Showing posts with label Misteri dari Gunung Meapi. Show all posts
Showing posts with label Misteri dari Gunung Meapi. Show all posts

Friday, May 1, 2026

SAMSUL GONDHO , PEMERAN BASIR DALAM MISTERI GUNUNG MERAPI


 SAMSUL GONDHO , PEMERAN BASIR DALAM MISTERI GUNUNG MERAPI, (Berita Lawas), Dalam sinetron Misteri Gunung Merapi, Samsul Gondho berperan sebagai Basir, tokoh yang selalu menemani Sembara . Perannya sebagai tokoh Basir itu, kerap mengundang perasaan gemas para pemirsa khususnya yang setia megikuti sinetron Misteri Gunung Merapi ini. Peran mereka dalam sinetron itu terlihat kompak. Namun, menurutnya, dulu, Samsul Gondho pernah merasa was-was ketika tahu lawan mainnya adalah Marcellino. 

"Sebelumnya saya memang sudah tau siapa Marcellino, dia itu seorang model dan pemain sinetron. Tapi saya kenal di abaru di sinetron Misteri Gunung Merapi ini. Jujur saja awalnya saya cukp merasa was-was juga begitu tahu kalau teman main saya dalam sinetron ini adalah Marcel," cerita Samsul Gondho. 

"Waktu itu saya berpikir, kira-kira enak nggak ya, Marcel diajak kerjasamanya," kata Samsul yang mengenyam pendidikan seni peran di IKJ ini. 

"Saya kuatir, kalau tidak ada kekompakan diantara kami, wah,... bisa berabe, " tutur pemuda kelahiran Jepara, November 1973 ini. 

Untuk menangkal semua itu, Samsul yang pernah membintangi iklan Komix dan Wendy's ini, berusaha mendekati dan mencoba akrab dengan calon mitranya itu. "Ternyata, Marcel itu seorang yang lumayan asik buat diajak ngobrol. Bukan cuma itu, ternyata ia juga punya rasa sosial cukup tinggi, " aku pria bertubuh besar yang gemar berolahraga bulutangkis ini. 

Menurut Samsul Gondho pula, bak kata pepatah, " Tak kenal maka tak sayang. "Sebelum kita mengenal seseorang, biasanya belum ada rasa sayang dalam diri kita terhadap orang tersebut. Tapi kalau kita sudah kenal dan tau siapa dia, otomatis kita akan memliki rasa sayang terhadapnya, Tentunya sayang sebatas teman lho, " ujar pemuda yang bercita-cita berbisnis di binag meubel ini. ~Majalah Kartini

Saturday, August 23, 2025

YOSEPH HUNGAN, LARI KE FILM KARENA DUNIA OLAHRAGA TAK MENJAMIN


 Tampil meyakinkan sebagai jagoan PON, Yoseph Hungan hadir sebagai sosok baru pendamping Advent Bangun untuk film-film laga Indonesia. Berperawakan kekar dengan garis-garis wajah yang keras, anak pertama dari delapan saudara kelahiran Ambon ini mengaku terjun ke film hanya kebetulan. "Saya tak pernah berpikir, apa lagi bercita-cita untuk main film", katanya. 

Namun perjalanan nasib rupa-rupanya menghendaki laik. Persahabatannya dengan Willy Dozan memperkenalkan pada dunia tersebut. "Itu pada tahun 1987. Waktu itu Willy sedang mencari pemain untuk lawannya dalam film "Pernikahan berdarah", Ketika itu ia main-main ke Semarang, dia temui saya dan mengajak saya ikut dalam film itu. Mulanya saya enggak mau. Tapi lama-lama tertarik juga untuk mencoba," tutur mantan pegawai DOLOG Semarang ini. 

Dari film itulah Yoseph mulai merasa ia juga bisa main film. "Apalagi wkatu itu baik sutradara maupun kru memuji-muji permainan saya. Timbul keyakinan dalam diri saya bahwa sayapun bisa main film kok," tuturnya. 

Keyakinan itulah yang menurutnya membuat ia kemudian banyak diminta untuk ikut dalam berbagai film yang sudah di produksi, Lahir 15 Juli 1959 DAN II (tahun 1989) Internasional Tae Kwon Do ini memang kemudian hadir sebagai antagonis baru dalam film-film laga Indonesia. "Tapi sebenarnya saya ingin tampil tak cuma dalam film laga lho, soalnya terus menerus main dalam film laga membuat orang beranggapan saya duplikatnya Advent. Soalnya adalah , aliran kami berbeda, Advent kan lebih punya nama ketimbang saya. Tapi ya tongkrongan kami memang agak mirip," tuturnya. 

Setelah bermain film, akhirnya Yoseph Hungan berhenti bekerja di Dolog. Dari film ia mengaku bisa menabung sedikit-sedikit. 

Kalau dari Olahraga? "Dunia olahraga kita nampaknya belum menjamin masa depan atlit. Saya contohnya." jawabnya. Lantas, itu pula ang membuat kamu menolak ikut Sea Games lalu? "Satu diantaranya ya. Soalnya saya harus masuk Pelatnas pada saat bersamaan dengan suting film "Misteri Dari Gunung Merapi", Jadinya saya harus memilih. Dan saya pilih film karena difilm saya cari makan", katanya. 

Dan Yoseph membuktikan hal itu. Sekalipun tak ikut Pelatnas untuk PON XII secara rutin karena harus bolak balik suting, Yoseph toh berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Tengah. "Tapi jangan salah, sambil suting, saya tetap saja jaga kondisi, Paling tidak lari-lari di sekitar lokasi," ujar Taw Kwondoin yang melengkai gelar-gelar juaranya sembilan kali berturut-turut.~


~Sumber : MF ~