Showing posts with label Sally marcellina. Show all posts
Showing posts with label Sally marcellina. Show all posts

Sunday, January 25, 2026

SALLY MARCELLINA, TAK MENOLAK CIUM DAN RANJANG


 SALLY MARCELLINA, TAK MENOLAK CIUM DAN RANJANG (kisah lawas). Si Doi merupakan film ketiga yang dibintang utamai oleh Sally Marcellina, cewek kelahiran Jakarta, 28 Juli 1969 berdarah campuran ayah Manado dan ibu berasal dari Minang. Semula judul film tersebut "Catatan Si Doi" tapi atas berbagai pertimbangan akhirnya cukup dengan "Si Doi" saja. Ceritanya seakan akan kebalikan Catatan si Boy. Yang jadi idola dalam Si Doi justru seorang cewe yagn sering nangkring diatas mobil balap Porsche. 

Di mulai sebagai figuran lewat film "Jejaka Jejaka", Sally berperan sebagai gadis cakep diincar Richie Ricardo. Kemudian muncul pula dalam film "Birahi dalam Kehidupan", dan mendukung beberapa episode ACI yang pernah ditayangkan di TVRI. 

Sudah kerasan di film rupanya, "Masih kepingin lihat-lihat dulu. Main film sekedar menyalurkan hobby, mengisi waktu sementara masih nganggur. Suatu saat nanti saya akan kuliah, " katanya. Sementara belum kuliah, Sally memang kepingin sepenuhnya konsentrasi di film. Merasa enak di film, terutama suasana kerjanya maupun pergaulannya. Kebetulan kedua orang tuanya mendukung kehadiran Sally sehingga bertambah licinlah jalan kearah itu. 

Nama Sally mulai dikenl sesudah membintangi "Macan Kampus" mendampingi Rano Karno. Sesudah itu Sally di gaet Andah Kencana Film untuk membintangi "Putri Kuntilanak" menyusul "Si Doi" dan "Si Gobang" produksi Virgo Putra Film. Dua film terakhir disutradarai oleh Atok Suharto. Bedanya kalau dalam film Si Doi sebuah film remaja masa kini sedangkan Si Gobang bercerita Betawi tahun 1800an.

Bedanya lagi dalam film ini Sally berperan sebagai Jamilah gadis Betawi tempo doeloe dengan latar belakang budaya betawi jaman baheula. Untuk menghayati tokoh Jamilah dalam si Gobang ini Sally cukup repot juga. Bayangkan memerankan sebuah tokohyang bertolak belakang dengan kehidupan sehari-hari, cukup bikin ia repot. "Tapi saya senang, karena dengan begini saya merasa ditantang, " kilahnya. Saya memang kepingin mencoba macam-macam tema, sehingga dengan begitu saya bisa mengukur kemampuan saya di film. Saya kepingin mencari pengalaman sebanyak-banyaknya di film, " lanjutnya.

Tapi konon tidak berarti Sally kepingin selamanya di film. "Nanti dulu, saya malah kepingin mendalami sastra Prancis, karena selain senang juga perhatian orang kearah ini masih belum sebanyak yan gmemilih jurusan sastra inggir misalnya. Di film sekaligus bisa di jadikan batu loncatan untuk memupuk karir di belakang hari. Setidak-tidaknya kalau saya selesai kuliah nanti, orang akan mengenal saya. Mungkin tidak terlalu sulit untuk mencari lapangan kerja yang saya minati, " katanya. 

Apa bermaksud meninggalkan dunia film? Sementara ini memang belum terpikir kearah itu. "Tapi suatu saat nanti mungkin saya akan meninggalkan film dan terjun ke masyarakat. Bekerja misalnya, nah untuk itu kan saya musti punya bekal. " katanya. 

