Tuesday, February 25, 2020

Barry Prima : Tarzan Raja Rimba

Tarzan Raja Rimba

JUDUL FILM        :TARZAN RAJA RIMBA
SUTRADARA       : ACKYL ANWARY
PRODUKSI           : PT KANTA INDAH  FILM
PRODUSER          : HANDI MULJONO
TAHUN PROD    : 1989
JENIS                     : FILM ACTION
PEMAIN               :  BARRY PRIMA, YOSEPH HUNGAN, YURIKE PRASTICA, ZIELA JALIL, JOHARI ZAIN

SINOPSIS :
Adegan dibuka dengan perjalanan seorang karyawan perusahaan penebangan kayu, Kamal dengan anak pemiliknya Karina (Ziela Jalil) ke hutan. Ia melaporkan tentang kecurangan yang terjad di perusahaan pada Karina. Tentang kecurangan yang dilakukan oleh Burhan (Johari Zain) dan Istrinya Gina (Yurike Prastica) diperusahaan. Burhan dan Gina merencanakan untuk selalu mengabarkan kalau perusahaan dalam keadaan rugi pada Karina. Di saat itu ia melihat anak buahnya yang baru pulang dengan berjingkat-jingkat membuat Gina curiga. 

Sementara itu di hutan , Tobar (Yoseph Hungan) memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penebangan dengan mengambil lahan yang bukan haknya. Merasa terusik keadaanya, Shambo alias Tarzan terusik dan menyerang para pekerja. Mereka pun terlibat perkelahian. Namun sayang, Tarzan berhasil di usir dengan senapan. 

******
Di perusahaan, Burhan dan Gina merencanakan untuk tidak lagi mengirim uang ke pada Karina di Jakarta dengan alasan menderita kerugian, namun disaat bersamaan pembicaraan Burhan dan Gina mengenai kerugian perusahaan yang direncanakannya di dengar oleh Karina. Karina marah pada pamannya, Burhan dan bermaksud mengambil alih perusahaan. Kedatangan Karina yang bersamaan dengan kedatangan Kamal membuat Gina dan Burhan curiga. Malam harinya, Kamal terbunuh atas suruhan Burhan. Namun ketika Karina berniat mengusut kematian Kamal, Burhan datang ke kamar Karina dan mengakui perbuatannya. Burhan juga menodongkan pistol pada Karina untuk menandatangani surat pelepasan hak kepemilikan perusahaannya pada Burhan. 

Disaat yang bersamaan datanglah Tobar ke kamar Karina yang ingin menolong Karina yang dalam keadaan ditodong oleh Burhan yang juga merupakan kakak angkat Tobar. Namun Tobar pun tidak bisa berbuat apa-apa. Sementara itu Karina berhasil menggunakan taktik dan berhasil melarikan diri dari terkaman pistol Burhan. Karina melarikan diri ke hutan. Sementara itu Burhan menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Karina. Namun belum lagi bisa menangkap Karina, anak buah Burhan akhirnya terbunuh oleh Tarzan, ketika Tarzan sedang menolong untuk menyelamatkan Karina. 

Akhirnya Karina dan Tarzan bersahabat dan menyusun kekuatan untuk merebut kembali perusahaanya. Sedangkan Tobar dibuat kecewa ketika sedang mencari Karina ke hutan, dan mendapati Karina sedang bersama dengan Tarzan, ia pun cemburu. 

Konflik di perusahaan penebangan kayu makin menjadi. Tobar dan Gina terlibat perselingkuhan yang akhirnya di ketahui oleh Burhan. Burhan marah besar, namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena Gina justru lebih memilih Tobar. Sedangkan anak buah Burhan berhasil menangkap Karina di hutan. Ia membawa karina ke perusahaan, namun Tarzan selalu mengikutinya. Akhirnya Tobar dan Gina pun mati terbunuh, sedangkan Burhan sendiri tidak terbunuh.
Tarzan pun kembali ke hutan.
*****
Film Tarzan Raja Rimba menyisakan suatu pertanyaan, tentang bagaimana nasib Burhan sebenarnya, apakah ia meminta maaf pada karina atau tidak, Hanya endingnya yang kurang smooth..

