SARAH "SI INEM" SEXY, (berita lawas). Biasanya seseorang mengikuti lomba hanya mengejar target tertentu, dan bila terget sudah tercapai lalu tidak berminat lagi mengikuti kontes LASI (Lomba Akting Sinetron Indonesia). Tapi hal itu tidak berlaku untuk Sarah, artis baru di blantika persinetronan Indonesia.
Sejak mengikuti berbagai macam kontes dari usia belia, gadis model yang juga peragawati laris ini sudah mengoleksi puluhan trophy. Seperti thropy Ratu Pengantin Singapore tingkat Asean, Juara Ratu Pakaian Terbaik Singapora se Asean, Juara Fotogenik Putri Citra Nasional, Juara Umum dan Keserasian Berbusana Pesona Kerudung Nasional, Juara Pertama Juara Umum Mojang Parahiyangan serta masih banyak yang lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini.
"Saya mengiktui berbagai macam kontes lantaran hobi nggak ada target tertentu. Menang ya syukur, nggak ya nggak apa-apa. Itung-itung cari pengalaman. Eee.. nggak tahunya banyak menangnya, he..he..hee ujar pemeran sinetron seri Inem Pelayan Seksi versi Eddy Riwanto ini .
Tentulah , kemudian gadis kelahiran Sei Pakning, 26 April 1976 ini menjadi rebutan berbagai perusahaan yang menginginkan jasa kecantikan wajahnya untuk mengiklan produknya. Seperti restaurant Oasis, Singapore Discount Card, Putri Bunga Mirabella dan menjadi model Wedding Bellers BOutique, Discovery Style of Rudy Hadisuwarno,Tata Rias wajah dan Rambut Salome, Model Aftersix Boutique (Majalah Mahkota).
"Saya masih ingin jadi model profesional, kalau kemudian saya sekarang terlibat di sinetron, karena ingin mencari pengalaman baru nggak lebih dari itu, "tegasnya.
Padahal kesempatan untuk menjadi artis populer lewat jalur sinetron sudah terkuak lebar, di Inem Pelayan Sexy garapan sutradara Eddy Riwanto, Sarah mendapat peran utama. Apalagi lawan mainnya kebanyakan pemain pendatang yang kualitasnya jauh dibawahnya. Beda dengan Inem versi Inem Sang Pelayan versi Lukmantoro DS yang diperankan Clara Shinta, disana pun dramawan WS Rendra mendapat lawan main yang cukup berat, Him Damsyik, Cahyono, Uuk, Prapto dari Jayakarta Group, Erna Santoso, Rina Rawit serta sederetan artis top lainnya.
"Walau saya nggak ingin total di sinetron, bukan berarti saya main-main ketika mendapat kepercayaan dari sutradara. Setiap tawaran yang diberikan kepada saya, saya ingin melakoninya secara total, soal hasil akhirnya memuaskan atau nggak itu urusan belakangan, " papar putri bungsu buah cinta keluarga Abdul Rahman Djamaileil dan Luthfiah Barkah Al Gaity ini.
Walau ia memerankan tokoh Inem, babu seksi yang senual seperti yagn dimainkan artis Doris Callebout ketika di layar lebar bukan berarti ia tinggal mengcopy peran yang telah sukses dimainkan Doris itu.
"Walau ada kesamaan dengan Inem Pelayan Sexy versi layar lebar bukan berarti saya seenaknya mengikuti apa yang sudah ada. Mas Eddy selaku sutradara juga punya visi yang jelas, jadi saya tinggal mengikuti apa yang dimaui sutradara. ~~MF 271/237/XIII/2-15 November 1996
