ADAM JORDAN NYARIS PUTUS ASA, (berita lawas). Saya selalu berusaha untuk hidup dengan wajar dan benar-benar tidak ngoyo. Itulah sebabnya saya tidak begitu merasakan sulitnya untuk menjadi artis, apalagi semua yang saya raih hanyalah suatu usaha yang sangat kebetulan.
Kebetulan saya diajak teman sekampus main sinetron, kebetulan juga saya didaftarkan mengikuti pemilihan Abnon '94 dan kebetulan saya punya pikiran diterima syukur alhamdulillah tapi kalau gagal tak jadi masalah.
Namun Tuhan rupanya menghendaki saya terjun ke bidang ini diberinya saya kesempatan. Apapun resikonya saya harus berusaha semaksimal mungkin. Pernah saya nyaris putus asa menjalani serangkaian suting untuk iklan sebuah bank, dari kampus saya langsung start ke daerah Glodok tiba disana jam 7 malam dan selesai jam tujuh pagi, bayangkan hari itu saya ada ujian di kampus sementara malam harinya saya harus kembali lagi ke lokasi. Mana yang harus saya pilih, karir atau studi?
Saya pilih keduanya, bukan karena saya berambisi menjadi terkenal, bukan tapi lebih disebabkan karena pada dasarnya saya suka kesibukan. Sibuk dalam porsi yang wajar. Jadi saya percaya kalau kita hidup wajar, cari makan sewajarnya, bergaul sewajarnya, tiak akan menimbulkan gosip murahan. Tapi andaikata kena gosip juga, tenang saja, Selama berada di jalan yang benar, kita tidak akan merasa gosip itu suatu masalah. ~~MF No. 243/209/XII/7-20 Oktober 1995
