SELAMETAN SAUR SEPUH III KEMBANG GUNUNG LAWU, Dalam sebuah adegan Saur Sepuh II Pesanggrahan Keramat, diceritakan betapa Lasmini dicelakai oleh anak buah suaminya sendiri, Juragan Basra. Ia di perko sa dan tubuhnya di buang ke jurang curam. Diluar dugaan seorang nenek berjubah putih, menangkap tubuh tak berdaya ini.
Ternyata beliau adalah tokoh sakti bergelar Nenek Lawu. Lasmini diangkat jadi muridnya. Digembleng menjadi pendekar mumpuni yang sulit dicari lawannya. Inilah awal cerita film "Saur Sepuh III, Kembang Gunung Lawu".
Selamatan berlangsung pada hari Senin Kliwon, 9 Oktober 1989, di studio Kanta Indah Film Kalideres, Jakarta Barat. Pada kesempatan ini, pihak Kanta Indah Film dan Kalbe Farma, sesuai tradisi memberikan sumbangan kepada lima panti asuhan yang berdomisili di Jakarta (P.A Muslimin, P.A Vincentius Putra, P.A Muhtarom, P.A Islamic Center dan P.A Yayasan Nurul Hasanah).
Seusai slametan, sutradara Imam Tantowi langsung memulai suting hari pertamanya. Mengambil adegan antara Raden Bentar dengan Ibundanya, Dewi Pramita. Perlu diketahui bahwasanya Fendy masih terlibat suting film "Misteri Dari Gunung Merapi" yang berlokasi di luar kota. Jadi adegan untuknya harus menunggu setelah sutingnya disana selesai.
Suting Saur Sepuh III selain di studio juga di hutang lindung Pangandaran, Cicalengka dan Pantai Haka di pulau Bangka. "Panoramanya luar biasa. Pantainya pasir putih bersih, namun ada batu-batu alam yang besar, bulat-bulat dan berwarna hitam legam," promosi Tantowi.
Para pemain utama masih tetap sama seperti sejak episode pertama, "Saur Sepuh, Satria Madangkara", hanya saja porsi penampilan Fendy Pradana dan Elly Ermawatie agak berkurang. Sebaliknya Murtisaridewi malah lebih menonjol sebagai pemeran judul.
Dua pemeran penting lainnya, Hengky Tornando dan Anneke Putri kali ini malah absen. Sebagai gantinya menonjol pendatang baru Candy Satrio yang berperan sebagai Raden Bentar. Sedangkan pemeran Dewi Pramita dipercayakan kepada Fitria Anwar yang baru pertama kalinya main film.
Pemeran Juragan Basra tetap Afrizal Anoda. Begitu pula halnya dengan dua tokoh pendekar ilmu hitam, Ki Jara dan Lugina masih diperankan dua juara bela diri Karate dan Taekwondo, Yoseph Hungan dan Lamting. Adapun pemeran Nenek Lawu dipilih Corrie Mochtar, janda mendiang aktor Mohammad Mochtar.
~MF 087/55/Tahun VI, 28 Okt-10 Nov 1989






