, yaitu pantai Selong Belanak. 

Berangkat dari kota Mataram dengan mengendarai kendaraan roda 4, sepanjang perjalanan dapat terlihat pemandangan yang indah dan asri, hanya beberapa spot saja yang terjadi kepadatan kendaraan selepasnya lancar sampai ke tujuan. 

Selong Belanak merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal, terutama keindahan dan keasriannya serta kebersihan area pantai. Pantai ini memiliki garis pantai yang melengkung seperti bulan sabit. Dengan beberapa bukit di bagian ujung sabit. Sebagai bagian dari Teluk Selong Belanak, pantai ini memiliki tepi dengan panjang sekitar 1 Kilometer dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Keindahan pantai dengan hamparan pasir yang luas menciptakan refleksi yang indah. Daya Tarik dari pantai ini adalah selain keindahan pantai dengan di apit oleh bukit-bukit cantik turut menambah keindahan pantai, 
Ninggalin jejak dulu deh

Di pantai selong belanak kita dapat melihat aktivitas nelayan yang mau berangkat melaut dengan bergotong royong mendorong perahunya hingga ke air untuk kemudian secara bergantian begitu seterusnya hingga masing-masing pun pergi melaut. Nuansa gotong royong masyarakatnya begitu kental. Hamparan pasir yang luas pun menambah keindahan tersendiri karena refleksi atau bayangan yang ditimbulkan begitu menambah keindahan. Keindahan lain dari Selong Belanak adalah salah satu tempat berburu Sunset. Kali ini saya pun ingin berburu sunset di sini.

Sapi-sapi pulang ke kandang
Kala sore hari sekumpulan sapi kerap lewat di pinggir pantai setelah habis merumput dan pulang ke kandang, hal ini menambah keindahan. Pemandangan dengan latar belakang pantai dan lewatnya sekumpulan sapi atau kerbau menjadi peristiwa langka bagi saya sendiri karena berada di pinggir pantai dengan sekumpulan sapi berbaris yang cukup banyak. Biasanya sapi-sapi hanya bisa dilihat satu atau dua saja, namun barisan ini menambah cerita tersendiri.. Biasanya fotografer landscape mengabadikan moment ini sekaligus mengambil momen sunset di pantai selong belanak. Sunset dengan latar belakang perbukitan menjadi daya Tarik tersendiri. Selain Landscape, Selong belanak juga dapat menjadi tempat untuk berburu Human Interest tentunya.

Selepas bermain dipantai jika ingin membersikah diri atau juga jika ingin buang air kecil, tersedia toilet umum namun dengan tariff yang sedikit wow bagi ukuran orang Indonesia. Untuk sekali kencing di kenakan tariff Rp. 5.000, lumayan mahal sih hehe….. 

Kemudian jika perasaan lapar datang, gak perlu kuatir karena sepanjang pinggir pantai dapat di lihat warung-warung berjajar untuk sekedar makan atau ikut numpang beristirahat, harga makananpun cukup bersahabat. Puas memotret-motret perjalanan di lanjutkan pulang ke kota Mataram kembali. 

Pantai Selong Belanak lumayan sepi pengunjung dengan jarak sekitar 49 kilometer dari kota Mataram atau sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan dengna kendaraan Pribadi , pantai ini memiliki akses yang mudah dan jalanan beraspal. Berikut foto-foto yang pernah saya dapatkan dengan senjata andalan saya saat ini Fuji XT 10 dan Filter NiSi. Yuk Ke Lombok Lagi. 

