ELDHY BILADT (berita lawas). Masih ingat bintang iklan, dan aktor ini? Eldhy Biladt, nama aslinya adalah Syaiful Biladt. Inem Pelayan Seksi, Jejaka 2000, Catatan Si Boy, Annisa 3, Hati Seluas Samudera, Matahariku, Remaja Lima dan yang terbaru Istana Pasir tampil bareng Rima Melati dan Febby Febiola. Itulah Sinetron yang sudah dimainkan Syaiful Biladt (Si Pedang Agama) atau dengan nama popnya, Eldhy Biladt.
Sedang untuk iklan, cowok handsome kelahiran Jakarta, 9 Nopember 1974 sudah pula beraksi pada iklan Suklat, Asma Soho, Puyer 16, Page One, Bank Danamon, Koyo Cap Cabe, Snip Snap, Yamaha Force One, Kartu Halo Telkomsel, dan Lauk Mie.
Seperti umumnya para artis kita, Eldhy begitu disapa memasuki dunia seni tanpa disengaja. Menurut pemilik tinggi 170 cm ini karirnya diawali sebagai model, ketika temannya tak jadi tampil diacara lomba fashion.
Meskipun hanya sebagai pengganti teman, tak disangka dalam lomba itu, ia berhasil keluar sebagai juara ke 3, berbekal Juara 3 dan didorong oleh teman-teman, Eldhy yang terangkat namanya lewat finalis Coverboy Aneka '92 jadi serius menekuninya.
berikut petikan wawancara yang di muat di MF No. 313/279/XIV, 13-26 Juni 1998
T : Hasil ikut lomba, main iklan dan Sinetron?
J : Alhamdulillah ternyata banyak bawa rejeki, mulai kuliah sampai tamat, biaya kost dan lainnya sudah bisa saya penuhi sendiri tanpa perlu minta dengan ortu.
T : Artinya ingin terus menekuni dunia seni?
J : Maunya terus tapi dalam kondisi serba sulit begini apa mungkin ya bisa bertahan. Untuk jaga-jaga sebetulnya saya ingin mengembangkan ilmu perhotelan yang didapat semasa kuliah. Sekarang coba membuat lamaran ke sebuah hotel.
T : Maksudnya mulai tak yakin bisa hidup dari seni?
J : Saya akui perasaan itu kadang sering menghantui diri ini. Tapi boleh dong saya mencoba bidang laing, sayanglah kalau ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan biaya yang tidak sedikit saya keluarkan kalau tidak dikembangkan.
T : Ceritanya sedang mereformasi diri sendiri toh?
J : Tentu saja karena saya ingin maju tidak saja di dunia seni tapi juga dibidang lainnya.
T : Caranya?
J : Dengan kerja keras tanpa mengenal lelah sesuai yang saya cita-citakan tadi.
T : Kamu juga mendukung reformasi nasional yang kini sedang digalakkan?
J : Tanpa basa basi saya mendukung penuh reformasi nasional yang dimotori rekan-rekan mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat. Kalau kita mau maju yang namanya KKN memang harus di berantas sampai ke akar-akarnya.
T : Ngomong-ngomong apakah kamu punya pengalaman dimasa kecil yang membuat kamu trauma?
J : Ya, kalau nggak salah ketika masih duduk di kelas 2 SD saya pernah dikejar-kejar orang gila hingga masuk ke halaman sekolah. Kejadian itu memang membuat saya trauma karena setiap melihat saya orang gila itu terus mengejar. Bahkan suatu kali saya pernah tak bisa mencari jalan dan terpaksa merayap melewati pagar kawat hingga salah satu paha kaki saya terluka dan membekas hingga kini. Katanya sih, dia sakit itu suka sekali dengan saya, ha ha ha..
T : Pernah Jatuh Cinta tapi bertepuk sebelah tangan?
J : Pernah, ceritanya saya terlibat disebuah sinetron dan sangat suka sekali dengan seorang pemain. Pokoknya saat perhatian saya penuh sekali dengannya. Ketika dia ulang tahun, saya diundangnya dan sayapun hadir. Sakit juga saya dikenalkan dengan cowoknya. Mungkin begitu cara halusnya menolak saya! ha..ha..ha..
T : Pernah juga ditaksir cewek tapi kamu sendiri tak suka padanya?
J : Pengalaman itu saya alami ketika masih di SMU. Waktu itu sedang ada ospek terhadap murid baru dan nggak disangka salah satu dari mereka, ada yang jatuh cinta. Hal ini terlihat dari cara dan sikapnya dengan saya. Nah ketika dia mulai mengutarakan niatnya, saya katakan pada dia kalau saya hanya ingin jadi kakaknya saja daripada jadi pacarnya.
T : Film Nasional pertama yang kamu tonton di Bioskop?
J : G 30 S PKI adalah film nasional pertama yang saya tonton. Saya ingat betul nontonnya di bioskop Manggarai Teater di Pasar Rumput Raya. hari itu juga merupakan pengalaman pertama saya nonotn di bioskop.
****************







.png)







.png)



