Showing posts with label bintang film. Show all posts
Showing posts with label bintang film. Show all posts

Monday, July 20, 2026

REYNALDI, "MASA KANAK-KANAK SAYA PENUH PENDERITAAN"

 


REYNALDI, "MASA KANAK-KANAK SAYA PENUH PENDERITAAN" (Wawancara lawas dengan Reynaldi). Nama Reynaldi tiba-tiba mencuat ke permukaan sebagai idola baru. Wajahnya tampan keindoan, tubuhnya atletis, penampilannya selalu modis dan yang lebih penting ia ramah dan arif menghadapi publik yang kini mengelu-elukannya. Tidaklah aneh, dalam waktu yang teramat singkat, model iklan pembersih rambut berdarah Sukabumi dan besar di Belanda ini, mampu menancapkan taringnya di jajaran artis atas. 

Kini, setiap langkahnya selalu jadi perhatian cewek-cewek yang mencoba mencuri perhatiannya. Tidak itu saja, menurut pengakuan model iklan minyak ramut yang mencuat nama setelah memerankan tokoh Lorenzo di sinetron Di Bawah Matahari Bali ini, bahwa wajah kerennya juga membuat para tante pencari daun muda belingsatan. Diantaranya terjadi ketika Reynaldi tengah enjoy di salah satu diskotek di Bandung. Tiba-tiba ada seorang wanita muda yang mendekatinya dan arah pembicaraannya aneh serta menjurus ke ajakan kencan. 

"Saya kurang suka sama orang yang bertele-tele, makanya ketika ada seorang wanita yang muter-muter dulu, langsung saya tembak, "Maunya apa sih?" Baru dianya blingsatan. Saya tidak mudah untuk mengumbar seks kepada setiap wanita. Apalagi sekarang saya sudah punya istri, saya sudah nggak bebas lagi, " papar putra aktor film Boy Ishak ini dengan bahasa Indonesia terpatah-patah. 

Ketika wartawan dari MF jalan bareng dengan suami artis Alba Fuad (sekarang sudah bercerai) ini ke Ebony Diskotek, Jakarta, banyak cewek cantik salah tingkah melihat kehadirannya. Salah seorang artis penyanyi terkenal tanpa malu-malu merajuk ke Reynaldi dan memberinya kartu nama. "Telpon, telpon gue, ya di" kata penyanyi tadi manja. 

Itulah gambaran betapa diidolakannya seorang Reynaldi sebagai bintang baru. Pengagum Presley ini juga membuat produser film ikut memanfaatkan popularitasnya. Tawaran datang berhamburan, Tapi belum satupun yang diterimanya, kenapa?

"Saya nggak suka perannya, kebanyakan film-film ang ditawarkan, yang menonjolkan seksualitas, kalau perannya bagus dan menantang pasti saya mau, "tandasnya. 

Kini Reynaldi sedang mencoba menekuni dunia lamanya, musik. Sebagai pengagum penyanyi legendaris, Elvis Presley, aktor yang baru saja membintangi sinetron serial Body Kuat yang tayang di RCTI , telah membentuk kelompok musik yang berirama Rock N Roll dan diberinama "Memphis Band" dan sudah sering tampil di berbagai cafe di seputar Jakrta. 

Berikut petikan wawancara dengan Reynaldi yang dimuat di MF No. 193/159/TH X , 20 Nov - 3 Des 1993. 

T : Tanya

J : Jawab

T : Apakah yang kamu sesali setelah menjadi orang terkenal seperti sekarang ini?

J : NGgak ada tuh, malah saya ingin menekuni dunia akting lebih serius lagi, sampai saya nggak laku. 

T : Dalam penampilan seperti sekarang, apa yang membuat kamu merasa kurang sempurna?

J : Banyak. Masih banyak kekurangan saya, apa yang saya peroleh sekarang masih permukaannya. Dan lagian mana ada sih, manusia yang sempurna. 

T : Kalau kamu sedang bercermin, bagian tubuh mana yang kamu rasa menjengkelkan?

J : Nggak ada yang menjengkelkan, karena saya mensyukuri betul apa yang diberikan Allah swt, buktinya apa yang ada dalam diri saya aku dijual untuk model iklan. 

T : Eksentrikitas apa yang kamu sadari dan miliki ?