Bagaimana dengan adegan cium dan ranjang? Saya tidak tabu dengan adegan-adegan semacam itu. Asal wajar dan sesuai dengan alur cerita, ya boleh boleh saja, katanya bernada klise. Memang cewek manis yang satu ini kehadirannya di beberapa film cukup menantang. Salah satu adegan Si Doi yang terpampang penghias kalender 1989 menampilkan sebuah gambar yang cukup hangat. Pahanya tersibak keatas karena kakinya yang mulus nangkring diatas mobil warna merah yang ikut menghias film Si Doi. Posenya yang menantang itu cukup berbicara bahwa pendatang yang satu ini cukup berani sepanjang beralasan.  ~MF 066/34/Tahun V/7-20 Jan 1989


Saturday, January 24, 2026

KEMBALINYA SI JANDA KEMBANG, ARWAH CANTIK MENCARI POTONGAN TANGANNYA

 


KEMBALINYA SI JANDA KEMBANG, ARWAH CANTIK MENCARI POTONGAN TANGANNYA, Setting kisah berawal dari zaman Belanda. Willem Van Larsen beristrikan pribumi cantik, Kismi. Namun betapa murkanya Tuan ini, demi memergoki istrinya berbuat serong dengan seorang pemuda bungalownya. Tanpa ampun lagi ia menembak mereka . Si Pemuda kelojotan tewas di tempat. Tapi Kismi masih sempat lari keluar bungalow kendati dadanya telah ditembus peluru. Disiram hujan lebat, ia kabur ke hutan. 

Konon, Kismi memakai cincin Zippus dari Mesir Kuno di jari manis tangan kanannya. Itu sebabnya ia tak gampang-gampang di bu nuh, kecuali bila cincin sakti itu dicopot. 

Tuan Willem yang kalap terus memburu isterinya. Dengan kejam ia memeng gal tangan kanan Kismi. Barulah Kismi terkulai tak berdaya lagi. Selruh peristiwa mengerikan itu disaksikan oleh Kosmin, si pembantu setia merangkap sopir. Tuan Willem memaksa Kosmin merahasiakan kekejamannya dengan sejumlah uang yang besar. 

Beberapa tahun kemudian, baik Tuan Willem maupun Kosmin telah lama tiada. Bungalow peninggalannya terlihat angker menyeramkan. Sering terjadi peristiwa yang meminta korban jiwa disini. Kabarnya setiap pria yang menginap disini pasti bertemu seorang wanita jelita yang mengajaknya bercinta, Imbalannya, malam berikutnya si pria ditemukan mati bu nuh diri. 

Peristiwa ini pun dialami mahasiswa Norman. Kematiannya yang tragis sangat membuat teman-teman sekostnya penasaran. Apalagi menjelang ajal, Norman sempat menyebut-nyebut nama Kismi. 

Menyusul Deny dan Tigor pun bertemu dengan wanita misterius tersebut. Beruntun mereka juga menemui ajal secara mengenaskan. 

Mahasiswa ke empat, Hamsad berjuang keras untuk mengungkap misteri kematian ketiga rekannya. Dengan berani menyatroni bungalow angker. Sama seperti yang lainnya, iapun didatangi dan bercinta dengan Kismi. Namun Hamsad selalu waspada, berhasil mengatasi kemurkaan arwah Willem Van Larsen yang mendadak muncul. 

Terbukalah rahasia kalau arwah Tuan Willem masih terus mengawasi arwah isterinya. Ialah yang mengakibatkan kematian pemuda-pemuda yang berani berhubungan dengan Kismi. 

Hamsad terhindar dari maut. Bahkan bisa menemukan potongan tangan Kismi yang mengenakan cincin Zippus. Selama ini arwah Kismi memang gentayangan untuk mencari tangannya yang terpenggal itu. 

Dengan khidmat Hamsad menyatukan kembali tangan dengan jasad Kismi yang masih utuh karena disimpan Tuan Willem dalam peti kaca hampa udara ditempat rahasia. 

Kembalinya si Janda Kembang diperankan oleh Sally Marcellina, Ibrahim Azhari, Irfan Yudha, Eddie Gunawan, Pak Tile, Him Damsyik dan lain-lain dengan sutradara Sisworo Gautama Putra yang merupakan film terakhir dari Sisworo. ~MF 174/141/TH IV, 6 - 19 Maret 1993

Wednesday, January 14, 2026

FILM TERAKHIR SISWORO GAUTAMA PUTRA, KEMBALINYA SI JANDA KEMBANG


 KEMBALINYA SI JANDA KEMBANG, FILM TERAKHIR SISWORO GAUTAMA PUTRA. Inilah film horor karya kenangan sutradara Sisworo Gautama Putra yang meninggal tak lama seusai pembuatannya. Sutradara kelahiran Asahan yang meninggal karena serangan mendadak penyakit jantung ini, termasuk laris dan konsisten dengan film-filmnya. Rata-rata menyelesaikan dua film pertahun. 

