Showing posts with label Pendekar Cabe Rawit. Show all posts
Showing posts with label Pendekar Cabe Rawit. Show all posts

Thursday, May 28, 2026

UCI BING SLAMET, BUNGA DESA CABE RAWIT

 


UCI BING SLAMET, BUNGA DESA CABE RAWIT (berita lawas). Dari tujuh keturunan seniman besar serba bisa Bing Slamet, hanya tiga yang bungsu yang melejit sebagai artis, baik dalam film maupun musik. Yang pertama adalah anak ke lima. Waktu dilahirkan di Jakarta, pada tanggal 16 April 1961 diberi nama Ratna Lucyana. 

Sejak kecil sudah terbiasa dengan panggilan kesayangan Uci. Ya sudah terbawa terus sampai besar. Dengan tubuh yang mungil dan wajah sendu innocent, Uci mulai merintis karier sebagai penyanyi. 

Tapi, tentu saja kemudian terseret main film juga. Waktu pertama tampil dalam "Dr. Karmila" , Produser Manu Sukmajaya memujinya sebagai pemirip Jenny Rachman. Pernah pula berpasangan dengan Rano Karno dalam " Tom & Jerry". Sesudah itu absen cukup lama karena 'kecelakaan'.

Baru kemudian, Uci mulai berkiprah kembali. Secara beruntun ia tampil dalam "Kamus Cinta Sang Primadona", "Pengakuan", "Semua Sayang Kamu" dan terakhir "Pendekar Cabe Rawit".

"Untuk suting film ini, saya harus ke Yogya, maklum lokasinya full disana," cerita Uci tentang film yang baru rampung suting itu. "Saya berperan seabgai Sri, bunga desa yang ingin berkarya. Kalau ceritanya zaman sekarang sih tidak heran, tapi ini terjadi kira-kira dalam abad ke XVIII di pedalaman Jawa lho!".

"Pendekar Cabe Rawit" merupakan karya penyutradaraan perdana bagi Abdul Kadir. Tokoh pendekarnya diperankan oleh Syaiful Nazar. Dan tentu saja tokoh Sri yang menjadi kekasih si pendekar. 

Saat break suting, Uci menyempatkan diri berbelanja ke pasar Bringharjo. Pulang-pulang membawa sekeranjang sayur mayur, terus masak sayur asem. Ramai-ramai dinikmati oleh seluruh pemain dan kru. "Ternyata Uci pintar masak sayur asem lezat!" puji produser Hendrick Gozali. ~Sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990


Tuesday, May 26, 2026

PENDEKAR CABE RAWIT, MERAMPUNGKAN SUTING DI YOGYA

 


PENDEKAR CABE RAWIT, MERAMPUNGKAN SUTING DI YOGYA (Suting film). Tanpa Banyak publikasi, hampir secara diam-diam saja, Hendrick Gozali telah merampungkan produkse ke 52 PT. Garuda Film yang berjudul "Pendekar Cabe Rawit".

"Film ini merupakan sebuah film silat dengan setting kisah di Jawa Tengah pada masa lalu, " jelas produser. "Itu sebabnya kami memilih lokasi d Yogya dan sekitarnya saja. "

Biasanya Garuda memproduksi film-film bertema drama rumah tangga seperti misalnya "Tirai malam Pengantin", "Dewi Cinta" dan "Api Cemburu" baru setelah "Pernikahan Berdarah"nya Torro Margens mulai merambah ke tema silat juga. 

Sutradaranya kali ini di pilih Abdoel Kadir yang baru untuk pertama kalinya mencoba menjadi sutradara penuh. "Saya lihat dia cukup berbakat dan sudah waktunya diorbitkan, setelah beberapa kali menjabat sebagai astrada dalam film-film terdahulu, " puji Hendrick. 

Dari barisan pemain utama dipasang, Uci Bing Slamet, Syaiful Nazar, Johan Saimima, WD Mochtar, Sutopo HS, dan pendatang baru Monica Oemardi. 

Uci tentu sudah tidak asing lagi bagi penggemar film Indonesia. Begitu pula halnya dengan Jhan yang belakangan sering kebagian peran antagonis seperti misalnya dalam "Genta Pertarungan" sebagai karateka licik yang mencurangi Advent Bangun. 

