Showing posts with label Reuni. Show all posts
Showing posts with label Reuni. Show all posts

Sunday, October 1, 2023

TEMU KANGEN ALUMNI AKUNTANSI SMEA (SMK) BANYUMAS ANGKATAN 96 TAHUN 2023


 Temu kangen alias reunian tahun 2023 untuk Gabungan Alumni Akutansi 96 SMEA Negeri Banyumas bertempat di kediaman orang tua saya rahimahullah tepatnya di Desa Plana. Sebelumnya terakhir tahun 2019 ada di kediaman orang tua Sriyani di desa Sokawera Kec. Patikraja. Untuk melihat reuni 2019 KLIK DI SINI

Menjadi tuan rumah untuk pertemuan kali ini sebenarnya sempat tertunda hingga 3x karena sedianya akan diadakan pada lebaran tahun 2020 namun pada tahun tersebut terjadi pageblug internasional adanya wabah Corona yang melanda negeri dan luar negeri sehingga saat itu aktivitas di batasi. Hingga tahun 2021 dan 2022 pun siatuasi masih belum kembali normal sepenuhnya. Dan baru tahun 2023 terlaksana kembali pertemuan yang sudah lama tidak terlaksana khususnya di suasana lebaran. Meskipun di luar waktu tersebut masih ada yang menyempatkan untuk ngumpul bersama, namun skalanya tidak menyeluruh. Temu kangen ini menjadi agenda tahunan tidak tertulis yang insya allah akan diadakan minimal setahun sekali tiap suasana idul fitri. di luar itu tetap diadakan dengan skala kecil.

Menjadi tuan rumah di tahun 2023 merupakan kehormatan tersendiri karena bagi saya yang memiliki rumah jauh dari jangkauan transportasi dan sinyal hpnya pun masih kembang kempis tentu saja menjadi kehormatan yang luar biasa karena mereka mau datang untuk berukuwah antar sesama teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Hal ini tentu saja menjadi istimewa meskipun awalnya terdapat keraguan karena sarana transportasi untuk menuju desa plana memang agak sulit dan bagi sebagian mereka, nama Plana yang terletak di pelosok pastinya ada yang merasa asing dan mungkin baru mendengar nama ini. 

Desa Plana terletak di perbatasan Kabupaten Banjarnegara di sebelah timur dan kabupaten Purbalingga di sebelah utara. Di sebelah timur di batasi dengan sungai dari pegunungan yang mengalir hingga bertemu dengan sungai serayu. Sedangkan di sebelah utara terbentang sungai Serayu sebagai perbatasan dengan kabupaten Purbalingga. bisa di bayangkan kalau Desa Plana itu memang salah satu pelosok , paling ujung dengan di batasi oleh 2 Desa lainnya yaitu Desa Piasa Kulon dan Desa Somakaton. Untuk memasuki Desa harus melalui salah satu desa tersebut. Sehingga boleh dibilang ini desa terpencil yang hingga sekitar tahun 2000an lebih sedikit listrik baru menjangkau hingga pelosok desa Plana. menyedihkan ya hehe. Beruntungnya kini jalan menuju desa sudah beraspal dan listrik sudah masuk hingga pelosok desa secara merata. Malah boleh dibilang Desanya kian berbenah dan sebagian kita dapati kalau bahasa daerah (Jawa) kini juga sudah mulai menghilang pelan khususnya bagi generasi baru karena beberapa kali berkomunikasi mereka lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa Jawa. Menyedihkan bukan? tapi ternyata ini nggak hanya berlaku di desa tersebut sih tapi wilayah lainpun demikian. 

Kembali ke Temu Kangen Galak 2023 ya, bagi saya cukup excited sih atas kedatangan teman-teman kali ini dan akhirnya pecah telor juga nih ada 4 orang yang selama ini saya ketahui belum bisa nimbrung namun Tahun 2023 ikut hadir. Alhamdulillah. Siapakah mereka?

Yuli Iriyanti, Sulastri, Watimah dan Kuswanto. Suatu kehormatan akhirnya mereka bisa hadir tahun 2023, dan Insyaallah Ukuwah ini akan terus terjalin hingga nanti menua bersama walaupun sekarang sudah tua juga sih. 



Mari kita absen teman-teman yang hadir tahun 2023, Ada Surati, Nanik dan si Kembar, Sri Sabarti, Yuli Iri, Sulastri dan putrinya, Ika dan Keluarga, Eni dan putrinya, Uut dan putrinya, Nislam dan putranya, Suryo, Kuswanto, Watimah. 


Reuni itu menanggalkan semua apa yang kita punya karena sejatinya ketika kita reuni adalah tempat untuk mengenang masa-masa sekolah dulu, dan reuni bukanlah ajang menonjolkan pekerjaan, jabatan maupun kekayaan yang sedang disandang saat ini karena itu akan merusak suasana , bisa jadi ada yang minder dan sebagainya. Bekaca dari beberapa pengalaman dan literatur reuni di media sosial tentu saja hal ini harus terus terjaga , pembicaraanpun gak jauh dari apa yang pernah di alami semasa lalu. Kita hidup bukan untuk masa lalu tapi kita boleh mengenang masa lalu. ya gak..