Memulai karirnya sebagai pencatat skrip untuk film Tujuh Prajurit (1962). Meningkat menjadi astrada setelah pernah pula menjabat asisten unit dan Pimprod. Baru di tahun 1972 dipercaya Ratno Timoer untuk menyutradarai langsung film silat Dendam Si Anak Haram yang digubah dari cersilnya Kho Ping Hoo. 

Lewat film-filmnya, Sisworo banyak memperkenalkan pendatang baru yang kemudian melejit . Antaranya Advent Bangun, Barry Prima dan Siska Widowati. 

Belakangan ia lebih mengkhususkan menggarap film-film bertema horor. Sejak Sundel Bolong, sampai ke Nyi Blorong, Putri Nyi Roro Kidul dan sejenisnya, hampir semua horor mistik yang dibintangi Suzanna. 

Selama 20 tahun kariernya, Sisworo telah merampungkan lebih dari 40 judul film. Suatu prestasi yang cukup membanggakan. Kendati diakui belum pernah di calonkan sebagai sutradara terbaik, namun produser Gope Samtani dari Rapi Films dan Ram Soraya dari PT. Soraya Intercine Film memujinya, rata-rata filmnya komersial. 

Begitupun diharapkan karya terakhirnya, Kembalinya si Janda Kembang. Menilik judulnya, orang pasti menduga sebagai sekuel atau kelanjutan dari Misteri Janda kembang arahan Tjut Djalil yang sukses di tahun 1991 yang sama-sama di produksi Soraya dan dibintangi oleh Sally Marcellina. Padahal tidak demikian, ceritanya sama sekli tak berkaitan. 

Nampaknya setelah Suzanna mengundurkan diri dari kegiatan main film setelah terakhir diarahkan Sisworo dalam Ajian Ratu Laut Kidul, memang Sally bakal menggantikan kedudukannya dalam blantika horor. 

Lawan mainnya terdiri dari pendatang-pendatang baru seperti Ibrahim Azhari, Eddie Gunawan, dan Irfan yudha. Ikutan mendukung juga pemain pemain tua tua keladi, Him Damsyik dan Pak Tile. 

Salah Satu Trik baru yang di tampilkan disii adalah sosok tangan wanita yang berkeliaran melompat-lompat di lantai bungalow angker. Rasanya teknik ini diilhami film monster kontemporer "The Addams Family". Bedanya kalau dalam film Amerika itu, si hantu tangan tak berperan serta dalam cerita, sebaliknya disini justru potongan tangan itu merupakan kunci cerita. 

~MF 174/141/TH IV, 6 - 19 Maret 1993

Monday, January 5, 2026

SINETRON JANDA KEMBANG, PEMBALASAN ROH PENASARAN


 SINETRON JANDA KEMBANG, PEMBALASAN ROH PENASARAN. SALLY MARCELLINA yang tersohor sebagai bomseks alias bintang hot lewat film-film bioskop, mulai dari Gadis Metropolis sampai Akibat Hamil Muda, kemudian terjun juga ke dunia sinetron sebagai bintang utama sinetron serial drama horror JANDA KEMBANG. 

Sebelumnya memang Sally sudah sering membintangi film horror dengan judul yang nyaris serupa, Misteri Janda Kembang arahan Tjut Djalil, 1991, dan Kembalinya Si janda Kembang arahan Sisworo Gautama Putra - 1992, disusul film horor erotis seperti Misteri Wanita Berdarah Dingin, Godaan Perempuan Halus, Ranjang Pemikat dan lain-lainnya, boleh dibilang Sally menggantikan Suzanna sebagai bintang spesialis film sejenis yang banyak di produksi PT. Soraya Intercine Film. 

Tapi Sally pun beralih ke blantika sinetron. Sebetulnya ini bukan sinetron perdananya, karena awal kariernya di dunia seni peran pun berawal dari serial Teve  ACI (Aku Cinta Indonesia) yang ditayangkan TVRI sebelum era teve swasta merebak. 

Serial produksi Soraya dari TV Program Division ini diangkt dari cerita horor karya Abdullah Harahap. Di garap Atok Suharto yang memamerkan banyak kreasi special effect menarik, jauh lebih berkembang dari Si manis Jembatan Ancol. 