Punya instagram? jangan lupa add saya ya di @totoandromeda

Menikmati segarnya kelapa muda


Serombongan sapi

Nelayan mau berangkat melaut

Sisi Lain Selong Belanak

Gotong Royong mendorong Perahu


Bersama teman-teman Landscaper

Thursday, July 11, 2019

Watu Lumbung, Pesona Keindahan tersembunyi di Yogyakarta

Siap Tempur
Pernah berkunjung ke Jogyakarta? Apa yang terlintas dalam pikiran ketika di sebut nama Jogya? Malioboro? Parangtritis? Keraton? Candi Prambanan? atau bahkan Borobudur yang sebenarnya ada di Magelang? Umumnya ketika tersebut nama Jogya yang terlintas memang bisa bermacam-macam, ada yang langsung tertuju sama makanan khasnya yaitu gudeng Jogya, ataupun Malioboronya. Kesemuanya sah-sah aja karena memang itu adalah merupakan ikon dari Jogyakarta.

Namun lebih daripada itu, Jogyakarta sebenarnya memiliki wisata pantai yang indah selain Parangtritisnya, sebut aja gugusan pantai di wilayah Gunung Kidul seperti pantai Krakal, Drini, Wediombo dan masih banyak lagi pantai-pantai yang indah. Namun sayangnya wisata pantai di Jogyakarta masih kalah pamor di bandingkan dengan wisata Keratonnya, atau kalaupun pantai orang lebih mengenal Pantai Parangtritis di bandingkan pantai lain.

Kali ini saya ingin membagi pengalaman mengenai Pantai Watu Lumbung. Watu Lumbung merupakan salah satu pantai yang masih perawan di wilayah Gunung Kidul tepatnya berada di Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul Jogyakarta.
Salah Satu Icon Watu Lumbung

Perjalanan dimulai dari kota Jogyakarta. Kali ini dengan penuh optimisme perjalanan di mulai dengan sedikit hambatan arena sepanjang perjalanan ternyata di guyur hujan gerimis, meskit tidak besar namun perjalanannya menjadi tidak bisa kencang, Pergi berempat dengan rekan-rekan hunting dari kota Yogyakarta perjalanan cukup melelahkan karena membutuhkan waktu sekitar 3 Jam untuk menuju lokasi. Tujuan utamanya adalah pantai Watu Lumbung namun sebelum ke Watu Lumbung mampir sejenak ke Pantai Wedi Ombo sembari menunggu datangnya sore. Sedikit mengabadikan foto landscape di Wedi ombo. Dari Wedi Ombo di sebelah barat terlihat gugusan pantai dari kejauhan, dengan ikonnya yang khas. Ya samar-samar Watu Lumbung dapat kelihatan dari Wedi Ombo. Kian penasaran untuk mencapai Watu Lumbung dan mengabadikan waktu sunset. Perjalanan pun di mulai lagi dari pantai Wedi Ombo untuk selanjutnya menuju Watu Lumbung dengan menggunakan mobil citycar. Tanpa persiapan dan hanya mengandalkan plang petunjuk jalan, akhirnya mobil masuk ke dalam hingga radius 300 meter dari tebing pantai karena memang mobil sudah tidak bisa masuk lagi karena halangan bebatuan.

Perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki. Sebelah kiri terdapat tanah pertanian sedangkan sebelah kanan terdapat tanah pegunungan. Sesampai di bibir tebing, wow pemandangan begitu indah dengan ikon khas seperti pantai papuma di Jawatimur. Segera menuruni jalan yang lumayan susah dan terjal akhirnya sampai pula ke pantai, persiapan memotret dengan mengeluarkan Kamera beserta perlengkapan lainnya, Cekrek dua cekrek, baru saja di mulai namun sayangnya kali hujan pun turun, sehingga cara memotret yang tadinya berniat ingin memotret sunset pun harus gagal dan disudahi. Selanjutnya pulang dalam guyuran hujan gerimis. Sampai di mobil.. alamak.. ini salahnya karena tidak bertanya terlebih dahulu. Ternyata ketika hujan turun, jangankan mobil, motorpun untuk naik keatas kembali akan selip jalanya dan harus di dorong Akhirnya kepalang basah, acara dorong mendorong mobilpun terjadi hingga akhirnya sampai diatas. Keunikan dari Watu Lumbung adalah adanya batu atau tebing yang bolong di tengah tengah yang seringkali di jadikan framing bagi pecinta fotografi sehingga menambah keindahannya.