J : Saya berusaha untuk tidak tampil eksentrik karena sebagai seorang model saya harus tampil rapi dan modis. 

T : Bakat apa yang kamu sadari sejak kecil ?

J : Business serta berkesenian. Kalau kesenian turunan dari ayah saya yang aktor film. 

T : Dalam kesempatan apa kamu berbohong?

J : Saya akan berbohong, kalau memang untuk kebaikan ,  atau kedamaian orang lain. Contohnya, kalau saya ngomong sejujurnya akan ada orang yang celaka, saya mending bohong. 

T : Apa yang paling kamu cintai dalam hidup ini?

J : Ibu saya

T : Apa yang ditakuti dalam hidup ini ?

J : Ditinggalin anak saya

T : Hal-hal apa yang membuat kamu gampang menangis?

J : Kalau mengingat masa kanak-kanak saya yang penuh penderitaan

T : Kapan terakhir kali kamu menangis?

J : Tahun 1990

T : Kenapa ?

J : Karena waktu itu saya belum tahu bagaimana masa depan aya, terus terang kehidupan saya waktu masih labil. Belum seperti sekarang. 

T : Bagaimana cara kamu bersantai ?

J : Dengerin musik Rock N Roll bernyanyi dan bercanda dengan anak saya

T : Apa yang kamu lakukan bila bangun di tengah malam?

J : Saya nggak pernah bangun ditengah malam, karena kehidupan saya dua puluh empat jam. Dan saya seringnya tidur hampir subuh dan bangun siang hari. 

T : Apa yang terlewat dari masa kanak-kanak kamu?

J : Banyak, karena masa kanak-kanak saya penuh penderiaan. 

T : Keberhasilan dalam meraih apa yang selalu kamu kenang?

J : Belum ada prestasi pantas untuk dikenang. Kalau sedikit kebanggaan ada. Waktu memerankan Lorenzo di sinetron Di bawah Matahari Bali karena disitulah nama saya mulai dikenal masyarakat luas. 

T : Bagaimana cara kamu menjadi orang yang matang?

J : Saya banyak belajar dari kakek, pengalaman dan kesalahan orang lain, disamping juga belajar dari kesalahan sendiri. 

T : Terakhir kali kapan kamu mengalami puncak kebahagiaan?

J : Waktu istri melahirkan anak pertama kami. 

T : Apa yang kamu anggap jahat dalam hidup ini?

J : Kalau ada orang tua yang kasar dan jahat terhadap anaknya. 


Tuesday, July 7, 2026

NONA ALKHAR

 


NONA ALKHAR, (berita lawas). Waktu mengenal akting pertama kali, ia masih imut-imut. Masih kelas 6 SD. Kala itu Nona Alkhar berlakon dalam drama televisi Ande-Ande Lumut yang pernah ditayangkan TPI. Itu beberapa tahun yang lalu, waktu itu ia masih bocah yang baru bisa membuang ingus sendiri. 

Sekarang jangan kaget, bila melihat Nona Alkhar sebagai gadis jelita. Ibarat buah, lagi mengkal-mengkalnya. Dengan tinggi semampai 165 cm dan berat 52 kg serta ukuran dada yang aduhai menjadikan siswi kelas II SMU di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur ini sebagai bintang film yang sexy. 

Jika ia berani tampil lebih nekad lagi bukan tidak mungkin dapat menggeser kedudukan Malvin Shayna, Sally Marcellina, Inneke Koesherawati, Windy Cindyana, Kiki Fatmala dan Febby Lawrence . Toh mereka populer karena resep "panas".

Ia tidak banyak berkata-kata tentang ambisinya di film, akan tetapi dari sikap dan kemauan yang keras membuktikan bahwa gadis bernama lengkap Leila Qadara ini ingin "jungkir balik" di kancah perfilman nasional. Pintu untuk itu telah terbuka lebar. Lewat film Skandal Binal sutradara Farrel Tobing, produksi Cancer Mas Film sungguh menguji "kenekatan" gadis berambut panjang ini dalam frame "panas".

"Saya main film sesuai skenario, bukan diluar skenario. Kalau diluar skenario tidak akan saya kerjakan. Sebagai artis saya harus siap, "ujarnya diplomatis. 

Nona bukan gadis lugu lagi. Ia kini dapat memoles diri, mencari busana yang terbaik untuknya dan yang paling penting ia telah mampu berlakon "hangat" sebagai artis panas. 

