Showing posts with label kadir. Show all posts
Showing posts with label kadir. Show all posts

Saturday, December 27, 2025

FILM DISANA MAU DISINI MAU


FILM DISANA MAU DISINI MAU. Kebahagaan dalam keluarga Pak Nugroho tiba-tiba saja guncang. Kiki anak gadis mereka satu-satunya yang selama ini menjad kebanggaan ternyata telah menipu mereka. Mulanya Kiki memang anak yang baik, tapi karena tidak lagi mendapatkan perhatian yang utuh dari kedua orangtuanya terjadilah perubahan-perubahan pada diri Kiki. Untuk berontak tidak berani. Akibatnya mencari pelarian lain. 

Kiki mulai terlibat dengan gaya pergaulan remaja frustasi masa kini. Selama keadaan itu berlangsung, Kiki cukup pandai menyembunyikannya, sehingga Pak Nugroho dan isterinya tidak menaruh curiga sedikitpun. 

Pada suatu malam tanpa sengaja Pak Nugroho dan isterinya yang baru pulang dari sebuah resepsi memergoki Kiki dengan teman-temannya. Mereka terpukul. Pak Nugroho segera mengambil langkah dengan membuat peraturan yang ketat. Kiki yang duduk di kelas terakhir sebuah SLTA dicarikan seorang guru privat untuk mendampingi Kiki. 

Peraturan-peraturan ayahnya dianggap remeh saja oleh Kiki. Yang membuat frustasi justru hadirnya guru privat yang tiap hari datang untuk memberi les. Kiki lalu minta saran pada teman-temannya. Setelah mendapat input, Kiki segera bertindak. Namun semuanya tidak membuat Robin sang guru mundur. Kembali Kiki meminta bantuan Csnya.e

Kali ini teman-temannya sengaja hadir untuk membantu. Ketika melihat Robin yang gagah, ganteng dan simpatik itu, rencana jadi berubah. Mereka berpendapat sekiranya Robin menjadi guru lesnya, tentu saja sudahdipacari. Menurut mereka selain memenuhi syarat, juga tipe Robin jelas bertanggungjawab. 

Kiki seolah baru sadar. Salah satu sebab yang membuatnya tidak melihat kenyataan itu, karena penampilan Robin yang begitu lugu dan kampungan. Disamping Kiki menganggap kehadiran Robin hanya merupakan perintah untuk dipatuhi. 

Robin memang anak desa yang coba mengadu nasib di kota. Pak Nugroho meminta dia mengajar Kiki karena sewaktu melamar ke kantornya, dia sempat melihat ijazah Robin yang nilai rata-rata sembilan. Karen alowongan belum ada, Robin ditempatkan dirumahnya. 

Sejak saat itu sikap Kiii berubah terhadap Robin. Mereka jadi akrab, Kiki dengan caranya berhasil membuat Robin menyesuaikan diri dengan kehidupan kota. Perubahan terjadi pada diri Robin, juga penampilannya. Pendapat teman-teman Kiki semakn tampak, Robin memang gagah, ganteng dan simpatik. Memenuhi syarat untuk di kategorikan sebagai idola. 

Monday, November 24, 2025

YASMAN YAZID, BIKIN FILM SESUAI SELERA PASAR


 Kiat Yasman Yazid membikin film adalah untuk dapat di tonton masyarakat. Wajar bila ia mengutamakan selera pasar, dapripada membikin film seni. Meski begitu, ia tidak pula membikin film asal jadi. Tanpa struktur cerita yang jelas,"Bagi saya membikin film ceritanya harus jelas, meski film komedi sekalipun. Terus terang, saya tidak bisa membikin film tanpa struktur cerita yang jelas,"katanya. 

"Justru itu saya tidak bisa membikin film yang hanya mengandalkan perempuan perempuan cantik, tanpa ikatan cerita yang jelas. "Wajar bila dalam film terbarunya adegan-adegan merangsang tidak mendominasi setiap rol seluloid, seperti film komedi kebanyakan. Seperti film Plin Plan (Plintat plintut) menurut Yasman nafas filmnya adalah komedi situasi. Bukan komedi slapstick yang hanya bermodal plesetan. 

"Kekuatan film ini adalah komedi situasinya. Karena yang saya permainkan adalah karakter Doyok dan Kadir. Slapstick itu perlu, tapi dalam film ini tidak terlalu mendominasi. Yang saya lemparkan dalam film ini adalah tentang gosip. Tidak pula membungkusnya dengan kritik sosial. Oleh sebab itu bingkaian film ini adalah bentuk cerita yang jelas," ujarnya. 

Yasman Yazid sadar betul bahwa persiapannya untuk menarik penonton cukup ketat. "Namun saya tidak takut, persoalannya apa yang saya bikin merupakan film yang bisa diterima masyarakat," katanya. 


~MF 167/134/TH.IV 28 Nov-11 Des 1992

Monday, September 22, 2025

MAKELAR KODOK, PENGANGGURAN DAN GADIS MANJA


MAKELAR KODOK, PENGANGGURAN & GADIS MANJA,

Musim film komedi yang sedang in, dan Kadir Doyok merupakan salah satu pasangan yang sedang in di era 90an. Kalau dalam film-film sebelumnya mereka cuma di pasang sebagai pemeran pembantu, sekarang untuk pertama kalinya langsung jadi pemeran utama. Tingkah-tingkah mereka didukung oleh Paramitha Rusady, Ully Artha, Mang Udel, Ida Kusumah, Rudy Salam dan Pak Tile. 

Norman Benny, editor peraih Citra yang sekarang meningkat karirnya menjadi sutradara, punya ide untuk melahirkan adegan-adegan kocak. Kendati ada adegan yang dicomot dalam film-film barat seperti misalnya "The Untouchables" atau Crocodile Dundee", tapi harus diakui Benny masih harus berlatih ketrampilan lagi untuk lebih menghidupkan adegan filmnya. Sebagai contoh, adegan kereta bayi yang meluncur lepas, bisa lebih tegang dan meyakinkan lagi kalau sang ibu jatuh tertimpa tangga hingga terjepit tak bisa meraih kereta bayinya. 

KODOK BUDUK

Kadir dan Doyok keliling kota mencoba jadi tukang ledeng. Dasar Doyok, ledeng yang diservis malah rusak dan nyemprot kesana kemari. Di uber penduduk mereka terpisah. Kadir luntang lantung ketemu Fifi yang minggat dari rumah karena menolak dmkawinkan dengan Sutomo. 

Istri Doyok, Bibi salah paham, dikira kadir sudah memperistri Fifi. Tingkah manja Fifi yang memang berasal dari keluarga gedongan sangat mengesalkan Bibi. 

Kadir mencari pekerjaan sebisanya. Apes terus. Sampai dapat iham untuk menjual kodok ke restoran. Dungunya, bukan kodok ijo yang ditangkap, melainkan kodok buduk. Karuan saja ketika kodok-kodok itu berloncatan menimbulkan kepanikan, tapi cerita tentang kodok memang cuma sekedar selingan belaka. karena kemudian Kadir nekad melamar Fifi pada orangtuanya. 

Ketika orang tua Fifi berkeras menunangkan puteri mereka dengan Sutomo, Kadir menjadi tersinggung. Dengan menyelinap bis turis, Ia meninggalkan gedung orang tua Fifi. Saking cintanya , Fifi mengajak Gugun mengejar Kadir. Di kaki Monas, semuanya bertemu dan bersukaria. 

#makelarkodok #kadir #doyok #paramitharusady