Showing posts with label Nyanyian Cinta. Show all posts
Showing posts with label Nyanyian Cinta. Show all posts

Monday, February 2, 2026

SUTING NYANYIAN CINTA DIIRINGI HUJAN

 


SUTING NYANYIAN CINTA DIIRINGI HUJAN (Kisah Lawas), Nyanyian Cinta yang kemudian berubah judul menjadi Cinta Anak Muda. Pagi itu, suasana di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail Kuningan Jakarta mendung. Kru Film yang baru tiba pukul 08.00 bergegas menurunkan peralatan. Suasana bertambah mendung tapi mereka tetap semangat. Lokasi yang mulanya sepi mendadak jadi tontonan , apalagi melihat Nike Ardilla , mereka tidak sabar ingin sekali mendekati. 

Film yang suting hari itu berjudul Nyanyian Cinta, sutradara Hadi Purnomo dengan para pendukung selain Nike Ardilla yang ikut suting hari itu, diantaranya Hudy Prayoga, Pendatang Baru Za Rina (Zarima), Jans Stanver dan para figuran. 

Pengambilan gambar yang berlangsung didalam lingkungan Pusat Perfilman, ternyata tidak lama, hanya 45 menit. Saa itu adegan di jalanan antara Nike dengan Hudy. Namun sempat diulangi 3 kali karena Nike kurang konsentrasi. 

Sekitar pukul 11.00 kru film tiba-tiba kelabakan, ada yang mengamankan kamera dan menutupi seperangkat peralatan film yang sebagian masih ada di mobil. Cuaca hujan gerimis, tapi sutradara tetap pada pendirian, suting berjalan terus. "Wah,bisa-bisa kalangkabut, " teriak salah seorang kru yang saat itu menjaga peralatan. 

Ketika suting dilanjutkan di jalan raya dekat pom bensin, hujan bukan berhenti, namun agak deras. Atas seruan sutradara suting tetap berjalan. Kameraman yang membidikkan kamera diatas mobil jadi puning, kewalahan, ia bukan hanya membidik, tapi berusaha mengamankan  kamera dari tetesan air hujan. Pengambilan gambar saat itu adegan olehraga sepeda dan lari. 

Pukul 13.00 pengambilan gambar dilanjutkan di lokasi gedung Regent Kuningan. Karena melihat hujan semakin deras, maka suting terpaksa untuk sementara di hentikan. Madu Mathany selaku produserdalam film ini mengatakan "Film ini menghabiskan biaya sekitar Rp. 150 juta. Dalam hal ii honor tertinggi Hadi Purnomo, Sutradara film dibayar Rp. 12.5 juta, sedang peran utama dibintangi Nike Ardilla dibayar Rp. 7 juta. 

~sumber MF 119/87 Tahun VII, 19 Jan - 1 Feb 1991