Untuk tema-tema film seperti itu, cewek berdarah Sumatera-Arab ini punya peluang melambungkan namanya. Dan banyak artis telah membuktikan kemujaraban resep tersebut untuk menapaki tangga popularitas. 

Langkah semakin melaju tanpa hambatan, sebab mamanya tidak saja merestui, melainkan juga selalu mendampinginya setiap sutingdimanapun berlangsung, meski sampai jauh malam. "Mama banyak memberikan motivasi kepada saya. Dan kepercayaan itu tidak baik kalau saya sia-siakan, " katanya dengan suara bergetar. "Nona sudah dewasa, ia sudah bisa membedakan baik buruk sebuah perbuatan, " kata ibunya menyelingi pembicaraan. 

Sebelum total main film, Nona sempat berlakon di sinetron Ada-ada Saja, Saat memberi Saat Menerima, Bunga Pertiwi, Gosip Resxi dan Si Jampang.

"Apa sih kesitimewaan film sampai membuat NOna ingin "mati-matian menggelutinya. Sebab kalau soal honor jelas main di sinetron lebih berlimpah dari film untuk sekarang ini?

"Sejak kecil impian saya adalah menjadi bintang film, "katanya singkat. Namun beberapa saat  ia balik menjawab. "Main di film lebih rumit dari sinetron, "Hanya itu kalimat yang keluar dari bibirnya yang ranum. 

Dibidang lain, Nona yang dikenal pendiam itu bukan tidak punya prestasi, dalam iklan misalnya ia telah menambah pengalamannya sebagai bintang iklan Yakult, Komix, Bimoli, Balsem Cap lang, Honda, Kopi Gelatik dan lain-lain. Meski sudah cukup banyak bintang iklan yang dilakoninya belum mampu mendongkrak namanya. ~MF 262/229/XII/13-26 Juli 1996

Sunday, May 24, 2026

CAHYA KAMILA, PUTRI NANI WIJAYA

 


CAHYA KAMILA, PUTRI NANI WIJAYA (berita lawas). Menjelang pembuatan film "Jawara Jawara" diselenggarakan selamatan. Diantara bintang yang datang selain Dewi Yull dan Eeng Saptahadi, terl "ihat juga aktris kawakan Nani Wijaya. Tentu saja para wartawan mengira Nani akan ikut  main, mungkin sebagai ibu Ayu Azhari. 

"Eh, saya tidak ikut main lho," tertawa Nani. "Saya cuma mengantar Cahya. Dia yang bakal ikut main".

Remaja yang ditunjuknya, Cahya Kamila berkulit hitam manis, tersenyum tersipu-sipu. Ternyata mengikuti jejak ibunya, anak ketiga dari pasangan Misbach Yusa Biran - Nani Wijaya ini mulai ikutan main film juga. 

"Kalau main film bioskop memang ini baru untuk pertama kalinya,"sebut Cahya yang dilahirkan di Jakarta pada 8 Agustus 1972. "Namun saya sudah pernah ikutan mendukung beberapa sinetron produksi TVRI."

Disebutkan beberapa judul diantaranya, Lahirlah Sang Bintang dan Anggraini. 

"Padahal dua kakaknya sama sekali tak tertarik pada seni peran, tapi yang ketiga ini memang ikut jadi anggota Teater Permata, " tambah sang ibu. 

Bahkan dalam rangka merayakan Super Semar dalam awal Maret 1990 yang lalu, Cahya berhasil meraih juara Baca Puisi. 

Lalu siapa yang sekarang memilihnya jadi pemain "Jawara Jawara?".

"Sutradaranya sendiri, Mas Firman Triyadi yang datang kerumah dan memilih saya untuk ikutan berperan sebagai seorang gadis desa bernama Fatma".

Semula sang ayah, Misbach Yusa Biran yang udah lama tidak menyutradarai film karena kesibukannya menjadi kepala Sinematek, rada tertegun juga ketika putrinya ini minta izin untuk main film. Tapi akhirnya diberi izin juga dengan syarat tak boleh melalaikan sekolahnya. Maklum, Cahya baru duduk di kelas 2 SMA. 

