Showing posts with label aktris. Show all posts
Showing posts with label aktris. Show all posts

Wednesday, April 1, 2026

RICCA RAHIM LEBIH NIKMAT NGURUS SUAMI

 


RICCA RAHIM LEBIH NIKMAT NGURUS SUAMI, (Kabar lawas). Bukan frustasi kalau Ricca Rahim mengaku tak lagi merasa suka main film. Bukan tak ada tawaran, tapi karena ia memang lagi tidak suka saja. Ricca Rahim kelahiran Bandung, 17 April 1956. 

"Film bagi saya bukan segala-galanya kok," kilah istri raja dangdut Rhoma Irama ini. Dan karena bukan segala-galanya inilah mengapa Ricca tenang-tenang saja meskipun tak lagi muncul di layar putih. "Saya bahagia dengan keadaan saya sekarang kok. Sekarang ini saya merasa lebih nikmat ngurus suami, rumah tangga dan anak-anak, " kata artis yang terjun ke film tahun 1977 lewat film "Jakarta Jakarta" garapan Ami Priyono, sekaligus sebagai film terbaik FFI 1978.

Main film terakhir dalam "Sunan Gunung Jati" garapan Bay Isbahi sebagai Nyi Mas Gandasari, sampai kini Ricca memagn sudah terbilang lama tidak muncul di film. "Bukan saya tidak mau. Tawaran ada kok, pak haji juga tidak melarang saya main film terus. Tapi sekarang ini saya belum siap. Saya lagi mood ngurusin rumah tangga, " ujarnya. 

Begitupun, Ricca punya alasan lain mengapa ia lebih suka ngurus rumah tangga ketimbang main film, "Saya enggak mau sembarangan lagi menerima peran. Saya tidak mau main film asal main saja. Kalau saya main film lagi, perannya harus benar-benar menantang. Harus serius dan tidak gampangan. Soalnya kalau saya main lagi, saya punya target khusus, katanya lagi..

Tak takut kehilanggan penggemar? Tak takut menjadi tidak terkenal? "Tidak. Saya tidak takut, saya sudah siap kok untuk tidak terkenal, untuk kehilangan penggemar, " jawabnya. "Kalau saya sudah merasa bahagia dengan keadaan saya sekarang ini, keadaan saya yang begitni, kenapa saya mesti takut. Tujuan hidup saya hanyalah untuk membahagiaan diri saya," katanya lagi. 

Biar begitu toh Ricca tak bisa sepenuhnya melepasan dari dunia yang pernah membawanya dikenal banyak orang tersebut. Sebagai isteri, ia toh masih setia mendampingi sang suami, Rhoma Irama kemanapun bila suting film. "Saya memang enggak bisa melupakan film, tapi untuk main film lagi, saya memang harus berpikir panjang. Betapapun saya ingin melakukan sesuatu dengan konsentrasi yang penuh. Kalau saya main film lagi sekarang ini, siapa yang bisa menjamin rumah tangga saya enggak terabaikan?" kilahnya. 

Alasan tak ingin membagi konsentrasi itu, menurutnya merupakan alasan utama yang membuatnya menghindar dari dunia film. "Tapi kalau beberapa tahun mendatang ada tawaran yang cukup menantang dalam rti peran yang diberikan pada saya itu peran yang serius bisa jadi saya akan main film lagi, " katanya. "Bagaimanapun saya harus memilih satu saja dalam hidup ini kalau mau berhasil, " tambahnya. "Soalnya apa sih yang ingin saya capai dalam hidup ini kecuali kebahagiaan?" katanya lagi. ~MF 069/37/Tahun-V/18 Feb - 3 Maret 1989

