NUNU DATAU DISERUDUK BANDOT (berita lawas). Nunu Datau yang adik kandung mantan artis Mutia Datau ini, boleh diharapkan sebagai bintang remaja potensial. Pengalaman main film memang sudah dikenalnya sejak usia anak-anak, antaranya di tahun 1985, pernah memerankan adik Iwan Fals dalam "Damai Kami Sepanjang Hari"nya Sophan Sophiaan.
Kini, memasuki usia remaja, Nunu pun sering ikut mendukung film-film bertemakan keremajaan. Sebutlah misalnya serial "Lupus" yang mempertemukannya dengan sang gacoan Ryan Hidayat. Namun memang hampir selalu Nunu cuma kebagian peran pembantu saja, masih belum mendapatkan kesempatan untuk memainkan peran utama.
Begitu juga dalam filmnya yang beredar medio Januari 1992 ini, "Pesta" arahan Eduard Pesta Sirait. Disini ia berperan sebagai teman sebangku si tokoh utama Desy Ratnasari di sebuah SMA. Walau tetap jadi pemeran pembantu, namun penampilannya yang manis ceria bisa mencuri perhatian penonton.
Menyusul untuk pembuatan "Rini Tomboy" menjelang akhir tahun 1991, Nunu pun ikutan ke Pantai Kukup di selatan Yogya. Terjadi suati peristiwa yang sangat menggelikan menjelang suting. Untuk menghidupkan suasana alam pedesaan, sutradara Noto Bagaskoro meminta Yadi dari Bagian Unit untuk menyiapkan beberapa ekor kambing yang disewa dari penduduk setempat.
Ternyata seekor kambing jantan besar yang lazimnya disebut bandot, sangat nakal. Yadi yagn membawanya dengan tali pengikat leher sempat diseruduk sampai tunggang langgang.
Eh, di pantai kebetulan Nunu sedang membungkuk sampai nungging, untuk membetulkan tali sepatunya. Si Bandot langsung nafsu melihat pinggul Nunu yang membulat didepannya. Mungkin disangkanya Nunu sengaja menantangnya dengan menunggung begitu. Tanpa bisa di cegah lagi, si bandot langsung menerjang, "Brasss?!)
Nunu tersungkur ke pasir sambil menjerit.
Noto, Yadi, Adjie, Jujur Prananto dan lain-lainnya buru-buru menolong Nunu dan mengamankan si bandot galak. Bagi Nunu, mungkin sakitnya sih tak seberapa, tapi kagetnya itu lho! Untungnya, tak sampai terluka, tapi beritanya cepat tersiar malah di bumbu-bumbui menjadi "Nunu Diseruduk bandot birahi!~sumber mf No. 145/112/Th. VIII, 18 - 31 Jan 1992.
.png)
No comments:
Post a Comment