"Wah sekarang ada dua bintang film dirumah kita, bukan cuma jadi monopoli ibunya saja, " demikian kira-kira seloroh Misbach. ~Sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990


*Pada Akhirnya Cahya Kamila cukup dikenal di dunia sinetron diikuti oleh adiknya, Sukma Ayu sebelum akhirnya Sukma meninggal dunia. 

Thursday, December 11, 2025

SEKILAS KARINA SUWANDI

 


SEKILAS KARINA SUWANDI. Cewek Cantik berperawakan tinggi besar biasa di panggil Karin, lengkapnya Karina Suwandi, dulunya sih Karinka, sebagaimana kebanyakan nama orang Cheko sono yang berakhiran Ka. "Ngga tahu tuh kenapa. Di akte kelahiran si Karinka. Apa lebih enak nyebut Karina daripada Karinka kali ya? akhirnya hingga sekarang lebih ngetop dengan Karina Suwandi," beber si bungsu dari 3 bersaudara yang cewek semuanya. 

Lahir di Jakarta 26 Desember 1973 dari pasangan Ir. Suwandi asal Solo dan Edith dari Chekoslovakia. Kelahirannya pun menyimpan cerita unik. Waktu hamil mamanya ngidam bir dan detik-detik terakhir saat Karin akan lahir, mamanya masih ada di pesta Natal, lagi senang-senang. "Saya kan lahir sehari setelah natal, bayangin gimana serunya waktu itu mama lagi enak-enak pesta saya lahir," kenangnya lucu. 

Punya tampang Indo, membuka kesempatan pecandu pizza dan pempek ini terjun ke layar lebar. Lewat kakak sulungnya yang peragawati, Karin dapat kesempatan ikuan di film anak-anak Don Aufar, menyusul kemudian Makhluk Manis dalam Bis dalam serial Lupus II. Kemudian Valentine, Kasih sayang Bagimu, film arahan sutradara Bobby Sandy, peran pertama sebagai pemeran utama sebagai Lufi gadis pendiam yang sering jadi pendamai kalau teman-temannya bersengketa. 

"Tidak perlu pendekatan khusus, Mas Bobby cukup sabar mengarahin kita-kita. Semua kru film kerja kompak, pemainya sudah kenal lama. Rata-rata satu agency, jadi rasanya kekeluargaan banget. Biar suting lama-lama di Bandung juga rasanya enak saja," ceritanya riang. Susahnya paling karena harus berperan sebagai mahasiswi, padahal Karin masih SMA. Sayangnya pada kesempatan perdana sebagai bintang utama ini suaranya diisi orang lain. Karin nggak sempat dubbing karena harus melakukan pemotretan pada saat yang bersamaan. "Nggak puas juga sih, tapi gimana lagi? dua duanya nggak bisa diundur.".

Karin terjun kedunia film di saat film Indonesia menjelang mati suri, namun kemudian Karin berhasil menjadi Warkop Angel di serial TV bersama Roweina. Dan hingga kini karirnya masih terus berjalan di dunia film. 


~sumber MF dll

Tuesday, November 25, 2025

DARTI MANULANG

 


DARTI MANULANG. Penampilan awalnya di layar gelas. Kemudian mendapat tawaran untuk main film. Lalu suting film inilah yang sempat membuatnya sakit lever. Padahal kedua orangtuanya tidak menyetujui bergelut di dalam bidang film. Darti manulang juga berhasil menamatkan kuliah di UKI dan menyandang gelar SH. tentu sebuah gelar yang bergengsi. 

Darti sakit lever karena terlalu letih, akibat suting. itulah sebabnya ia lebih suka menjadi pengacara daripada seorang artis. Karena kesibukannya di luar film, Darti juga sempat menolak tawaran main film yang datang padanya.Ia menolak bukan karena ditawarin film berbau  s e  k s, karena ia pasti akan menolaknya untuk adegan tersebut. 

Artis bernama lengkap Resmina Yadharty Manullang ini juga sempat melakoni beberapa film nasional antara lain "Jangan kirimi aku bunga, Di balik Dinding Kelabu" Lupus I dan II, Lintar, Lebih Asyik sama Kamu, Djakarta 66 dan Bayar Tapi nyicil. 

Ada yang masih ingat artis ini? mungkin lebih kenal sebagai artis sinetron dengan peran antagonisnya??

~MF 095/63 Tahun V, 17  Feb - 2 Maret 1990