Dan semoga jalinan ukuwah antar sesama  teman-teman tetap terjaga dan ambil manfaat baiknya. 

Dan informasi untuk Reuni Tahun 2024 bertempat di kediaman Surati di Jetis. untuk info harinya kita tunggu berikutnya. 























Thursday, June 20, 2019

LEBARAN, SILAHTURAHMI DAN TEMU KANGEN ALUMNI AKUTANSI SMEA (SMK) NEGERI 1 BANYUMAS ANGKATAN 96

Alumni Akutansi 96
Nostalgia SMA kita
Indah lucu banyak cerita
Masa-masa remaja ceria
Masa paling indah
Nostalgia SMA kita
Takkan hilang begitu saja
Walau kini kita berdua
Menyusuri cinta..................
Sepenggal bait lagu Nostalgia SMA dari Paramitha Rusady ini memang mengingatkan kita pada keindahan masa-masa sekolah di SMA. Ah SMA ? gw bukan SMA tapi SMEA hehe....... apapun itu setingkat lah dengan SMA, STM juga setingkat dengan SMA.  Memang masa-masa indah itu masa SMA sih kalau mau kita review. Masa TK, masih ingusan, kemudian menginjak SD ingusnya awal awal sih masih ada tapi bisa lah gede dikit gak ingusan lagi. Masa SMP kayaknya masa mulai puber nih yang cowok suaranya udah berubah, mulai mimpi basah, nah kalau yang cewek mulai haid. Masa SMA hmm yang ini masa pacar-pacaranan gak ya..... ah gak semua dong apalagi anak rohis ya gak hehe. Tapi masa SMA masa yang cukup indah itu memang betul Kalau masa Kuliah beda lagi, ini masa dewasa kita, bebas menentukan pilihan tapi tetap indahnya ya di SMA itu. 
Bagaimana dengan masa setelah SMA? masing-masing mabur, mulai mikirin masa depan, kalau yang cewek mikirin nikah nih kayaknya, kalau yang cowok udah mikirin cari uang. Bagi yang meneruskan kuliah itu beda soal, tapi disinilah mulai menentukan siapa kita atau mau jadi apa kita. Selepas SMA bukan masa yang indah karena disitulah letak masa depan di mulai. Masa minta uang ke orang tuapun tidak semudah dulu, sudah berpikir untuk kebutuhan. sehingga masa inilah masa-masa dimana mulai kehilangan teman, karena bagi yang kuliah maka akan menemukan teman-teman baru di kampus, bagi yang nikah mulai dong ngurusin suami/istrinya dan bagi yang kerja mulai juga nih bagaimana untuk tetap eksis. 
Nah kali ini saya mau sharing nih selepas sekolah mau ngapain. Saat lulus sekolah hal pertama yang aku pikirin adalah nyari uang, pergi ke Jakarta (metropolitan gaess...........) dan pulang membawa uang yang banyak, itu pikiran yang terlintas saat itu. Ya akhirnya kesampaian juga tuh ke Jakarta, kerja kerja kerja boro boro mikirin kuliah, kagak banget haha yang penting cari duit. Ini Jakarta Bung!! apalagi bagi orang kampung biasanya akan menganggap sukses orang-orang yang dari Jakarta. Ah masa iya......... iya banget kali,,,,

Nasib berkata lain, akhirnya kerja.....mulai tuh nyambi kursus Bahasa Inggris di LIA lembaga bahasa asing yang hits banget deh.. teman temannya campur rata-rata anak SMA dan kuliah. hiii minder juga sih..... gw kan gak kuliah haha secara penampilan juga kampung banget. Medok haha.... nah dari sini mulai deh mikir, kuliah. singkat cerita Kuliah dong sambil kerja. Bisa? bisa banget dengan perjuangan yang luar biasa, karena kuliahnya kan reguler bukan kuliah yang kelas pekerja. Kuliahnya mengikuti jadwal yang sudah di tentukan, kalau pas apes dapet jadwal yang bentrok dengan jam kerja, alhasil banyak banget bolosnya buat kuliah, hadeh pernah tuh gara-gara macet akhirnya telat gak dapet kelas . Digeber waktunya untuk kuliah, masa ini masa yang menyebalkan hampir gak punya waktu untuk bermain. tiap hari cuma kerja dan kuliah. Ada sedihnya ada sukanya, sedihnya ya waktunya terenggut untuk cari ilmu dan kerja, hampir gak pernah punya waktu main, lebih sedih lagi saat puasa tiba hampir seluruh waktu full buka puasa di jalan, berasa gak diakui sih hehe.... Singkat cerita lulus lah...... predikat Sarjana. Alhamdulillah...

