NONA ALKHAR, (berita lawas). Waktu mengenal akting pertama kali, ia masih imut-imut. Masih kelas 6 SD. Kala itu Nona Alkhar berlakon dalam drama televisi Ande-Ande Lumut yang pernah ditayangkan TPI. Itu beberapa tahun yang lalu, waktu itu ia masih bocah yang baru bisa membuang ingus sendiri.
Sekarang jangan kaget, bila melihat Nona Alkhar sebagai gadis jelita. Ibarat buah, lagi mengkal-mengkalnya. Dengan tinggi semampai 165 cm dan berat 52 kg serta ukuran dada yang aduhai menjadikan siswi kelas II SMU di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur ini sebagai bintang film yang sexy.
Jika ia berani tampil lebih nekad lagi bukan tidak mungkin dapat menggeser kedudukan Malvin Shayna, Sally Marcellina, Inneke Koesherawati, Windy Cindyana, Kiki Fatmala dan Febby Lawrence . Toh mereka populer karena resep "panas".
Ia tidak banyak berkata-kata tentang ambisinya di film, akan tetapi dari sikap dan kemauan yang keras membuktikan bahwa gadis bernama lengkap Leila Qadara ini ingin "jungkir balik" di kancah perfilman nasional. Pintu untuk itu telah terbuka lebar. Lewat film Skandal Binal sutradara Farrel Tobing, produksi Cancer Mas Film sungguh menguji "kenekatan" gadis berambut panjang ini dalam frame "panas".
"Saya main film sesuai skenario, bukan diluar skenario. Kalau diluar skenario tidak akan saya kerjakan. Sebagai artis saya harus siap, "ujarnya diplomatis.
Nona bukan gadis lugu lagi. Ia kini dapat memoles diri, mencari busana yang terbaik untuknya dan yang paling penting ia telah mampu berlakon "hangat" sebagai artis panas.
Untuk tema-tema film seperti itu, cewek berdarah Sumatera-Arab ini punya peluang melambungkan namanya. Dan banyak artis telah membuktikan kemujaraban resep tersebut untuk menapaki tangga popularitas.
Langkah semakin melaju tanpa hambatan, sebab mamanya tidak saja merestui, melainkan juga selalu mendampinginya setiap sutingdimanapun berlangsung, meski sampai jauh malam. "Mama banyak memberikan motivasi kepada saya. Dan kepercayaan itu tidak baik kalau saya sia-siakan, " katanya dengan suara bergetar. "Nona sudah dewasa, ia sudah bisa membedakan baik buruk sebuah perbuatan, " kata ibunya menyelingi pembicaraan.
Sebelum total main film, Nona sempat berlakon di sinetron Ada-ada Saja, Saat memberi Saat Menerima, Bunga Pertiwi, Gosip Resxi dan Si Jampang.
"Apa sih kesitimewaan film sampai membuat NOna ingin "mati-matian menggelutinya. Sebab kalau soal honor jelas main di sinetron lebih berlimpah dari film untuk sekarang ini?
"Sejak kecil impian saya adalah menjadi bintang film, "katanya singkat. Namun beberapa saat ia balik menjawab. "Main di film lebih rumit dari sinetron, "Hanya itu kalimat yang keluar dari bibirnya yang ranum.
Dibidang lain, Nona yang dikenal pendiam itu bukan tidak punya prestasi, dalam iklan misalnya ia telah menambah pengalamannya sebagai bintang iklan Yakult, Komix, Bimoli, Balsem Cap lang, Honda, Kopi Gelatik dan lain-lain. Meski sudah cukup banyak bintang iklan yang dilakoninya belum mampu mendongkrak namanya. ~MF 262/229/XII/13-26 Juli 1996

No comments:
Post a Comment