IMPORT CHRIST MITCHUM, TEROBOSAN BARU PRODER GOPE T SAMTANI (Berita Lawas). Sedikitnya 15 mobil di hancurkan. Empat gedung mewah di bakar dan sebuah pesawat heli diledakkan. "Itulah usaha kami mencari terobosan baru," ujar Gope Samtani produser Rapi Film, mempromosikan film "Dendam Membara".
Gope mengakui, filmnya yang di dukung Christ Mitchum bintang impor dari Hollywood, yang di kawasan Asia cukup tenar, belum sehebat film laga buatan luar negeri. "Tapi bolehlah dibandingkan dengan film aksi Indonesia lainnya," tukas produser yang mulai aktif sejak 1970 itu.
Impor bintang asing, khususnya bintang bule, katanya juga merupakan upaya mencari terobosan baru di pasaran luar negeri. "Sementara ini, baru ada titik terang, " jelas produser yagn telah memproduksi banyak film.
Titik terang yang dimaksud, film-film yang dibintangi pemain bule, cukuplaku di pasaran luar. "Menentang maut" film pertama Christ Mitchum produksi Indonesia, laku terjual di beberapa negara. Dan yang kedua adalah "Dendam Membara" tahap pertama di bursa film Canes, 4 negara membeli masing-masing Spanyol, Korea, Yunani dan Timur Tengah.
"Karena kami menjualnya lewat forum festival, mudah-mudahan di forum festival yang lain, juga terjual," kata Gope. Karena titik terang itu pula, katanya untuk ketiga kalinya, Christ Mitchum di kontrak film "Pembunuh Berdarah Dingin".
Kenapa Christ Mitchum? "Yaa karena dengan Christ kita sudah tahu tentang dia. Ia cukup disiplin, mudah diajak kerjasama, " sergah Gope.
Di Indonesia, Christ cukup punya penggemar. Di beberapa daerah macam Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah , film "Dendam Membara" cukup baik peredarannya. "Film aksi di beberapa bioskop kelas atas memang agak kurang. Tapi di kelas menengah dan bawah baik sekali, " jelasnya.
Iapun segera mengambil contoh, di Depok misalnya "Dendam Membara" mampu bertahan sampai 10 hari dan selalu penuh penonton. Gope agaknya terus melanjutkan sistem terobosan pemasaran ini, yakni sukses di dalam dan luar negeri. ~disadur dari MF 052/20/Tahunke IV, 25 Juni - 8 Juli 1988
