Showing posts with label artis. Show all posts
Showing posts with label artis. Show all posts

Thursday, February 5, 2026

DICKY WAHYUDI

 


DICKY WAHYUDI. Masih ingat dengan aktor yang satu ini? Kemunculan Dicky Wahyudi di layar kaca sangat ditunggu penggemarnya. Artis yagn berawal dari model iklan ini terangkat ketika membintangi sinetron bertema Ramadhan "Doaku Harapanku". Bagaimana tidak, saat itu hanya Doaku Harapanku sinetron bertema Ramadhan. Tak ayal lagi, namanya dikancah persinetronan Indonesia mulai di kenal, sekaligus di perhitungkan. "Saya nggak nyangka Doaku Harapanku nggak hanya disukai kaum ibu dan remaja putri, tapi juga bapak-bapak dan lelaki dewasa, " papar artis kelahiran Jakarta, 23 Septeber 1969. 

Dicky juga kembali hadir dengan tema sinetron religi bertajuk Maha Pengasih. Alhasil kepopuleran pun kian menggelayuti dirinya. Hal itu terus memacu dirinya untuk meningkatkan kemampuan aktingnya. Peran apapun siap di lakoninya. Karakter apa sih yang kamu inginkan? "Semua karakter saya suka. Peran yang membuaat saya tertantang adalah saat main dalam sinetron Abad 21. Disitu saya memerankan seorang lelaki yang mencintai wanita pujaannya. Tapi karena nggak disukai, kita di pisahkan. keadaan itu pula yang mengakibatkan tokoh itu melakukan perbuatan jahat. Boleh dibilang sedikit antagonislah. Model peran seperti itu yagn saya sukai, " tegas bintang sinetron ini. 

Diam-dia lelaki berzodiak Libra ini juga pernah menyanyi. Tak tanggung-tanggung, albumnya yang merupakan gabungan dengan Amartya 8 sudah muncul di pasaran. Usut punya usut album itu sendiri ternyata bermasalah. Pasalnya menurut penuturan Dicky, dia sendiri tak mengetahui albumnya telah muncul. Dan dia mengetahui dari rekannya. Tiba-tiba seorang teman memberitahu padanya bahwa albunya ada di toko kaset dan teman itu sudah mendengarnya. Lagu-lagu VCD karaoke itu tersisip di album Amartya 8. "Teman saya bilang kumpulan lagu VCD Karaoke itu, yang ada suara saya di side B, sementara side Anya lagu-lagu Amartya 8.


~selengkapnya dapat di baca di MF No. 405/371/XVII, 21 Des 2001 - 4 Jan 2002


Monday, October 27, 2025

ANNA TAIRAS, DARI BIBIR KE KODRAT

 


ANNA TAIRAS, Setelah hanyut dalam peran-peran tak berarti dan menjurus mengubur namanya, lantaran keberaniannya beradegan di beberapa film yang tak berkesan, Anna Tairas kemudian bermain di film Kodrat karya sutradara Slamet Rahardjo.  

Penampilan Anna yang agak lumayan pernah dibuktikan tatkala Mardali Syarief memberinya kesempatan pada perempuan yang berasal dari Kawanua dalam film Bibir Bibir Bergincu sebagai seorang ibu yang melacurkan diri demi anaknya, Chintami Atmanegara. Di Bibir Bibir Bergincu memang Anna kelewat berani. Ia muncul tanpa selembar busana tatkala ia harus beradegan menghadapi lelaki hidung belang pertama kali demi anaknya. Ia harus menangis ketika di sentuh oleh lelaki tersebut. Sayang adegan bagus dan trenyuh serta menyentuh setiap hati wanita ini, kurang diimbangi dengan permainan prima Anna sendiri. Meski secara keseluruhan tampilan Anna di Bibir Bibir Bergincu tidak jelek.

Tahun 1983-1984 nama Anna Tairas pernah dijejer dalam deretan artis-artis berani yang berkiprah dalam beberapa film produksi tahun tahun itu. Selain nama Anna Tairas juga ada Chintami Atmanegarga, Meriam Bellina, Yenny Farida, Suzanna, Eva Arnaz, Enny Beatrice, Nena Rosier dan MIeke Wijaya. 

Film pertama Anna adalah Bali Connection dimana Anna mendampingi Maruli Sintompul dan Deddy Sutomo, dan tak kunjung beredar. Setelah itu ia bermain dalam film Musim Bercinta, Arjuna Mencari Cinta, Antara Dia dan Aku dan lain nya sebelum bermain dalam film Kodrat arahan Slamet Rahardjo. 

jauh sebelum itu, orang tentu tak akan mendengar namanya, melihat tubuhnya saja tidak kalau tidak ada paksaan . Pada tahun 1975 teman-teman Anna di SMA diam diam mendaftarakan nama Anna pada lomba pemilihan Ratu Kawanua. Dan jadilah ANna muncul di lomba tersebut. Hasilnya Anna Tairas terpilih sebagai Ratu Kawanua 1975 mengalahkan puluhan finalis lain. 

Setahun kemudian tatkala Anna pindah ke Jakarta, ia mengikuti Ratu Jakarta yang terkenal dengan pemilihan Abang dan None Jakarta. Apakah menang? "Ah saya cuma kebagian miss fotogenic saja" katanya. Dan anehnya hampir disetiap pemilihan macam begini namanya selalu terpilih sebagai fotogenic. "Barangkali nasib saya ini di fotogenic saja," celetuknya. 

Namun bekal itu kiranya cukup baginya untuk menapak dunia lain. Sampai akhirnya perempuan kelahiran 1 Mei 1957 ini lebur di dunia film. "Film sudah menjadi bagian dari hidup saya," ujarnya. Anna Tairas paling sering diarahkan oleh Dasri Yacob sutradara dari Inem Film. 

~film 019-Tahun ke II~