Monday, September 7, 2026

BABAD TANAH LELUHUR 2, TETAP JUAL ADEGAN LAGA

 


BABAD TANAH LELUHUR 2, TETAP JUAL ADEGAN LAGA (berita lawas). Wajahnya keriput. Jenggot panjang, rambutnya tak sehelaipun yang hitam. Menandakan usianya telah lanjut. Tapi, penampilannya masih gagah, energik dan lincah. 

Bahkan ia masih mampu menampilkan atraksi menagumkan, terbang dan jumpalitan di udara, untuk menghancurkan musuh-musuhnya. Jelas, ia bukan orang sembarangan. Pasti ia orang sakti yang mempunyai ilmu tinggi. 

Menurut cerita, orang sakti yang bisa terbang, menghancurkan batu besar, bahkan merontokkan gunung, memang pernah ada zaman kerajaan dulu. Begitu saktinya, ia bisa menghilang saat orang dihadapannya baru mengedipkan mata. Begitu cepat!. 

Tentang orang sakti semacam itu, kini memang hanya kita temui dalam layar perak, melalui rekayasa dan tipuan yang digarap secara cermat oleh sutradara dan juru kamera. 

Denny HW, termasuk salah seorang sutradara kita yang gemar merekayasa pemainnya menjadi orang-orang sakti. Berkelahi di udara, terbang dari satu pohon ke pohon lain atau meledakkan batu-batu besar dengan tenaga dalam, pernah di munculkan. 

"Salah satu filmnya yang sukses dengan atraksi tersebut, Babad Tanah Leluhur yang di produksi oleh PT. Kanta Indah Film. Memang, Babad Tanah leluhur secara komersial belum mampu menyaingi sukses Saur Sepuhnya Imam Tantowi. Tapi, film garapan Denny itu juga menghasilkan keuntungan cukup besar. Karenanya, Denny  dipercayai lagi untuk membuat serial berikutnya. 

Untuk yang kedua ini, Denny tetap menyodorkan konsep pertama, untuk merebut hati penonton akan menampilkan adegan laga di udara. Saat dikunjungi di lokasi suting, Deny bilang, untuk menampilkan adegan terbang diudara membutuhkan persiapan lama dan ruwet. 

"Bukan hanya itu", katanya , ketelitian kerja agar rekayasa tipuan tidak mudah diketahui penonton, harus mampu menciptakan modus-modus baru. Saya tidak ingin mengulang dari apa yang pernah ditampilkan dalam film terdahulu. Kalaupun harus ada, kadarnya ditekan sekecil mungkin, !"

Saat ditemui di lokasi suting, Denny HW sedang mempersiapkan untuk syut adegan seorang jagoan harus melayang-layang diudara. Untuk memperoleh kecepatan dan ketepatan sasaran, kekompakkan kerja antara juru kamera, penarik sling dan orang yang memegangi oran gyang akan disyut memang harus prima. 

"untuk satu syut itu saja, kami harus mempersiapkannya berjam-jam!" jelas Denny yang sebelumnya menyutradarai Si Rawing, juga produksi PT. Kanta Indah Film. "Buat saya terlibat pembuatan film laga seperti ini memang belum begitu banyak. Sehingga, ada penambahan pengalaman!", kata Sutomo GS, juru kamera kawakan yang terlibat dalam pembuatan Babat Tanah Leluhur II itu. 

No comments:

Post a Comment