Thursday, February 13, 2020

SANDIWARA RADIO SAUR SEPUH YANG MELEGENDA HINGGA DIANGKAT KE LAYAR LEBAR

Penampakan Saur sepuh yang pernah rilis dalam bentuk VCD




Penampakan laserdisc Saur Sepuh 5 dan Sesepuh Majapahit

Wah kalau mau ngomongin Serial Sandiwara Radio Saur Sepuh ini memang selalu seru , betapa tidak sandiwara radio yang cukup mengguncang jagat Indonesia di era 80an ini memang sukses membawa pendengarnya untuk berimajinasi sesuai dengan alam pikiran mereka, tak ada yang bisa memaksa seberapa besar angan-angan tentang tokoh dalam saur Sepuh. 

Saur sepuh sebuah sandiwara radio dengan latar belakang Kerajaan Majapahit dan kemudian Kerajaan Madangkara dengan Rajanya Brama Kumbara. Serial ini mampu menghipnotis jutaan pendengarnya di seluruh pelosok nusantara. Hampir di tiap-tiap jam tertentu masyarakat dengan seksama mendengarkan serial ini. Maklum waktu itu radio adalah satu-satunya media hiburan rakyat yang masih langka dan tidak semua rumah memilikinya. Sehingga untuk mendengarkannyapun dapat di lakukan secara beramai-ramai kerumah tetangga yang memiliki radio. Sepanjang jalan cerita mereka akan terdiam dan dengan seksama mendengarkan cerita yang ada di dalamnya. 
 