Begitupula halnya dengan W.D Mochtar yang sudah tidak asing lagi dan Sutopo HS yang terkenal lewat peran seabgai Pak Atmo dalam drama Seri "Losmen" di TVRI.

Tapi nama Syaiful Nazar terdengarnya masih asing. Padahal ia sudah beberapa kali ikutan mendukung film silat. Antaranya sebagai pendekar bloon dalam "Mandala Dari Sungai Ular" yang menjadi sahabat Barry Prima, juga dalam Rio Sang Juara ia berperan sebagai seorang patner Willy Dozan. 

Syaiful Nazar menguasai pencak Silat, juga pernah menjadi juara senam nasional, bahkan se Asean. Itu sebabnya mampu menghidupkan tokoh pendekar Cabe Rawit yang rada-rada kocak, " jelas sutradaranya. 

Ada adegan pertarungan seru antara Syaiful kontra Johan, gara-gara Johan yang berwatak playboy ingin memperkosa si bunga desa Uci. Dengan jurus pencak silatnya, Syaefil berhasil mengimbangi Johan yang merupakan seorang Karateka. 

Tak Sampai sebulan seluruh suting dirampungkan, semuanya kembali ke Jakarta. Proses selanjutnya mulai dari pengisian suara, editing, mixing, tata musik dan sebagainya di kerjakan di Inter Studio. ~Sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990


Friday, January 16, 2026

PENDEKAR CABE RAWIT

 


PENDEKAR CABE RAWIT, PEMUDA DESA - KEJAHATAN KOTA. SYAIFUL NAZAR yang pernah menjadi juara silat dan senam ini, biasanya cuma kebagian peran pembantu, baru sekarang lewat produksi PT. Garuda Film yang juga merupakan karya penyutradaraan pertama bagi Abdoel Kadir, ia diserahi peran utama . Postur tubuhnya yan gagak pendek kendati gempal, membuat ia cocok dengan julukan "kecil Kecil Cabe Rawit".

"Ide Cerita diilhami dari film perdana Bruce Lee - "The Big Boss", namun tentu saja telah di gubah sedemikian rupa hingga membumi disini, " aku produser Hendrick Gozali. Persamaannya cuma tinggal si tokoh utama sama-sama datang dari desa, untuk bekerja di kota, tapi kemudian ternyata juragannya adalah gembong penjahat. Kalau Bruce Lee bekerja di pabrik es, maka Syaiful 'ngenger' di pabrik batik. 

Lawan main Syaiful adalah Uci Bing Slamet, Johan Saimima, WD Mochtar, Sutopo HS dan pendatang gres Monica Oemardi. 

Film diawali dengan adegan upacara Tiban, untuk memohon turunnya hujan. Pemuda-pemuda bertarung adu sabte rotan. Agung dengan kelincahannya berhasil menang. Tapi saingannya, Lompong menjadi sirik dan menyatroni pondok Nenek Agung. 

Nenek mendesak Agung agar 'ngenger' pada pamanna di kota, tapi jangan sekali-kali menunjukkan kemampuan silatnya. Paman Marko yang kaya raya dengan pabrik batiknya bersedia menampung Agung. Tapi putranya Jarot, memperlakukannya dengan sewenang-wenang. Sedangkan Pak Aman yang menjadi mandor, juga tak bersikap ramah. Padahal Pak Aman sebenarnya ingin melindungi Agung dari Ancaman pamannya. 

Agung mengintai Jarot yang menculik gadis sedesanya, Sri. Diam-diam ia menolong gadis manis ini dari tempatnya di sekap. Rahasia kalau Agung menguasai ilmu silat tak bisa di tutupi lagi, Berbarengan Pak Aman juga buka rahasia, dulu ayah Agung di bunuh Paman Marko yang ingin mengangkangi harta dan pabrik batiknya. Rahasia ini harus dibayar Pak Aman dengan jiwa. 

Terdesak oleh keadaan, terpaksa Agung pun menumpas Jarot, Paman Marko yang licik menyandera Sri di puncak candi. 

Pendekar Cabe Rawit mendapat  penilaian cukup baik oleh anggota Komite Seleksi FFI 1990 hingga masuk dalam daftar 18 film Pilihan 1990.


MF 119/87 Th VII, 19 Jan - 1 Feb 1991