Showing posts with label landcape. Show all posts
Showing posts with label landcape. Show all posts

Thursday, February 14, 2019

Pantai Green Bowl Ungasan - Bali

Green Bowl Beach
Green Bowl Beach dari dari balik ranting
Masih tentang Bali nih, kali ini saya akan mengajak pembaca untuk menuju Pantai Green Bowl yang terletak di Ungasan - Bali. Posisi pantai ini terletak arah antara Garuda wisnu Kencana dan Uluwatu kalau dari pusat kota. Terdapat petunjuk jalan menuju Green Bowl Beach. Pantai Greed Bowl juga di kenal dengan Bali Clift karena letaknya memang berada di bawah tebing yang tinggi, atau pantai ini dikenal juga dengan Hidden beach karena letaknya yang tersembunyi dan sangat sepi dengan pengunjung. Pantai ini memang tidak sepopuler dengan Pantai Kuta, Dream Land ataupun juga Pantai Pandawa yang sedang hits namun bagi yang suka dengan petualangan apalagi yang senang dengan tracking atau naik gunung, pantai ini sangat cocok untuk di kunjungi. Selain tempatnya yang indah pantai ini juga memiliki hamparan lautan yang biru yang terlihat dari atas dan berpasir putih.

Sejenak setelah sampai ke parkiran Green Bowl, ada baiknya kita membeli air minum sebagai bekal untuk menuju pantai. Di pelataran parkir masih terdapat monyet liar sehingga harus berhati-hati. Dari pelataran parkir kita dapat melihat ke bawah hamparan lautan yang membiru, namun agar lebih afdol maka kita harus turun untuk menyaksikan keindahannya. Untuk menuju pantai Green Bowl kita harus melalui anak tangga yang cukup panjang, jumlahnya ratusan anak tangga yang tentu saja membuat kita ngos ngosan di buatnya. Sesekali berhenti karena kelelahan sambil memandang hamparan birunya laut dari balik ranting-ranting yang terdapat di sepanjang anak tangga.
Tangga menuju Pantai

Sisi Lain Pantai Green Bowl

Sesampai di pantai, rasanya lega, hilang sudah rasa lelah dan terbayar dengan keindahan pantainya. Karakter dari pantai Green bowl ombaknya tidak terlalu besar, dengan bagian tertentu terdapat hamparan pasir putih dan selebihnya hamparan batu karang sesekali ditumbuhi oleh lumut yang menghijau indah dan menyegarkan. Pantai Green Bowl cukup lengang dari para wisatawan, hanya beberapa turis asing yang terlihat di pantai. Di pinggir pantai terdapat semacam goa kecil yang biasanya di gunakan sebagai tempat berteduh dan di pantai ini juga terdapat tukang pijit yang seperti layaknya pantai-pantai di bali menawarkan jasanya untuk para pengunjung.

Menikmati suasana pantai di sini terasa lengang, berada di bawah perbukitan serasa terisoloasi dari segala hingar bingarnya dunia. Sejauh mata memandang hamparan laut biru sementara kalau memandang di belakannya adalah perbukitan sehingga sebagai manusia kita merasakan sangat kecil. Namun tidak perlu berkecil hati dan takut karena inilah salah satu tempat yang indah sekaligus sebagai tempat menyepi dan menyendiri. Namun demikian pengunjung tidak dapat turun ke bawah ketika air laut sedang pasang dan sampai ke pinggir, kecilnya bibir pantai membuat kita harus lebih berhati-hati saat air laut pasang.

Di Pantai Green Bowl kita juga dapat menyaksikan para pemancing yang sedang memancing ikan di tengah sementara sebagian lagi ibu-ibu mencari rumput laut. Sesekali juga terlihat burung burung pantai pencari ikan. Oh ya jangan lupa udara di pantai itu terik, maka pakailah sunblock agar kulit juga aman dari sengatan matahari. Nah setelah puas menikmati keindahan Pantai Green Bowl maka masih ada PR lagi nih untuk naik keatas, siap siap ngos-ngosan dan berkeringat untuk menaiki anak tangga.