VHS FILM SAUR SEPUH
 
Sang Peramu - Niki Kosasih

 SANDIWARA RADIO
Serial sandiwara Saur Sepuh merupakan karya  Niki Kosasih dengan menggandeng. PT. Kalbe Farma sebagai produsen obat-obatan ternama menjadi mitra utama dari serial ini. Dengan durasi 30 menit dipotong iklan obat-obatan serial ini mampu menghipnotis para pendengarnya untuk sekedar berhenti beraktivitas. Dalam satu kota biasanya stasiun stasiun radio yang menyiarkan akan berbagi waktu untuk menyiarkan sandiwara ini. Misalnya di RRI Jam 14.30 nanti di stasiun radio lain jam 15.30  atau ada yang jam 16.00 berbagi waktu agar tidak bentrok dengan stasiun radio lain. Masih ingat dengan tokoh-tokoh yang ada di Sandiwara Radio tersebut? Yuk mari kita mengingat tokoh sentral Saur sepuh :
Ferry Fadly dan elly Ermawati
  • Brama Kumbara (Raja Madangkara) : Pewaris kerajaan Madangkara, seorang kesatria dalam arti sebenarnya Satria Madangkara. Jujur, welas Asih, tampan, Karismatik, gagah dan berani dengan tunggangannya seekor burung Rajawali. Brahma juga memiliki kesaktian yang luar biasa di antara ke sekian ilmunya yang paling terkenal adalah Ilmu Ajian Serat Jiwa dengan sub bagian jurus ampuh  lainnya yaitu ajian Tapak sakti, Ajian Gelang-gelang dan Ajian Bayu Bajra.
  • Dewi Harnum: Adalah seorang yang telah memikat hati Brama Kumbara tipekal wanita lincah, centil dan supel tetapi ia mencintai suaminya. Dia juga selalu menjadi pendamping dalam setiap perjalanan Brahma. Dia pulalah yanag menjadi saksi pertarungan maha dasyat antara Brahma dan musuh bebuyutannya Gandika dengan Ajian Serat Jiwa Tingkat 10.
  • Pramitha : Seorang janda beranak dua yaitu Raden Bentar dan Garnis. Sosok Wanita yang ke Ibuan ia menaruh hati kepada Brama Kumbara. Paramita juga berteman baik denga Harnum, yang atas kondisi Pramita yang Janda maka ia meminta Pramita juga di jadikan istri Brama ketika Brahma meminang dirinya sebagai syarat.
  • Raden Bentar : Putra Bungsu dari Pramita, pewaris semua sifat luhur ayah tirinya Brahma kumbara. Seorang pembasmi kejahatan dengan menegakkan keadilan dan seorang yang berjiwa petualangan. Bahkan ia telah mengembara ke Tibet untuk mencari Bikshu Kampala.
  • Garnis : Putri Sulung Pramita seorang gadis cantik serta jujur adanya persis separti ibunya.
  • Dewi Mantili : Adik Brama Kumbara, Satu Ibu lain ayah. Bersifat agak urakan dan sangat keras kepala, namun ia wanita yang periang, welas asih, suka petualangan juga memiliki ilmu kanuragan yang cukup tinggi dengan senjata ampuhnya pedang perak dan pedang setan. Karena sifatnya yang keras ia berpisah karena sering bertengkar dengan cinta sejatinya Raden Samba, akhirnya Mantili menikah dengan Patih Gotawa. Pernah Nyaris tewas di Tangan Lasmini, maka untuk membalasnya Brahma mengajarkan Ajian Srigunting
  • Kakek Astagina : Kakek sekaligus Maha Guru dari Brama Kumbara, pemilik kitab asli ajian Serat Jiwa
  • Bikhsu Kampala : Seorang Bikshu yang berasal dari Tibet merupakan Guru dari Bentar. Ia pernah bertarung melawan Brama. Pernah ia mengarungi lautan hanya untuk dapat menjajal ke saktian Brama, namun pertarungan akhir mereka menjadi sebuah awal persahabatan.
  • Lasmini :  Sosok Antagonis sahabat baik dari kemurkaan. Ia berasal dari Padepokan Gunung Lawu. Berambisi untuk meluluh-lantakkan Madangkara termasuk Brama Kumbara  walaupun diam-diam ia mencintai Brama namun bertepuk sebelah tangan. Lasmini sering di kalahkan oleh Mantili, akan tetapi pada Mantili pernah nyaris tewas di tangan Lasmini dengan bantuan dari CiptaDewa sebagai tandingannya maka Brama mengajarkan Mantili Ajian Srigunting kepada Mantili.
  • Aki Kolot : Mengangkat Lasmini sebagai muridnya setelah Lasmini kalah bertarung melawan Mantili.
  • Raden Samba : Mantan Tunangan dari Mantili, hubungan cinta antara mereka tidak berhasil karena sifat keras dari keduanya. Samba menikah dengan wanita lain namun tidak harmonis yang di kemudian hari putranya mencari Mantili ke Madangkara untuk menuntut balas, karena Mantili di anggap sebagai penyebab ketidak harmonisan itu.
  • Patih Gotawa : Patih Gotawa sekaligus Wakil Brama Kumbara dalam pemerintahan Madangkara sekaligus suami dari Mantili, seorang kesartia Madangkara.
  • Bongkeng : Abdi dari Mantili yang selalu membantunya saat kesulitan, sebelumnya Bongkeng adalah seorang perampok yang di kalahkan oleh Mantili, atas belas kasihan Mantili akhirnya ia menjadi Abdi yang baik bagi Mantili.
  • Paksi Jaladara : Putra “semata wayang” dari pasangan Gotawa-Mantili. Mewarisi sifat jagoan Ibunya.
  • Kijara : Pendekar yang gigih memerangi Madangkara, tapi seteleh di kalahkan oleh Brama mereka bersahabat. Merupakan murid Panembahan Pasopati.
  • Lugina : Adik seperguruan dari Kijara, ke-duanya bahu-membahu melawan Brama. Ke-duanya pula tewas di tangan Bikshu Kampala yang pada waktu itu menyebrangi lautan untuk menjajal kesaktian dari Brama..
  • Panembahan Pasopati : Seorang pertapa Guru dari Kijara dan Lugina yang mengajarkan ilmu ajian Waingin Sungsang. Ilmu ini pernah mengalahkan Brama sebelum ia membalasnya dengan ajian Serat Jiwa.
  • Dewi Anjani : Putri tunggal dari Lasmini, tokoh ini sendiri sebenarnya tidak begitu jahat namun sifat kebencian dan angkara murka dari ibunya selalu di tanamkan di gadis ini. Keadanan yang membingungkan sebenarnya dalam diri Anjani di satu sisi ia menaruh simpati kepada Bentar tapi di sisi yang lain pengaruh ibunya amat besar kepada Anjani.
  • Raden Wanapati : merupakan Putra Mahkota Madangkara yang kelak akan mewarisi tahta Madangkara dengan di bantu saudara saudaranya.