Cerita di awali dengan pengenalan para tokoh Santi, Janda muda yang jadi rebutan lelaki di desanya. Santi menjatuhkan pilihan pada Rukman, pengusaha muda dari kota. baru belakangan diketahui kalau ia sudah punya anak istri. Padahal santi terlanjur hamil karena hubungan mesra diluar batas. Rukman membujuk Santi untuk melangsungkan perkawinan secara diam-diam . Ternyata di bungalow terpencil, Santi dihabisi oleh teman-teman Rukman. Mayatnya di buang ke sebuah jurang di kawasan perkebunan. 

Justru di dasar jurang terjadi keajaiban. Roh penasaran Santi betemu roh Mira, dukun wanita yang mayatnya di buang di tempat yang sama. Merasa senasib roh Mira bersedia membantu roh Santi untuk membalas dendam. Maka satu persatu teman-teman Rukman menemui kematian secara mengerikan. 

Sampai saat Roh Santi menteror Rukman di rumahnya, barulah ia melihat Sumarni, istri Rukman yang bidiwati. Memang usia Sumarni jauh lebih tua dari Rukman, namun perusahaan yang dikelola RUkman sebenarnya adalah miliknya. Pengkhianatan Rukman pada istrinya berlipat ganda karena ia juga mengincar anak tirinya, Setyorini. 

Teror Roh Santi mengakibatkan Sumarni sakit jantung dan mesti dirawat di Rumah Sakit. Roh Santi yang merasa bersalah minta bantuan roh Mira untuk menyembuhkan Sumarni. 

Nasihat dokter untuk menjauhkan Sumarni dari hal-hal yang mengejutkan, malah mendatangkan ide bagi Rukman. Bersama konconya, Hendra ia menakut-nakuti istrinya dengan hantu-hantuan. Di luar dugaan muncul roh Santi dan roh Mira. Saking panik, Hendra terbu nuh oleh Rukman. Menyusul Rukman pun menembak kepalanya sendiri. Sakit hati Santi terbalas sudah. Namun cerita masih jauh dari berakhir, karena muncul dukun trendi, Empu Batara yang dipanggil Sumarni untuk mengamankan rumahnya dari teror hantu. 

Empu inilah yang dulu mencundangi dan mendalangi pembu nuhan Mira dengan ilma setannya yang luar biasa. Pengusutan Santi membuka tabir persekongkolan antara Batara dengan Eddi, suami Mira sendiri. Kini Batara menyiapkan rencana besar, menanti kelahiran seorang bayi yang disebut Sang Penerus. bayi itu berada dalam rahim Farida, isteri kedua Eddi. Ambisi jahat mereka nyaris terwujud kalau saja tak muncul roh Santi dan roh Mira yang dibantu para penghuni alam gaib menentang kekuasaan jahat majikan Batara dan Eddi yakni setan itu sendiri. 

Serial sinetron dibuat sepanjang 26 episode dan ditayangkan oleh SCTV. 

Produksi : Soraya Intercine

Produser : RAM Soraya

Sutradara : Atok Suharto

Pemain : Sally Marcellina, Rica Roy Callebout, Andi J Madjid, Irfan Yudha, Andre Bjenk 


Saturday, December 27, 2025

FILM DISANA MAU DISINI MAU


FILM DISANA MAU DISINI MAU. Kebahagaan dalam keluarga Pak Nugroho tiba-tiba saja guncang. Kiki anak gadis mereka satu-satunya yang selama ini menjad kebanggaan ternyata telah menipu mereka. Mulanya Kiki memang anak yang baik, tapi karena tidak lagi mendapatkan perhatian yang utuh dari kedua orangtuanya terjadilah perubahan-perubahan pada diri Kiki. Untuk berontak tidak berani. Akibatnya mencari pelarian lain. 

Kiki mulai terlibat dengan gaya pergaulan remaja frustasi masa kini. Selama keadaan itu berlangsung, Kiki cukup pandai menyembunyikannya, sehingga Pak Nugroho dan isterinya tidak menaruh curiga sedikitpun. 

Pada suatu malam tanpa sengaja Pak Nugroho dan isterinya yang baru pulang dari sebuah resepsi memergoki Kiki dengan teman-temannya. Mereka terpukul. Pak Nugroho segera mengambil langkah dengan membuat peraturan yang ketat. Kiki yang duduk di kelas terakhir sebuah SLTA dicarikan seorang guru privat untuk mendampingi Kiki. 