Perjalanan kali ini pun selesai dan pulang ke Jogya kembali. Saran saya kalau mau ke Watu Lumbung ketika hari hujan jangan coba-coba membawa kendaraan ke dalam tapi cukup parkir di jalan yang di semen saja walau agak jauh . Ini untuk menghindari kejadian selip ban tentunya. Masih mau mengulang lagi ? Ya kali ini esok harinya saya berdua teman masih nekat ke Watu Lumbung. Kali ini sewa motor dari Wedi ombo dan mobil di parkir di Wedi ombo, Kali inipun kejadiannya sama berangkat hingga Watu Lumbug kondisi belum hujan namun sampai di watu lumbung hujan turun. Dan ini parahnya karena meski menggunakan motor ternyata bannya pun memang selip. alhasil selama dua hari tidak berhasil menikmati sunset.
Ini beberapa hasil yang saya peroleh
Sisi Lain Watu Lumbung

Sisi Lain Watu Lumbung

Angle Yang Berbeda

Neduh dulu karena hujan

Salah satu Ikon Watu Lumbung



Wednesday, February 13, 2019

Pantai Glagah Kulon Progo, Pantai Indah dengan Pemecah Ombaknya

Menikmati senja

Pemecah Ombak
Jogyakarta memiliki daya tarik tersendiri, selain wisata Keraton Jogyakarta juga Parangtritis dan Candi Prambanannya yang memang elok.  Untuk wisata belanja, kawasan Malioboro masih menjadi kawasan favorit bagi para wisatawan untuk mencari pernik dan souvenir khas Jogya.  Bergeliatnya kota Jogya yang cukup pesat dengan pariwisatanya yang menarik. Namun selain wisata pantai Parangtritis wisatawan juga perlu mencoba untuk berwisatan di kawasan Pantai Glagah yang terletak di Kulon Progo. Dari pusat kota, menuju kawasan ini sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan dengan kendaraan.

Hal yang unik dari pantai ini adalah terdapat laguna dan disisi lain di pasang tumpukan beton sebagai pemecah ombak  yang indah. Di sekitar pantai ini berjajar warung-warung yang menjual makanan untuk para pengunjung. Terdapat hamparan pasir hitam yang cukup luas. Sedangkan di Pantainya sendiri bertumpuk-tumpuk beton yang berfungsi untuk pemecah ombak. Terdengar deburan ombak yang menambah suasana di pantai.

Untuk menuju Pantai Glagah ada baiknya mengambil momen tertentu seperti saat menjelang sunset tiba, ketika udara cerah maka kita dapat menikmati keindahan sunset di pantai ini. Diiringi deburan ombak yang memecah di tumpukan beton (tetrapod) menambah suasanya santai di pantai menjadi lebih indah. Di sekitar sini juga kita dapat menyaksikan pemancing yang sedang menunggu umpannya yang di pasang di kail di makan ikan. Beberapa pemancing bertengger di tetrapod untuk menjulurkan jorangnya. Kalau kita beruntung maka kita dapat menyaksikan ikan yang di dapatkan oleh para pemancing itu.

Bagi pengunjung yang ngin mendekat dan ingin duduk-duduk diatas tetrapod haruslah berhati-hati dan tidak direkomendasikan bagi anak-anak karena ketika terjatuh maka dapat menyebabkan luka, lebih aman berada di jalan yang membentang di tengahnya antara laguna dan pantai. Atau cukup memperhatikan keindahan pantai dari warung-warung di sekitarnya.

Keindahan sunset di pantai Glagah sangat memukau, kita dapat menyaksikan matahari terbenam sambil mendengarkan deburan ombak yang memecah. Sesekali terdiam lengang namun kembali deburan ombak akan terdengar. Tertarik ke Pantai Glagah?