Poster Sinetron Brama Kumbara di ANTV

FILM SAUR SEPUH 3 yang kereen





Beberapa kasetnya
Pada jamannya serial sandiwara radio ini sangat dikenal. Siapa sih yang tidak kenal Brama Kumbara, Mantili ato juga lasmini. Kehadiran sandiwara radio yang hanya bisa didengarkan tanpa dilihat menyebabkan daya khayal yang luar biasa bagi pendengarnya. Brama kumbara menurut penilaian penulis sendiri terbayang sebagai sosok yang arif bijaksana, tinggi besar dengan kumis yang tipis namun berotot, mempunyai jiwa penolong. Kemudian Mantili, wanita tangguh yang tegas dan membela kebenaran memiliki pedang perak yang berkelebat menyilaukan mata lawan dan pedang setan yang mampu mengeluarkan asap beracun. Sementara Lasmini sosok perempuan berbaju merah seperti yang ada di gambar umbul kala itu yang mempunyai bibir seksi, tubuh montok , ganjen dan centil dengan hobinya merayu laki-laki. Nah tiga tokoh ini yang memiliki gambaran luas di hati pendengar..

Boleh jujur daya khayal yang tinggi setelah mendengarkan sandiwara radio serta dengan meniru suara-suara atau gerakan dalam sandiwara radio mejadi hal lazim yang di lakukan oleh anak-anak kala itu. 

Pasti dong gaya dengan suara “ciaaaaaaaaaaatnya,….atau juga suara “hya……hya….. hya” (sambil lari memperagakan naik kuda…. Atau juga dengan pedang-pedangan memperagakan Mantili berperang dengan Lasmini, pedangnya bisa menggunakan pelepah daun pisang hehe. Ada juga “terimalah….. ajian serat jiwaaaaaaaa” ……
Peragaan kata-kata seperti ini sudah biasa dilakukan oleh anak-anak seusia SD, ya emang inilah yang terjadi , ternyata bahagia itu sederhana bukan? . Kalau untuk saat ini banyak sekali yang ingin mengenangnya, nah disitu biasanya pada mau download sandiwara radio saur sepuh, hehe aduh kalau saya pernah beli sandiwara radio sekitar 1 jutaan lebih hehe itu file bentuk mp3 lho bukan kasetnya. mahal yaa...

Saur sepuh bisa dibilang sebagai serial sandiwara tersukses setelah munculnya serial-serial lain seperti Tutur Tinular, Misteri Gunung Merapi, Api Dibukit Menoreh, Badai Laut Selatan, Putri Cadar Biru, Srigala Mataram,  dan masih banyak lagi.
Era kejayaan Sandiwara radio mampu melambungkan para bintang-bintang dari Sanggar Prativi seperti Ferry Fadli pemeran Brama Kumbara, yang setelah liat aslinya sangat jauh dari bayangan kalau itu adalah Brama kumbara yang kekar. Sempet kecewa sih karena tokoh yang dikhayalkan tidak sesuai dengan apa yang ada.