Peraturan-peraturan ayahnya dianggap remeh saja oleh Kiki. Yang membuat frustasi justru hadirnya guru privat yang tiap hari datang untuk memberi les. Kiki lalu minta saran pada teman-temannya. Setelah mendapat input, Kiki segera bertindak. Namun semuanya tidak membuat Robin sang guru mundur. Kembali Kiki meminta bantuan Csnya.e

Kali ini teman-temannya sengaja hadir untuk membantu. Ketika melihat Robin yang gagah, ganteng dan simpatik itu, rencana jadi berubah. Mereka berpendapat sekiranya Robin menjadi guru lesnya, tentu saja sudahdipacari. Menurut mereka selain memenuhi syarat, juga tipe Robin jelas bertanggungjawab. 

Kiki seolah baru sadar. Salah satu sebab yang membuatnya tidak melihat kenyataan itu, karena penampilan Robin yang begitu lugu dan kampungan. Disamping Kiki menganggap kehadiran Robin hanya merupakan perintah untuk dipatuhi. 

Robin memang anak desa yang coba mengadu nasib di kota. Pak Nugroho meminta dia mengajar Kiki karena sewaktu melamar ke kantornya, dia sempat melihat ijazah Robin yang nilai rata-rata sembilan. Karen alowongan belum ada, Robin ditempatkan dirumahnya. 

Sejak saat itu sikap Kiii berubah terhadap Robin. Mereka jadi akrab, Kiki dengan caranya berhasil membuat Robin menyesuaikan diri dengan kehidupan kota. Perubahan terjadi pada diri Robin, juga penampilannya. Pendapat teman-teman Kiki semakn tampak, Robin memang gagah, ganteng dan simpatik. Memenuhi syarat untuk di kategorikan sebagai idola. 

Friday, July 11, 2025

SUSAN YANG SEXY, Pretty Woman Indonesia?

 


Pada awal dekade 1980an film-film drama erotis produksi Italia pernah berjaya di bioskop-bioskop Indonesia. Bintang seksi Edwige Fenech meratui dengan Private Teacher dan serangkaian film komedi s e k s  sejenis, menyusul Gloria Guide lewat Sexy Susan sempat juga menjadi film laris masa itu. 

Judul itulah yang mengilhami Sally Marcellina, yang bukan cuma bermain dan menjadi produser, tapi juga menulis sendiri cerita skenario film ini. Meskipun begitu kemungkinan besar sudah lupa pada alur kisa Sexy Susan, maka SUSAN YANG S E X Y  ini lebih cenderung mengadaptasi ide Pretty Women-nya Julia Roberts. 

Cerita berawal di sebuah desa, Pak Gondo mengabaikan istrinya, marsinah dan kedua putrinya yang mulai remaja. Mirah dan sekar, berasyik masyuk dengan wanita-wanita penghibur. tak tahan oleh perlakuan suaminya, Marsinah minta cerai, lalu membawa kedua putrinya mengadu nasib ker Jakarta. Malang tanpa bekal ilmu, membuat mereka terlunta lunta. 

Mirah Nekad mengambil jalan pintas dengan mengandalkan wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang seksi, ia merelakan dirinya menjadi wanita penghibur demi menghidupi ibu dan adiknya. Mirah mejeng i tepi jalan dengan nama samaran Susan. Berkenalan dengan Rudy, usahawan muda ganteng. Walau sebetulnya Rudy sudah bertunangan dengan Gladis, namun pesona Susan dan keluguannya membuat ia tergiur habis habisan. 

Dalam pada itu, Sekar menjalin hubungan intim dengan seorang pemuda yang ternyata gembong pengedar narkotika. Bukan saja di peralat, bahkan ia pun menjadi kecanduan heroin. Kedunguannya membuat Sekar over dosis dan menemui ajal mengenaskan 

Gladis mengendus perselingkuhan tunangannya dan melaporkan pada orang tua Rudy. Karuan Rudy di ultimatum agar segera memutuskan hubungan dengan Susan. 