Jangan lupa follow IG saya ya di @totoandromeda dan @totoadromeda.id

Ada yang pacaran, ada yang mancing hehe

SUnset di Pantai Glagah

Langitnya indah sekali

Senja di Pantai Glagah

Pemancng di atas tetrapod

Para pedagang sedang membersihkan sampah

Suasana sore yang indah

Saturday, February 2, 2019

Explore Bogor : Sensasi Nyebur Curug Leuwi Cepet


Curug Leuwi Cepet

Loket Masuk

Lelah dengan aktivitas keseharian? dan ingin melepas penat tapi dengan cara yang 'tidak biasa'? kayaknya yang satu ini bisa di coba nih. Berendem di Curug leuwi Cepet. Curug Leuwi Cepet terletak di desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang - Sentul Bogor. Mencoba berendem di Curug Leuwi Cepet yang jernih dari air pegunungan dan dingin nyess memiliki sensasi kesegaran dan sapa tau bisa lebih awet muda hehe....... nah yang terakhir gak bener cuma karangan penulis hehe.......

Curug Leuwi Cepet terletak di kawasan Curug Leuwi Hejo, untuk mencapai tempat ini saya berangkat dari bekasi menggunakan kendaraan roda 4 kemudian exit di Sentul Selatan. Selanjutnya mengikuti perjalanan. Bagi yang belum pernah kesini cukup simpel kok karena bisa menggunakan google map atau waze yang akan memandu hingga lokasi. Jarak antara exit tol hingga kawasan leuwi Hejo sekitar 45 menit perjalanan normal. Setelah membayar tarif parkir untuk mobil sebesar 15rb rupiah kemudian kami memarkirkan kendaraan di tempat parkir yang telah tersedia, selanjutnya menyiapkan 'senjata' untuk motret dan bergegas menuju pintu loket Leuwi Hejo. Saat hari biasa di kenakan tarif 15rb untuk sekali masuk. Namun sebenarnya tarif ini hanya di peruntukkan hingga Curug Leuwi Hejo dan Curug Barong dalam kawasan tersebut.
Penampakan dari Samping

Curug Leuwi Cepet

Setelah membayar tiket masuk segera mengikuti petunjuk arah menuju Curug Leuwi Cepet. Kondisi jalan lumayan enak dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, namun trackingnya lumayan menanjak. Membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit untuk sampai ke Curug Leuwi Cepet dari Loket utama. Nah untuk mesuki Leuwi Cepet masih harus bayar lagi ternyata gaess.... Tarif masuknya 10rb . Tarif ini sebenarnya untuk masuk kawasan Leuwi Cepet dan Leuwi Liek yang masih dalam satu kawasan. Namun kali ini saya hanya akan ke leuwi cepet saja

Setelah membayar tiket masuk yang kali ini tidak di kasih lembaran tiket nih kira kira uangnya masuk kemana yaa hehe.

Curug Leuwi Cepet kelihatanya datar dengan airnya yang jernih dan memiliki dasar yang hijau dari jauh dengan airnya yang dingin nyess serasa mandi di air es, dingin menyegarkan di tengah suasana panas setelah perjalanan jauh. Bebatuan di Curug Leuwi Cepet tidaklah terlalu besar, diapit oleh dua tebing Curug yang indah. Untuk melewati curug ini harus bisa berenang karena ternyata setelah saya coba menyeberangi ternyata itu dalam meski kelihatannya dangkal. Hm hmmm kali ini saya mundur gaesss karena akan menyeberangi dengan membawa Camera jadi resiko buat saya kalau kameranya kecebur hehe..

Akhirnya cukup dengan mandi di air yang jernih tersebut yang cukup menyegarkan. Untuk mencapai Curug Leuwi Liek bisa menyeberangi Leuwi Cepet melewati dua tebing yang mengapitnya. So ada yang mau mencoba kesegarannya?

Yuk explore Bogor yang memiliki banyak curug yang indah.