Elly Ermawati pemeran Mantili, kemudian juga ada Ivonne Rose, Petrus Urspon, Iwan Dahlan, Maria Oentoe, Anna Sambayon, dan masih banyak lagi. Jaman dulu gambar-gambar mereka dapat di peroleh dari makanan anak-anak seperti Jipang (ada yang tahu jipang?) ya makanan terbuat dari beras yang di kembangin dan di manisin dan ada selember gambar pemeran Saur sepuh yang di jual di warung-warung. Sehingga kita pun tahu mereka, ada juga sampul buku. Sampai saat ini serial sandiwara radio saur sepuh masih banyak dicari oleh penggemarnya. 

JUMPA FANS BINTANG SANDIWARA RADIO

Rasanya aneh ya kalau kita membayangkan jaman sekarang ada orang di kenal hanya lewat suaranya di radio, kemudian ramai-ramai membuat jumpa fans. Tapi tidak pada jaman sandiwara radio saur sepuh disiarkan oleh radio. Jumpa fans para tokoh saur sepuh banyak di lakukan dimana-mana dan pengunjungnyapun sangat membludak. Siapa sih yang tidak penasaran dengan Ferry Fadly sang Brama Kumbara yang di gambarkan memiliki jiwa arif dan bijaksana juga si pedang setan Mantili yang di perankan oleh Elly Ermawati.

Ajang jumpa fans menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena pendengar hanya mengenal mereka melalui sandiwara radio saja.

Elly Ermawati

Suasana Jumpa Fans


FILM
Setelah sukses merajai cerita di Radio, Saur sepuh pun akhirnya merambah ke dunia layar lebar. Saur sepuh pun Sukses hingga di filmkan sebanyak 5 Film .
1.      Saur Sepuh 1 – Satria Madangkara
2.      Saur Sepuh 2 – Pesanggrahan Keramat
3.      Saur Sepuh 3 – Kembang Gunung Lawu
4.      Saur Sepuh 4 – Titisan Darah Biru
5.      Saur Sepuh 5 – Istana Atap Langit

Kemudian dari film tersebut, muncul Film Sesepuh Majapahit yang merupakan rangkuman dari Saur Sepuh 1,2 dan 3. Saur Sepuh 1sampai 4 di sutradarai Imam Tantowi sedangkan saur Sepuh 5 berganti sutradara Torro Margens. Dari kelima film tersebut manakah yang di sukai? Hehe

Kalau saya pribadi sih suka semua tapi yang tersuka saur sepuh 3 dan 5. Jujur secara pribadi saya lebih suka filmnya karena memang saat sandiwara radio tayang di radio-radio tanah air, saya masih kecil dan tidak bisa tiap hari mendengarkan karena harus ke rumah tetangga yang punya radio dulu untuk ikut mendengarkan, itupun biasanya sama kakak. tapi meski di radio, yang dengerin banyak dengan imajinasi masing-masing karena era 80an radio merupakan salah satu barang mewah. buktinya pemilik radio di kenakan pajak daerah lho hehe. Selain Film Serial Sandiwara Radio ini juga sempat di sinetronkan di Antv dan TPI .

Berbeda dari Sandiwara Radio, Tokoh Brama dalam film di perankan oleh Fendy Pradana, Mantili oleh Elly Ermawati dan Lasmini oleh Murtisaridewi.
Bagaimana dengan Sinetron? Sinetron ANTV tokoh Bramanya di perankan Oleh Anto Wijaya, Mantili oleh Viona Rosalina dan Lasmini tetap melekat dalam diri Murtisaridewi.
Sandiwara Radio sudah, film sudah, sinetron sudah nah semua sudah cukupkah untuk bernostalgia? Rasanya bagi yang hidup di jaman itu Saur sepuh memiliki peringkat tertinggi sebagai sandiwara radio yang melegenda hingga saat ini. 

Sehingga tidak berlebihan kalau Sandiwara Radio yang paling sukses di era 80an adalah Saur sepuh karena sangat melegenda . Ada yang punya koleksinya? Saya siap menerima hibahannya ya…
Hub Saja di email saya. Hehe

@totoandromeda