DODDY SUKMA, TELAH TIADA (Kabar Lawas). Doddy Sukma Wijaya pemain film yang sering berperan sebagai dokter, hari Senin, 21 Januari 1991 pukul 11.50 WIB telah berpulang kerahmatullah dalam usia 49 tahun. Almarhum mengidap penyakit lever yang di derita beberapa minggu belakangan. Hari Sabut, 5 Januari 1991, almarhum di bawa ke Rumah Sakit selama seminggu, karena penyakit yang diderita makin parah akhirnya atas saran dokter, almarhum harus dipindahkan ke Paviliun yang khusus menangani penderita penyakit lever.
Selama berada di Pavilyun dari tanggal 12 Januari 1991 keadaan almarhum masih belum ada perubahan, ia minta pada keluarganya untuk di bawa pulang kerumah. "Saya ingin bertemu keluarga", kata Kartika putri pertama almarhum. Almarhum segera di bawa pulang dan pada hari Minggu, 20 Januari 1991 tepat pukul 02.00 WIB dini hari almarhum dalam keadaan kritis.
Semenjak itulah, almarhum sempat memberikan pesan-pesan terakhir pada keluarganya, isteri dan putra putrinya. Antara lain pesannya, agar isteri dan putra putrinya jangan sampai meninggalkan sholat lima waktu, selalu berziarah ke makam ayah untuk mengirim doa.
Pesan terakhir disampaikan kepada isterinya agar menjaga anak-anaknya baik-baik.
Pukul 17.00 WIB almarhum di makamkan di pemakaman Umum Karet Jakarta. Kawan-kawan seprofesi yang hadir saat itu antara lain Ade Irawan, Agus Melasz, El Manik, Irwinsyah serta karyawan TVRI, Mardali Syarief dan banyak lagi artis serta karyawan film yang mengantarkan dari rumah duka hingga ke pemakaman. Salah satu kawan akrab yang sering menjadi lawan mainnya adalah Ade Irawan. "Saya merasa benar-benar kehilangan seorang sahabat, sebab mas Doddy ternyata banyak memberikan input tentang masalah agama. Walau dia lagi suting sembahyang lima waktu tak pernah di tinggalkan. Kadang kadang saya juga ditegur agar banyak-banyak beristighfar, selalu ingat kepada Allah SWT. Saat saya temui dirumah sakit seminggu setelah dirawat mas Doddy bilang bahwa pekerjaannya yang terakhir beristighfar dan selalu bersyukur kepada Allah SWT, " jelas Ade sambil mengenang saat pertemuan terakhir dengan almarhum.
Doddy Sukma yang dilahirkan di Betawi, 11 Juli 1941 mulai terjun kedunia film tahun 1972 lewat film pertama "Samtidar". Doddy telah bermain lebih dari 50 film, yang terkesan saat dia memerankan Umar Wirahadikusumah pada film penumpasan G 30 S PKI.
Sebelum meninggal, Doddy SUkma telah menandatangani kontrak film Catatan Si Emon berpasangan dengan Ade Irawan. Almarhum mengusulkan kepada sutradara dan produser agar peranannya di gantikan saja dengan orang lain, sebab dia disarankan istirahat paling kurang tiga bulan. Sedang dalam sinetron TV yang terakhir almarhum main dalam cerita Cak Gaol yang ditayangkan di TVRI. Almarhum meninggalkan seorang isteri bernama Ny. Noverny, tiga orang putri Kartika, Sita Dewi, Yusnita Irawati serta dua orang putra , Doddy Mulyono dan Feby Darmawan. ~sumber MF 120/88 tahun VII, 2 Feb-15 Feb 1991

No comments:
Post a Comment