Wednesday, March 18, 2026

LISA PATSY, TENTANG CIUMAN BIBIR


 LISA PATSY, TENTANG CIUMAN BIBIR (Berita Lawas). Tantangan bintang Indo tampaknya lebih banyak. Mereka umumnya menjadi sasaran dagang bagi produser dan sutradara. Ini dirasakan sekali oleh Lisa Patsy, cewek yagn di besarkan di negeri Paman Sam sana. Ia mengungkapkan ogah bradegan berbuka ria dan ciuman bibir. Waktu itu bertepatan dengan shooting film "Godain Kita Dong" bersama Warkop DKI. Rupanya sikapnya ini goyah juga, dan tak mampu berkutik pada sutradara Arizal. Dalang komersil ii menyuruhnya mengenakan pakaian seksi dan merangsang dalam film "Membakar Lingkaran Api". Bahkan ada satu adegan pemer kosaan dimana sebagian tubuhnya tersingkap bebas. "Biarin deh, asal tidak berkesan jorok. Kang nggak semua adegan buka-buka menimbulkan kejorokan. Lagian disitu kan saya di per kosa masa sih mesti tertutup rapat kayak mayat, " tandas Lisa yang mulai lancar bahasa Indonesia. 

Sebetulnya, kata Lisa soal pakaian seksi atau adegan buka-bukaan baginya secara pribadi tidak keberatan. Yag menjadi persoalan menjaga nama baiknya di sekolah dan lingkungan di mana ia tinggal. "Bohong kalau saya bilang nggak pernah main "begituan" contohnya ciuman atau main raba. Saya kan udah punya pacar, jadi logis saja bercinta di barengi usap-usap," akunya polos. Tapi yang satu ini Lisa pesan jangan ditiru cewek ingusan yang lain. Ia sendiri memang baru menginjak usia 15. Soal sudah matang dalam bercinta, mungkin lingkungan negara tempat membesarkannya menghendaki begitu. 

Cewek bernama asli Priscilia Lisa Maria ini masih sangat polos, hal ini disadarinya betul. Cuma yang paling sulit baginya untuk melawan perasaan dan kemauan orang lain. Nah, sekarang lIsa teguh tidak main buka-bukaan yang vulgar, tapi ia sendiri nggak tahu untuk esok. "Saya berani bilang begitu, karena hidup ini lewat proses. Sikap oran gbisa berubah dengan sendirinya seusai tuntutan perasaan tadi. Pokoknya untuk film saya nggak bisa obral janji dulu baik yang menyangkut batasan peran atau segalanya, nanti takut dibilang munafik, " begitu prinsip Lisa. ~MF 110/78 Tahun VI, 15-28 sept 1990

Saturday, November 1, 2025

AKTRIS MARIA TAMBUNAN

 


SEKILAS MARIA TAMBUNAN. Ada yang masih ingat muka yang satu ini? namanya memang tidaklah tenar tapi pernah menjadi bagian dari perfilman Indonesia meski dengan peran kecil. Ya dialah Maria Tambunan. Perempuan yang lincah dengan karakter khas masa remaja kala itu, enerjik, dan ceplas ceplos. Film yang pernah di ikuti antaranya Tak Ingin Sendiri, Langganan, Pembalasan Rambu, Perawan di Sarang Sindikat, Sentuhan Rumput Bergoyang, Menumpas Teroris dan lain-lain. 

Awal ketertarikan masuk dunia film karena kesukaanya pada seni akting. "Dari kecil cita-cita saya ingin jadi penyanyi atau bintang film," ujarnya. 

Sebelum ke film, perempuan yang mengaku punya bakat alam ini , pernah menjadi pengajar pada Taman Kanak Kanak, terjun ke tarik suara dan juga beberapa kali naik cat walk dalam peragaan busana. Sebagai peragawati ia tergabung dengan Blue Safir Group. 

Lahir di Medan, 3 Juli 1967, Maria anak ke sepuluh dari dua belas bersaudara. Tekad Maria adalah ingin main film bukan sekedar iseng, tetapi benar-benar serius. Maka setiap kesempatan ia pergunakan sebaik-baiknya. 


~film 019 Tahun ke II