Follow IG saya yah...
Sisi Lain Leuwi Cepet

Wednesday, January 30, 2019

Pasih Andus, Pantai Dengan Deburan Ombak yang Tinggi dan Menggetarkan Hati

Pasih Andus
Pasih Andus merupakan salah satu Pantai yang terletak di Nusa Penida sebuah pulau kecil yang masuk Kabupaten Klungkung - Bali sehingga kalau kita mengaitari pulau ini banyak sekali terdapat pantai-pantai yang Indah dan perawan. Pasih Andus terletak di Desa Mekarwangi kecamatan Nusa Penida, Klungkung - Bali. Berbeda dengan Pasih Uug yang lebih di kenal dan instagrammable, Pasih Andus masih sepi pengunjung dan belum terekspose secara luas, namun demikian pantai ini memiliki daya tarik tersendiri.

Daya tarik dari Pasih Andus adalah deburan ombaknya yang menghantam tebing karang dan menggelegar menciptakan suara yang menggetarkan hati dengan diiringi muncratnya air laut ke atas yang pecah setelah menabrak tebing karang sehingga membuat deburan tipis seperti asap. Untuk itulah pantai ini juga di kenal dengan 'Smoke Beach'.
Memotret Senja

Bagaimana untuk mencapai tempat ini? seperti dalam tulisan saya sebelumnya Kelingking Beach  dan juga di Angels Billabong serta di Pasih Uug (Broken Beach) maka disitu saya sebutkan untuk mencapai Nusa Penida saya menyeberang melewati Pelabuhan Sanur untuk kemudian menyeberang dengan menggunakan speed boat ke Nusa Penida. Di Nusa Penida sendiri sudah menunggu jemputan yang kami sewa agar mengantarkan hingga lokasi. Bedanya adalah saat memasuki kawasan Pasih Uug terdapat jalan bercabang yaitu yang kekanan dan ke Kiri. Disini kita harus berhati hati karena kadang-kadang tidak ada petunjuk jalan, namun kadang-kadang terdapat tulisan kecil. Nah Ambil yang ke kanan, kalau ke kiri menuju Pasih Uug. Lebih simpelnya sih ikuti saja guide yang akan membawa kita hingga ke lokasi. Nah saat itu saya beserta rekan-rekan tidak menggunakan guide nih hanya mengandalkan insting hehe. Akhirnya sampai juga ke Pasih Andus. Pantai disini bukanlah pantai yang dapat digunakan untuk mandi-mandi namun lebih enak untuk menikmatinya dari atas batu karang.
Deburan Ombak yang memecah

Pasih Andus juga memiliki pantai dengan tebing yang tinggi dan menjorok ke dalam seperti sebuah lekukan, kemudian di sebelah kanan terdapat tebing dengan batu karang. Ombak di sini cukup besar sehingga ketika ombak menghantam batu karang akan menimbulkan bunyi yang cukup mengagetkan dan menggetarkan hati. Disini sepi pengunjung sehingga tepat sekali bagi yang ingin menyendiri sambil menikmati suasana sore dengan deburan ombak yang bikin deg degan. Tapi jangan terjun ya bahaya hehe.....

Deburan ombak yang memecah di hantamkan ke batu karang menyebabkan semburat air yang terpecah seperti asap. Bagi saya sebenarnya lumayan menakutkan tapi terdapat sensasi yang luar biasa indah.

So, pengin cari tantangan lain dan tidak ke pantai yang itu itu saja? ke Pasih andus ya....

Jangan lupa follow IG saya @totoandromeda.id yaa....

