NIKE ASTRINA, DARI NYANYI KE FILM. Tidak Kecil, bukan anak-anak lagi. Sudah belia, cantik, jangkung, semampai, rambut panjang, terurai dan sederhana. Demikian sosok artis penyanyi dari Bandung yang lagi meniti karir dalam dunia film. Penampilannya, sepintas memang seperti pendiam. Padahal jika sudah akrab, ia keluarkan aslinya sebagai periang, supel dan ramah. Itulah Nike Ratnadilla alias NIKE ASTRINA. Putri bungsu dari tiga saudara keluarga R.E Kusnadi, karyawan Pusdiklan PJKA Bandung.
Nike Ratnadilla lahir di Bandung, pada 27-12-1975. Pelajar SMP Negeri 30 Bandung, tinggi 160 ini berat tidak tahu (soalnya Nike takut ditimbang badan). Warna kulit yang kuning langsat tada bule, punya latar cerita, konon tatkala "Nike" masih dalam kandungan sang ibu, sang ayah sempat mengIslamkan bule dari Australia. Ada-ada saja, Nike, nike!.
Ada lagi sebuah cerita ihwal Nike, syahdan, tatkala suting film "Kasmaran" yang berlangsung di Bandung, sutradara Slamet Rahardjo Djarot sempat pusing setengah keliling. Apa pasalnya? Slamet beserta balanya kesulitan mencari pemeran adik Ida Iasha dalam film yang digarapnya.
Kesulitan Slamet Rahardjo segera pupus ketika penulis MF menyodorkan foto Nike Ratnadilla dan bertutur ihwal apa dan siapa gadis belia yang rada bule itu. Setelah ditatap dan ditilik, ternyata sosok Nike pas untuk peran yang dimaksud. Maka, Nike pun di koling dan besoknya langsung suting.
Dalam film "Kasmaran" itu, biarin porsi Nike cuma sebagai pemeran pembantu, tetapi aktingnya tidak mengecewakan, Bahkan Slamet Rahardjo sempat berkomentar, "Gadis yang cantik ini miliki bakat untuk jadi bintang film, lain kali jika memang ada casting untuknya, saya bakal orbitkan Nike, " katanya.
Tatkala berlangsung acara final "Lomba Calon Bintang 1988" yang diselenggarakan PARFI cabang Jawa Barat bekerjasama dengan Majalah Film, di hotel Homann Bandung, Nike sempat bertlalala melantunkan dua lagu.
~MF