Anda berkunjung ke Bali? nikmati Pantai Green Bowl dan rasakan sensasi keindahan Bali lainnya yang tidak membosankan.

follow IG @totoandromeda dan @totoandromeda.id

Burung Pencari Ikan

Mencari Rumput Laut

Thursday, October 4, 2018

BERBURU SUNRISE DI PANTAI SELAKI LAMPUNG

Mengambil Sisi Curve Pantai Selaki

Pohon Galau idaman para landscaper
Nah ini masih dalam rangkaian perjalanan hunting ke Gigi Hiu nih. Setelah sebelumnya hunting foto sunset di pantai Gigi Hiu, untuk kemudian hari kedua sunrise di Dewi Mandapa, hari terakhir kami akhirnya memutuskan untuk berburu sunrise di Pantai Selaki. Kondisi badan masih capek setelah menempuh perjalanan dari Gigi Hiu dan hanya beristirahat sejenak. Paginya sebelum subuh harus berangkat lagi untuk mengejar matahari terbit. Bersama kawan-kawan Lalamper kami meluncur ke lokasi.

Pantai Selaki terletak di Lampung Selatan sekitar 45menit dari Bandar Lampung tempat di mana kami menginap. Sebenarnya pagi itu saya sendiri berasa capek dan tidak ada semangat untuk menjepret pagi itu, terlebih ini adalah pertama kali ke Selaki dan belum tahu point of interest atau pemandangan apa yang akan di potret. Dan sedikit pesimistis karena cuaca juga tidak sedang 'cetar'. Sesampai di lokasi ternyata langit menyemburatkan keindahannya dengan memerah di ufuk timur.

Agak buru-buru untuk mempersiapkan 'senjata' motret, tapi sebelum turun saya terlebih dahulu untuk menunaikan Sholat Subuh di mobil mengingat di sekitar kami berhenti tidak menemukan spot untuk dapat melaksanakan sholat. berbeda dengan di Dewi Mandapa yang terdapat mushola. Selepas subuh bergegas saya mempersiapkan tripod, kamera, filter holder Nisi, dan tentu saja siap siap dengan filter Nisinya jika di perlukan. Seperti sebelumnya saya ceritakan, saya merupakan salah satu pengguna filter Nisi dukungan dari @nisifiltersIndonesia dan @matrixcamera yang masih setia hingga saat ini. So yang pengin tahu lebih lanjut boleh lho nanya nanya tentang filter.
Inilah perahu perahu nelayan yang pagi itu gak bisa diam karena angin

The Landscaper

Pantai selaki ini terdapat dua bagian pantai yang di batasi oleh jalan. Pagi itu pertama kali saya mengambil sisi kiri menghadap sunrise. Namun sayangnya moment itu harus terlewat karena di sisi kiri terdapat banyak sekali perahu kecil nelayan yang tak bisa diam karena angin bertiup kencang sehinga kalau di foto objeknya akan berbayang sementara langit tidak dapat di kompromi semakin beranjak siang. Dengan latar belakang pegunungan yang indah akhirnya saya bergeser ke sisi kanan jalan. Terdapat spot pohon galau yang jadi rebutan.

Penulis menjepret dari sisi agak pinggir mengambil curve sehingga terlihat lebih indah. Dan akhirnya setelah proses jeprat jepret selesai sebelum pulang foto bersama dong bareng rombongan .

Pantai selaki cukup indah untuk di jadikan tempat memburu sunrise di lampung . Ada yang mau kesana?

Sisi lain dari Landscaper adalah selfi ala ala landscaper. Inframe Merdian Sigit yang tercyduk sedang selfi

Skuad Motret pagi itu dari teman2 Lalamper dan dari Jakarta