Tuesday, January 29, 2019

PASIH UUG (BROKEN BEACH) NUSA PENIDA SPOT INDAH BURUAN PARA WISATAWAN

Pasih Uug/Broken Beach
Menyambung tulisan sebelumnya setelah mampir ke Angels Billabongs maka selanjutnya adalah Pasih uug atau Broken Beach. Pasih Uug dalam bahasa Bali artinya pantai yang rusak, namun karena rusaknya inilah yang menjadi daya tarik para wisatawan untuk mencapai tempat ini. Pasih Uug terletak di Nusa Penida. Rasanya memang tidak lengkap kalau kita sering bolak balik ke Bali namun hanya menikmati panorama seperti Kuta, Uluwatu, Sanur, Tanjung Benoa, Bedugul dan sebagainya, namun perlu di coba juga kalau ke Bali kita menyeberang menuju Nusa Penida. Selain Nusa Penida ada lagi tujuan wisatawan yaitu Nusa Lembongan, namun kali ini saya akan membawanya ke Nusa Penida.
nampang boleh lah

Pasih Uug

Untuk menuju Nusa Penida saya beserta rombongan Landscaper dari Jakarta menyeberang melalui Pelabuhan di Pantai Sanur. Sambil menunggu jadwal boat yang akan menyeberang kami sudah stand by sejak setengah 7 pagi sampai speedboat membawa kami menyeberang. Sesampai di Nusa Penida kita sudah memesan kendaraan berikut driver yang akan membawa kami untuk mengelilingi Nusa Penida. Salah satu tujuannya adalah Pasih Uug. Perjalanan Menuju Pasih Uug di lalui sembari mampir ke Kelingking Beach dan Angels Billabong. Angels Billabong sendiri terletak di samping Pasih Uug sehingga cukup mudah untuk menggapainya.

Di Instagram nama Pasih Uug atau Broken Beach sangat populer bagi kalangan fotografer Landscape karena berbagai foto telah di upload di instagram sehingga makin menambah minat bagi para pecinta fotografi untuk mengunjungi tempat ini dan memiliki foto sendiri. Pasih Uug merupakan sebuah kolam pantai dengan airnya yang masuk melalui terowonan sebuah tebing yang bolong dan menyerupai kolam besar serta memiliki tebing yang tinggi. Dari atas tebing akan terlihat sebuah kolam raksasa dengan airnya yang biru dan sesekali deburan ombaknya terdengar memecah pantai. Kalau dari jauh diatas tebing tersebut seperti sebuah jembatan alam yang indah dengan panjang sekitar 50-200  meter menambah cantik alamnya. Kemudian di sampingnya dan atasnya terdapat rerumputan menghijau yang menambah cantiknya tempat ini. Jika beruntung di sekitar Pasih Uug terdapat sapi sapi yang di gembalakan.
Bibir Pantai dengan batu karangnya

Inilah terowongan menuju kolam raksasa dilihat dari  sisi lain

Batu karang yang tajam

Pasih Uug terletak di Banjar Sumpang Desa Bunga Mekar Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung - Bali. Untuk mencapai tempat ini sebaiknya menggunakan guide lokal yang akan membawa langsung ke sini, karena berdasarkan pengalaman saya pernah nyasar karena tanpa guide dan minim petunjuk arahnya sehingga hanya mengandalkan google map kala itu.

Selain pemandangan dengan kolam raksasanya Pasih Uug juga memiliki tebing karang yang tajam dan indah. Untuk mencapai tebing-tebing batu karang harus hati hati karena bisa terluka karena batunya. Untuk mencapai tempat ini kita harus berjalan mendekati bibir tebing pantai dan dapat menyaksikan terowongan tempat masuknya air ke kolam raksasa. Kemudian sepanjang tepian akan terlihat batu batu karang yang tajam.