Pak Gondo menyusul ke ibukota, Niatnya mengajak anak istrinya rujuk dan pulang ke desa. Namun kenyataan yang dihadapi membuat ia merasa sangat malu. Tak Kuasa menanggung beban aib melihat putrinya menjadi wanita tuna susila, orang tua ini malah b u n u h diri. 

Susan alias Mirah terpana. Shock beruntun oleh kematian adiknya, Sekar disusul ayahnya. Tumbuh kesadaran, jangan ikutan ngedan (menggila) di zaman edan ini, karena jauh lebih beruntung siapa yang sadar dan waspada. Beruntung baginya, Rudy ternyata mencintainya dengan setulus hati, hingga tegas membatalkan pertunangan dengan Gladis untuk memperistrinya. 

Permainan Sally marcellina sebagai Mirah alias Susan, diarahkan oleh suaminya sendiri Henry Farel Tobing. Lawan mainnya Rudy di perankan oleh Chairil JM, didukung Cut Memey, Reddy Santos, Linda Latif, Agatha, lestari jayus, Johan Lubis dan Chuck Noor. Produksi PT. Cancer Mas Film, Produser Tien Ali dan Sally Marcellina, Sutradara Henry Farel Tobing.


Sumber : MF 



Thursday, May 29, 2025

SALLY MARCELLINA, BELUM PERNAH DAPAT PERAN SEBAGUS INI


 SALLY MARCELLINA, Banyak artis seangkatannya sudah berguguran bahkan cukup banyak yang tak tahu lagi di mana rimbanya. Tapi si Ai, panggilan akrabnya si kecil mungil Sally Marcellina yang masih mendesahkan suara-suara sensualitas, rintihan dan bergelut dengan lawan mainnya. Seorang sutradara senior berkata, "Sally bukanlah bertipe artis bomseks, tapi mengapa orang menciptakannya sebagai artis bomseks?

Sally sendiri menyatakan tak peduli malah suka katanya. Dia tak peduli apa kata orang. "Saya sudah terlalu sering di pojokkan,"katanya. Ia tak tahu lagi, selain tak peduli, mana pujian mana makian. 

Di saat empat produser nasional mengejar dan mencoba merangkulnya, ia lari dari cengkeraman itu. Diam-diam dia mengubah diri menjadi Mariamin, sosok yang ada dalam novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar karya sastra yang dicetak perdana oleh Balai Pustaka tahun 1927 ini di sinetronkan Ciri Production House dan di garap oleh Edward Pesta Sirait dalam lima episode. 

Tidakkah Sally takut bila "tahtamu" di perfilman nasional di rampas bintang baru?

"Sepanjang karir saya sebagai artis belum pernah  saya dapat peran yang baik dan penuh penghayatan seperti sekarang. Mariamin menuntut melepaskan pribadi Sally Marcellina. Ini yang paling mahal dalam karir seorang artis, selain horor,"katanya. 

Katanya lagi, bertahun-tahun mendambakan peran seperti ini. Selama ini orang mengenal Sally hanyalah artis yang keartisannya disepelekan. Memang entah perannya tidak menantang atau kemampuannya memang pas pasan atau ia sendiri sudah merasa mapan hingga sosok Sally tak berubah dari 5 tahun hingga kini (Tahun 1994).

"Saya belum pernah menjadi gadis Batak Angkola, yang begitu lugu, pintar namun penuh penderitaan. Saya bangga dapat menjadi Mariamin. Inilah saya rasa impian semua artis, setelah dapat pupularitas,"paparnya.

Tidakkah Sally memikirkan pribadi sebagai Sally Marcellina akan merusak imej Mariamin ia seketika tertawa terbahak-bahak."Banyak orang belum dewasa. Belum bisa memaklumi kalau saya ini artis. Bukankah artis harus bisa menjadi siapapun? katanya memotong pembicaraan. 

"Lantas kalau saya bintang s e k s, yang saya pilih sebagai 'fak' saya, karena itu saya tidk boleh berlakon diluar tema s e k s? inilah tantangan saya, tidak karena saya harus jadi gadis 20an, karakter, sikap bahkan latar belakang kebudayaan antara saya dan Mariamin begitu bertolak belakang. Tapi, saya harus jadi Mariamin seutuhnya. 

"sampai kapanpun selagi laku dan layak saya akan tetap melakoni tema s e k s ," ujarnya sembari mendesah. 


Sumber : MF 2009/175/THX, 2-15 Juli 1994