Showing posts with label Pemburu berdarah dingin. Show all posts
Showing posts with label Pemburu berdarah dingin. Show all posts

Monday, January 12, 2026

CHRIST MITCHUM

 


CHRIST  MITCHUM boleh jadi bintang asing yang paling laris di Indonesia di era 80an memegang peran utama. Setelah Christ muncul di "Pertempuran Segitiga", "Menentang Maut" "Dendam Membara dan "Pemburu Berdarah Dingin".

"Ini usaha hidup saya sebagai bintang film. Jadi soal main film dimana saja jadi, " ujar Christ. PT. Rapi Film mengontrak Christ yang kurang di kenal di Holywood sendiri ini dibawah harga standar seorang bintang cukup punya nama di Asia. Toh ia masih berada di puncak di banding honor tertinggi pemain Indonesia. 

"Itu wajar saja. karena saya tahu film yang saya bintangi akan di edarkan keluar negeri semacam Spanyol, Mexico selain Amerika dan beberapa negara Eropa," ujar Christ yang tak pernah nonton film Indonesia. 

Christ yang telah membintangi sekitar 30 film (1988) ini tak melakukan adegan berbahaya. Untuk itu sudah disediakan stuntman asal Indonesia. Gatot yang jungkir balik, jatuh bangun memakai baju miri Christ Mitchum. "Mereka, para stuntman ini dimana saja sama, saling gila-gilaan demi hidup," komentarnya. "Saya sendiri waktu umur 17 tahun pernah melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman dalam "Summer Time Killer,". Saya terbang dan masuk air. Sekarang saya takut ambil resiko", kata Christ, anak dari bintang besar Robert Mitchum. 

Usai suting terakhir film Dendam Membara, terdengar tepuk tangan ketika bintang nekat pengganti Christ, Gatot selamat dari nubruk supermarket. Dan tiba-tiba terdengar teriakan dari megaphone "Saudara-saudara silahkan kumpul. Kita makan sate dan bir," ujar Christ Mitchum yang mentraktir semua kru setelah usai suting .

Dan Christ tidak langsung pulang ke Amerika, "Saya akan mampir dulu ke Pulau Seribu menikmata hawa negeri indah ini, " ucapnya. 


~MF 056/24 tahun IV, 20 Agustus - 2 September 1988

SUTING FILM PEMBURU BERDARAH DINGIN


 SUTING "PEMBURU BERDARAH DINGIN". Sekitar jam sebelas, tepatnya Senin 11 Juli 1988, masyarakat yang khususnya pada waktu itu berada diseputar Jakarta Pusat jadi pada bingung. Beapa tidak?. Siang itu, dua pesawat helikopter dengan jarak terbang rendah, tengah saling berkejaran di udara. pesawat jenis Bolgo itu saling menukik, berkelok diantara gedung-gedung pencakar langit, bolak balik diatas jalan Thamrin dari arah utara ke selatan dan sebaliknya. 

Memang siang itu sedang berlangsung suting untuk pengambilan salah satu adegan untuk film "Pemburu Berdarah Dingin". Sebanyak lima kamera telah dipersiapkan PT. Rapi Film untuk pengambilan adegan pada scene 31,32 dan 38 dalam film ini. Setiap kamera masihng-masing ditempatkan berbeda. Seperti Paul telah siap diatap gedung Hotel Indonesia, Kamto disekitar Masjid Istiqlal sedang Bambang di percayakan untuk mengambil di Jembatan Semanggi. Sementara itu, Suranal dan Asmawi masing-masing berada di dalam kedua pesawat heli yang di terbangkan dari Halim Perdana Kusumah, bersama sutradara Arizal dan pemain utama Christ Michum. 

Suting film kali ini memang bisa dikatakan lain dari kebiasaan suting pada umumnya. Diaas atap tertinggi gedung Hotel Indonesia hanya nampak 7 kru yang terdiri dari kameraman, clepper boy dan still foto. Suasana cukup hening, panas udara diatas gedung berbaur dengan hembuan angin. Semilir dan cukup hening. Tak terdengar kata-kata sutradara yang mengatur peran, seperti suara"..kamera..s iap, action.. atau cut!. Yang nampak hanya produser Gope Samtani yang mukanya mengernyit lantara sengatan matahari sambil memantau kerja kru perusahaannya. 

"Ya, sebelumnya kira-kira jam 8.00 sutradara di kantor telah memberikan pengarahan pada setiap kameraman untuk mengambil adegan kejar-kejaran heli itu, " tutur Gope yang juga turut mengatur kerja kameraman di hotel Indonesia. 

"eh...! Tiarap.... tiarap.." kata Paul, sedikit membentak orang-orang yagn dirasa menghalangi tembakan kameranya. Maklum disitu tak ada sutradara yang biasa mengatur suasana. Jadi kameramen ini sendiri yang mengatur posisi, sambil sebelah matanya tetap brada di teropong bidik kamera untuk mengambil gambar. 

Film yang telah selesai sutingnya ini memang dibintangi aktor yang membintangi film "Dendam Membara" yang juga diproduksi PT. Rapi Film, yaitu Chris Michum, Ida Iasa juga Augus Melasz. Ditambah kini dengan Roy Marten dan Paul Hay, termasuk Sutradara Arizal dan skenario Dedi Armand. 

Lokasi Suting adalah dilakukan di Jakarta, Puncak dan Bandung. Untuk film "Pemburu Berdarah Dingin" ini, PT. Rapi Film telah membeli 12 buah mobil yang dihancurkan termasuk sebuat truk tangki. MANTAP!!


~MF 056/24 tahun IV, 20 Agustus - 2 September 1988