Tertarik mengunjungi tempat ini? Kenali dan cintai negerimu ya...
dan jangan lupa follow IG saya @totoandromeda dan @totoandromeda.id

Tuesday, January 8, 2019

Membuat Foto Lebih Bermakna dengan Quote yang Bermanfaat

Ingat 5 Perkara sebelum 5 Perkara Kaya Sebelum Miskin, Sehat Sebelum Sakit, Muda Sebelum Tua, Lapang Sebelum Sempit, Hidup Sebelum mati



Menggeluti hobby fotografi sebenarnya sudah lama ya, dari jaman SMP pun sudah senang foto-foto meski dengan kamera pocket tapi hobby tetaplah hobby hanya untuk bersenang-senang. Kemudian beralih ke DSLR dari semua genre di coba, ada landscape, modelan, street photography juga di coba namun arah kemanakah yang di ambil, akhirnya Landscape menjadi salah satu pilihan meski sebenarnya foto Landscape adalah foto yang mahal, kenapa di bilang mahal? karena biayanya yang di keluarkan juga lebih tinggi. sebagai contoh misalkan hunting di daerah Bali, maka ongkos kesana harus pakai pesawat, harus pakai taksi, harus sewa mobil atau juga harus hotel sebagai tempat nginap. Ya memang biasanya dilakukan beramai ramai sehingga biayanya dapat ditekan, tapi tetap saja Landscape merupakan salah satu genre fotografi yang cukup banyak mengeluarkan uang.

Tentu saja di setiap hunting foto biasanya juga sekalian tuh sejepret dua jepret mah boleh ya buat foto diri sendiri. Hehe kadang gak kepikiran sih foto itu buat apaan, apalagi setelah jaman digital begitu menguasai dan jarang foto itu di cetak tidak seperti dulu, kadang untuk melihat lihat fotonya lebih lama itu jarang terjadi karena hanya bisa dilihat di album hp atau komputer juga. Biasanya saya sih mengambil satu dua foto di suatu tempat meski itu tidak selalu di lakukan.

Untuk ukuran seperti saya tentu malu lah kalau harus mengupload foto-foto pribadi. maka dari itu daripada garing gitu maka saya sekarang mengupload foto sekaligus memberikan caption-caption atau quote yang di ambil dari Al Quran dan hadist. Hal ini tidak semata-mata hanya upload saja sih tapi lebih dari itu agar foto-foto saya itu lebih bermakna dan bermanfaat bagi orang lain dan diri sendiri, paling tidak saya bersemangat untuk membaca arti dari Alquran maupun hadist. Setidaknya dari situ saya juga ikut belajar.

Cara membuat foto lebih bermakna dengan quote yang bermanfaat pun cukup mudah kita harus kreatif dan harus rajin mencari sumber rujukan atau membaca terjemah al Quran dari situ tentu akan di temukan hal hal atau quote yang menarik dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

Bagi saya sendiri sih merasa ilmunya kurang namun demikian semoga dengan dibuatkannya quote seperti ini akan bermanfaat bagi orang lain. dan buat diri sendiri tentu akan lebih banyak belajar dari sumber yang diambil. Berikut quote yang diambil dari Al Quran dan hadist semoga bermanfaat.

Maka Nikmat Tuhan Kamu yang Manakah yang Kamu Dustakan?  (QS ArRahman )

Seorang Muslim yang baik adalah Yang Tangan dan Lidahnya tidak menyakiti Orang lain (HR Bukhari)

Tunjukilah Kami Jalan yang lurus (QS Al Fatihah : 6)

Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya azabKu Sangat Pedih (QS Ibrahim : 7)

Barang Siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat dia akan di sinari Cahaya diantara dua Jumat (HR An Nasa'i & Baihaqi)

Barang Siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali (HR Tirmidzi)

Demi Masa (QS Al Ashr)

Bila Manusia Mati maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara : Sedekah Jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya (HR Muslim)

Akan Datang suatu masa pada manusia, pada masa itu mereka mengambil halal barang riba dengan nama jual Beli (HR Ibnul Qayim)

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS Al Insyirah : 6)

Sesungguhnay doa yang tidak tertolak adalah doa diantara adzan dan iqomah maka berdoalah (kal aitu) (HR Ahmad)

Jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita (QS Attaubah : 40)

paling dekat seseorang pada Rabbnya ialah ketika ia bersujud (HR Muslim)


QS Surat AL Kafirun