******
Banyak Suguhan
Nah ceritanya selese dulu ya, kita Cut ke inti masalah yang ingin diangkat nih,  mulai deh dengan media sosial. Hm Facebook ya dari sinilah mulai lagi nih menemukan teman-teman sekolah. Mulai ada Ikatan ikatan alumnian di FB awal-awal ramai namun akhirnya melempem. Beberapa kali kopi darat lintas generasi, namun karena masing-masing sibuk dan tidak ada yang bertanggungjawab ya akhirnya bubar juga tuh teman sekolah di SMEA negeri banyumas. Sempat kenal kakak kakak kelas yang hadir saat reuni di sekolah juga adik-adik kelas tapi gak ada yang tahan lama sih kenal spik spik dikit ya udah, inilah lintas generasi. Namun ya karena pengurus groupnya juga gak aktif akhirnya ya cuma menguap.

Namun dari FB inilah kita mulai menjalin lagi komunikasi. AKhirnya mulai tuh tukar nomor hp dan akhirnya singkat cerita terbentuklah Grup WA Alumni Galak 96 inisiasi pertama dari sdr Roni Taufan Bayu Sungkowo.... intinya makasih lah sudah terbentuk grup WA walau kadang jarang baca isi grup. 

Awal-awal mulai pernah sih kopdar di SMK Banyumas waktu itu di hadiri oleh Saya, Wasito, Sri Sabarti, Roni, Khusnul, Utami, Widianto, Suryono, Nanik, dan sapa lagi ya kayaknya ini doang. Tahun berikutnya 2017 ternyata di adain kali ini di rumah, yang menjadi tuan Rumah adalah Ika Yuli, Untuk pertama kali kopdar di adain di rumah Ika dalam rangka silahturahmi lebaran. Disinilah cikal bakal dari silahturahmi ini. Terbentuk mini pengurus minimal bagian keuangannya ada. Waktu itu sih saya malah gak bisa hadir di rumah ika.

Kemudian Lebaran tahun 2018 sebagai tuan rumah Sri Sabarti, nah kali ni yng datang lumayan banyak juga nih, kalau mau diabsen seingatku ada Saya, Roni, Sudiyono, Surati, Khusnul, Wahyuningsih, Nanik, Eni, Nislam, Ika Yuli, Iwan,  Wasikhah, Sriyani, Irna, Purwito dan juga ada Sri Utami yang datang terlambat.kalau ada yang gak kesebut, sebutin ya.... Ini pertama kali aku datang ke acara Galak 96 , cukup excited dengan ketemu mereka sih, dengan anak-anak mereka dan tentu saja dengan suasana kekeluargaan yang terjaga , tidak ada senior junior, tidak ada tua muda semua sama rasanya, ya inilah sesuatu yang di harapkan.

Selanjutnya Lebaran 2019 Sebagai tuan rumah adalah Sriyani, yang hadir juga lumayan banyak, selain saya ada Wasito, Surati, khusnul, Sudiyono, Nanik, Paryatiningsih, Irna, Wasikhah, Suryono, Ika, Pariyah, Roni, dan lain-lain saja ya biar cepet.  Disini ada pecel dari Surati yang enake poool, tambah lagi ada Onde Onde spesial dari Semarang yang di buat Pariyah hmm makin nyamleng belum lagi suguhan tuan rumah yang enak-enak dan tentu saja Baso dari Wasito yang makin mantap. Disini bukan makanannya yang di cari tapi rasa kebersamaannya itulah, ada saja cerita-cerita mengenang masa lalu yang terjadi, belum lagi ada yang membawa foto jadul, haduh aku aja sampai lupa ada pose yang aneh hehe.....

Intinya sih dari semuanya semoga silahturahmi tetap terjaga, mini reuni lebaran ini memang perlu di lestarikan karena semua sudah menyebar dan harapannya sih semoga tahun mendatang akan lebih banyak lagi yang datang dan dapat terus bertambah agar silahturahmi ini tetap terjaga. Tiap tahun pasti selalu ada cerita meski mungkin saja cerita yang sama dari tahun sebelumnya tapi nostalgia itu tak akan terlupa. Jangan pernah minder kita siapa, atau kamu siapa, kerja dimana atau gak kerja, semua sama karena harapan utama di reuni Galak 96 bagi saya pribadi sih bukan menunjukkan jati diri kita ini siapa, tapi tunjukkanlah bahwa kita pernah bersama, kita satu sekolah. Tua boleh tapi jiwanya tetep lah jiwa anak sekolah saat ketemu ya gak.......So buat yang belum gabung jangan lupa gabung. rugi lho kalau gak gabung, bagi wanita yang memang sudah bersuami ada baiknya ijin lah barang sekali dua kali untuk datang sekedar bertemu, bernostalgia karena apa? karena tidak ada yang sia sia di pertemuan ini.

Dengan adanya Alumni Galak 96 ini semoga makin memupuk rasa persaudaraan dan ayo yang gak tau informasinya barangkal sedang googling dan menemukan tulisan ini segera gabung ya , semoga kita bisa membuka lagi kisah lama yang hampir lupa...........
Irna

Wasikhah

Paling Banyak ngabisin makanan, coba tebak siapa ini

Say helo dari Pariyah

Onde2 vs Anggur merah

Onde Onde