Showing posts with label viona rosalina. Show all posts
Showing posts with label viona rosalina. Show all posts

Thursday, May 21, 2026

FERRY OCTORA DAN VIONA ROSALINA , SISA LASKAR BINTANG ANAK

 


FERRY OCTORA DAN VIONA ROSALINA , SISA LASKAR BINTANG ANAK (berita lawas). Barangkali dua bocah inilah yang paling sering nampak dalam perfilman Indonesia di akhir 80an. Yang laki-laki bernama Ferry Octora Fahmi dan yang cewek Viona Rosalina. Kedua bintang cilik ini, naga-naganya masih mampu bertahan untuk nongol di layar lebar, setelah keduanya menunjukkan bakat ampuhny lewat film mereka. Ferry dalam Tragedi Bintaro dan Viona dalam Si Badung. 

Mereka kemudian bertemu dalam satu film komedi tragedi arahan sutradara Putu Wijaya. Dalam film Cas Cis Cus, kedua bocah ini unjuk gigi. Ferry Octora yang kini sudah duduk di bangku kelas III SMP terus saja sibuk dengan kegiatannya di teater Adinda. Sedangkan Viona Rosalina yang kini naik kelas VI SD, malah akrab dengan beberapa orang film. 

Kedua bocah ini seakan jalan berdampingan, menyelesaikan dari satu film ke film yang lain. Misalnya saja, selesai membintangi Cas Cis Cus, lalu sama-sama masuk film Jaka Swara memerankan tokoh Rhoma Irama dan Camelia Malik kecil. 

"Yah saya hanya ikutan main saja. Semua yang ngurus mama, " jelas Ferry Octora pemeran tokoh Junet dalam film Tragedi Bintaro. 

Ia sangat senang bisa main dalam film itu yang dianggapnya cukup mengesankan. Lalu bagaimana kesan kamu dalam film Cas Cis Cus? "Wah, kalau aku punya nenek kayak gitu, ngeri.. hii....."jerit Ferry Octora meringis. 

Lain Ferry Octora, lain pula Viona yang masih nampak sifat kanak-kanaknya.  Begitu ditanya namanya, sontak penuh spontanitas ia balik menanyakan. " Om, dari majalah apa sih?" Kemudian dia lebih banyak berdiam diri. 

Mampukah kedua bocah ini mengikuti irama perfilman yang semakin lama semakin 'maju'? Masih adakah tempat bagi anak-anak seperti kedua bocah ini dalam perfilman nasional kita?

Dan masih saja ada ratusan pertanyaan yang belum terungkap tentang eksistensi bintang anak-anak selagi film untuk anak-anak dan dari anak-anak belum mempu menggugah nurani penontonnya.  ~Sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990


Saturday, December 13, 2025

BINTANG CILIK DALAM FILM TRAGEDI BINTARO DAN SI BADUNG.


BINTANG CILIK DALAM FILM TRAGEDI BINTARO DAN SI BADUNG, PUTRA DARI TORRO MARGENS IKUT BERMAIN

Sutradara Tragedi Bintaro, Buce Malawau dalam kaitannya dengan FFI 1989 menyimpulkan Komite seleksi salah sebut. Tidak ada pemeran bernama Nastiti dalam film saya itu. Kemungkinan besar yang dimaksud adalah tokoh yang bernama Astuti. Sudah dicantumkan dalam surat rekomendasinya , Astuti dipeankan oleh Chika Fransisca.

Dalam film Tragedi bintaro dengan sutradara pendeta Buce Malawau, bintang cilik yang ikut bermain terutama dalam satu keluarga junet yang terdiri dari lima orang anak. Si Sulung Mulyadi diperankan oleh Andi Otniel, Nomor dua adalah Juned, satu satunya dari lima bersaudara yang hidup kendati cacad dengan tragedi itu, diperankan oleh Ferry Octora, Nomor tiga , Aswadi diperankan oleh Tampan Maratiga anak dari Torro Margens. Baru yang ke 4 Astuti diperankan oleh Chika Fransisca dan terakhir si Bungsu di perankan oleh Yoga Pratama. 

Pemain Anak-anak ini di pilih khusus oleh Buce. Kebanyakan berlatar belakang dunia teater. Ferry Octora dan Ferry Iskandar (pemeran teman juned, penjual koran) keduanya berasal dari Teater Adinda Bocah. 

Ferry Iskandar yang berperan sebagai Hamid si penjaja koran, sudah beberapa kali bermain film. Antaranya diarahkan Arifin C Noer sebagai seorang anak Marissa Haque dalam film "Matahari Matahari". Berperan sebagai anak asuhnya Tuti Indra Malaon dalam film "Perisai Kasih Yang Terkoyak". Juga sudah pernah di sutradarai Buce Malawau yakni sebagai anak Yati Surachman dalam film Luka di atas Luka. 

Sama seperti anak-anak pemeran "Tragedi Bintaro" yang baru duduk dikelas VI kebawah, demikian juga dengan para pemain "Si Badung" yang disutradarai Imam Tantowi. Dua bocah badung, Koko dan Dori diperankan oleh Nelson Sodak dan Rully Johan yang baru kelas VI. Sedangkan "Kelompok Lima" diperankan oleh lima anak yang juga sebenarnya bagu kelas V mereka adalah Viona Rosalina, Rini Retno Mukti Remo Herfandi, Raymond Robot dan Ibnu Sandi Adam. 

Ikut mendukung Sheren Regina Dau (pernah bermain sebagai Anak Marissa Haque dalam film "Pesona Natalia" ) serta Toma Gagah Putra (Anak sulung Torro Margens) Boleh juga di ketahui kalau Rini adalah puteri dari Elly "Mantili" Ermawatie. Sedangkan Viona Rosalina ternyata puteri Editor Mulyo Handoyo. 

~sumber : MF 88/56/Tahun VI, 11-24 November 1989