Thursday, August 13, 2026

TABAH PENEMUAN

 


TABAH PENEMUAN (berita lawas) Aktor sinetron, putra penyair dan pengarang Mansyur Samin ini mengaku pernah terlibat cinta kilat dengan Almh Nike Ardilla tapi percintaan seumur jagung itu putus karena menyadari telah saling mengkhianati pasangan masing-masing sebelumya. 

"Saya bukan bintang. Saya Aktor! itulah warisan sepotong kalimat yang diucapkan almarhum aktor besar Soekarno M Noor. Ucapan itu ternyata begitu melekat dihati bintang  yang lagi naik daun, Tabah Penemuan. 

Mengapa begitu? Karena dari warisan kata-kata itu ternyata membuat Tabah tidak menjadi orang yagn mudah besar kepala. Meski namanya belakangan ini lagi naik ke permukaan, pemuda ganteng kelahiran Jakarta, 2 Februari 1991 ini tetap tampil sederhana, rendah hati, bahkan kadang terkesan cuek. 

Belakangan pemeran di sinetron Warisan, mengaku kini lebih sedikit sepi. Maklum ia lagi asli sendirian, dengan kata lain tak ada pacar. Wanita yang bagaimana yang menjadi idamannya?Mengapa baru kini ia mengaku sempat terlibat cinta lokasi dengan Nike Ardilla? berikut petikan wawancara yang dimuat di MF No. 243/209/XII/7-20 Oktober 1995

T : Ada Pengaruh dalam kehidupan sehari-hari dengan semakin populernya nama kamu belakangan ini?

J  : Ya belakangan ini saya sering menerima telepon gelap, entah itu dari tante-tante atau dari gay yang ingin mengajak kencan. Tapi semua itu tidak saya layani. 

T : Mengapa?

J : Untuk apa melayani orang macam itu?

T : Nyesel nggak jadi orang terkenal?

J : nggak! Popularitas itu kan hanya dampak dari profesi saya. 

T : Kenapa sih kamu masih suka nongkrong di TIM (Taman Ismail Marzuki) ini?

J : Karena dari sinilah saya banyak belajar dan berproses dalam banyak hal. Makanya saya sulit meninggalkan tempat ini. 

T : Apa yang kamu sukai dalam hidup ini?

J : Saya paling menyukai kejujuran

T : Dan yang tidak disukai?

J : Kemunafikan

T : Kabarnya dengan almarhumah Nike Ardilla, kamu sempat dekat?

J : Ya, kami memang sempat pacaran kilat. Tapi akhirnya kita bubaran secara baik-baik. Tepatnya , kita putus 4 bulan sebelum Nike meninggal. 

T : Kenapa?

J : Karena saya pribadi menyadari telah mengkhianati cinta saya pada seseorang. Dan Nikepun waktu itu juga menyadari bahwa merebut kekasih orang itu tidak baik. Bahkan, karena rasa berdosa saya kian mendalam. Akhirnya tak cuma dengan Nike Saya bubar, dengan anak seorang artispun saya pilih putus saja. 

T : Kalau lagi sendiri seperti ini dan begitu melihat orang sedang pacaran persasaan kamu bagaimana?

J : Jelas cemburu dong!. 

T : Kelihatannya kamu termasuk cowok playboy , ya

J: Itu menurut Anda. Tapi yang tepat adalah saya seorang pengabdi cinta. 

T : Sesungguhnya wanita semacam apa yang menjadi idaman kamu?

J : Pertama, yang seiman, kemudian yang penuh pengertian, penuh perhatian, enak diajak komunikasi, nggak ngebosenin, sabar dan sayang sama saya tentunya. 

T : Produksi sinetron belakangan ini terus membanjir, Tai kamu tetap menahan diri untuk tampil selektif, mengapa?

J : Saya akui tawaran terus mengalir tanpa henti untuk saya, Namun saya tidak mau memakai aji mumpung. Karena saya ingin tetap menjaga kualitas penampilan saya. 

T : Selain suka nongkrong di TIM, dimana lagi kamu suka nongkrong?

J : Saya suka nongkrong di pasar. karena disitu segala ekspresi ada dan muncul tanpa kemunafikan. Nah, dari situ pula saya banyak belajar tentang pola tingkah manusia yang saya mainkan di sinetron. 

T : Hal Apa yang selalu kamu ingat dalam hidup ini?

J : Tidak boleh lupa diri dan selalu ingat tanah.

T : Dalam pembentukan pribadi siapa yang paling mempengaruhi?

J : Kedua orangtua saya, tentunya. Mereka adalah orang-orang yang begitu besar jasanya dalam pembentukan pribadi saya seperti ini. 

T : Kembali ke soal Nike, bagaimana mulanya kamu bisa jatuh cinta padanya?

J : Mulanya, kita sering bertemu di lokasi suting Warisan, di mana kami berdua adalah pemeran utamanya. Nah, dari situ Nike sering bertukar pikiran dan minta pendapat dan nasehat dari saya. Dan dari situ pula tumbuh cinta kasih kami yang seumur jagung itu. 

T : Ngomong-ngomong setelah Nike meninggal  kamu sering mimpi nggak dengan dia?

J : Waktu dia baru meninggal saya akui masih sering bermimpi dengan dia. Tapi, belakangan ini sudah jarang. Namun begitu almarhumah adalah sosok wanita yang punya kenangan khusus dengan saya pribadi

*)selain di sinetron Warisan, Tabah Penemuan juga pernah berpasangan dengan Nike Ardilla disinetron Jalur Putih. Ada yang mengikuti? kayaknya nggak sampai selesai ya sinetronnya dulu mimin mengikuti. 


No comments:

Post a Comment