Showing posts with label uci bing slamet. Show all posts
Showing posts with label uci bing slamet. Show all posts

Friday, September 18, 2026

UCI BING SLAMET

 


UCI BING SLAMET dan Pakaiannya (Berita lawas). Uci Bing Slamet dikenal sebagai artis dengan perangai nan lembut serta keibuan. Ditengah glamouritas selebritis ibukota tak pelak lagi sosok Uci serign jadi sorotan. Segala yang ada pada diri Uci, putri nomer 5 dar keluarga alm pelawak Bing Slamet ini, sering dijadikan kamus hidup bagi para penggemarnya. 

Hampir kebanyakan koleksi pakaian Uci terbuat dari bahan kaus. Selain itu, busananya di dominasi oleh gaun-gaun panjang, menunjukkan bahwa ia anti sensualitas. "Saya memang tidak suka memakai baju yang berkesan meriah, "ucapnya dengan menebar senyum khasnya. 

Uci sempat menjinjing beberapa leging aneka warna. Ketika ditanyakan soal pakaian bagian bawah tersebut, artis dan penyanyi ini cepat menukas, "Sejak kecil Papa ngajarin saya pakai leging. Makanya jangan heran kalau leging saya begitu banyak".

Leging warna biru terong yang dilapisi blus warna ungu muda biasa dikenakan Uci untuk acara-acara yang berkesan santai. busana tersebut pernah ia pakai ke diskotik. Leging memang busana yang agak sakralbagi Uci. Betapapun sensualnya potongan leging, namun ia begitu suka pada pakaian kesukaan almarhum Papanya. Busana tersebut ia beli di California, menandakan betapa antusiasnya Uci terhadap bentuk busana satu ini. 

Ada sack dress warna merah dengan potongan semi ketat, namun tetap sopan bagi pemakainya. Kalau Uci mengenakan busana satu ini keacara resmi misalnya, selalu ia sertakan stocking pembalut kaki mulusnya. 

Uci tersenyum sejenak sebelum menjelaskan berapa harga serta dimana busana atu itu dibelinya. "Jangan kaget ya kalau pakaian ini sebenarnya sudah hampir sepuluh tahun saya rawat terus. Saya sangat suka dengan pakaian satu ini. Kebetulan warna merah adalah warna kesukaan mama,"ceritanya. 

Dalam keceriaan bahan kaus, Uci tampil dengan blus dan rok dengan warna coklat yang terduh. Blus yang berkesan seperti Tshirt biasa, ketika dipadu dengan rok panjang dengan sedikit belahan di depan tetap memberi kesan anggun dan tentu saja luwes. 

Masih dalam suasan akasu, blus ketat warna hitam yang dipadu dengan rok denim biru plus ikatan di bagian pinggang, biasa dikenakan Uci bila berbelanja atau pergi ke lokasi suting. "Saya juga suka bahan jeans, tapi yang berwarna hitam atau coklat. Biasanya warna hitam bisa cocok dipadu dengan berbagai warna, "jelas Uci. ~MF no. 203/169/TH.X, 9-22 April 1994


Thursday, May 28, 2026

UCI BING SLAMET, BUNGA DESA CABE RAWIT

 


UCI BING SLAMET, BUNGA DESA CABE RAWIT (berita lawas). Dari tujuh keturunan seniman besar serba bisa Bing Slamet, hanya tiga yang bungsu yang melejit sebagai artis, baik dalam film maupun musik. Yang pertama adalah anak ke lima. Waktu dilahirkan di Jakarta, pada tanggal 16 April 1961 diberi nama Ratna Lucyana. 

Sejak kecil sudah terbiasa dengan panggilan kesayangan Uci. Ya sudah terbawa terus sampai besar. Dengan tubuh yang mungil dan wajah sendu innocent, Uci mulai merintis karier sebagai penyanyi. 

Tapi, tentu saja kemudian terseret main film juga. Waktu pertama tampil dalam "Dr. Karmila" , Produser Manu Sukmajaya memujinya sebagai pemirip Jenny Rachman. Pernah pula berpasangan dengan Rano Karno dalam " Tom & Jerry". Sesudah itu absen cukup lama karena 'kecelakaan'.

Baru kemudian, Uci mulai berkiprah kembali. Secara beruntun ia tampil dalam "Kamus Cinta Sang Primadona", "Pengakuan", "Semua Sayang Kamu" dan terakhir "Pendekar Cabe Rawit".

"Untuk suting film ini, saya harus ke Yogya, maklum lokasinya full disana," cerita Uci tentang film yang baru rampung suting itu. "Saya berperan seabgai Sri, bunga desa yang ingin berkarya. Kalau ceritanya zaman sekarang sih tidak heran, tapi ini terjadi kira-kira dalam abad ke XVIII di pedalaman Jawa lho!".

"Pendekar Cabe Rawit" merupakan karya penyutradaraan perdana bagi Abdul Kadir. Tokoh pendekarnya diperankan oleh Syaiful Nazar. Dan tentu saja tokoh Sri yang menjadi kekasih si pendekar. 

Saat break suting, Uci menyempatkan diri berbelanja ke pasar Bringharjo. Pulang-pulang membawa sekeranjang sayur mayur, terus masak sayur asem. Ramai-ramai dinikmati oleh seluruh pemain dan kru. "Ternyata Uci pintar masak sayur asem lezat!" puji produser Hendrick Gozali. ~Sumber MF No. 104/72 tahun VI, 23 Juni - 6 Juli 1990


Tuesday, July 29, 2025

SEMUA SAYANG KAMU


 SEMUA SAYANG KAMU, NOMINASI FFI 1989

NAMA PERUSAHAAN : PT. Sinar Permatamas Film
Penanggungjawab : Puji Agung
Cerita, Skenario, Sutradra : Ida Farida
Penata Kamera : Trasta Sembiring
Penata Artistik : Luftianes
Penyunting : S.K. Syamsuri
Penata Suara : Rizki Ichwan
Pemeran Utama Wanita : Neno Warisma, Uci Bing Slamet
Pemeran Utama Pria : Eeng Saptahadi, Dian Hasri
Pemeran Pembantu Wanita : Rina Hassim, Ade Irawan
Pemeran Pembantu Pria : ----

CERITA :

NURAINI melahirkan bayinya lebih awal dari KARTINI. Salahnya tia telah mengambil bayi dari kamar bayi untuk disusui tanpa seizin Suster Puskesmas. Sementara itu KARTINI mulai curiga karena bayi yang ada disisnya brambut hitam lebat, padahal dia tahu pasti bayi yang dilahirkan berambut tipis dan berdahi lebar.

Baik KARTINI maupun suaminya SURIPNO merasa yakin bahwa bayi mereka telah tertukar dengan bayi NURAINI. Kejadian itu segera di laporkan kepada suster untuk diadakan pemeriksaan kembali.

NURAINI menolak, dia tetap bersikeras bahwa bayi itu adalah bayinya sendiri. Apalagi setelah ada surat keterangan dari dokter yang menguatkan pengakuannya. Sambil menunggu proses selanjutnya KARTINI membawa pulang bayi yang berambut hitam itu. Tetapi karena usahanya gagal, maka bayi tersebut dikembalikan ke Puskesmas.

Sejak itu masalah tertukarnya bayi menjadi bahan pembicaraan orang, yang akhirnya sampai ke meja hijau.
Sidang yang berlangsung berbulan bulan berakhir dengan keputusan bahwa NURAINI dinyatakan bersalah karena telah menggelapkan bayi yang bukan haknya.

~sebuah film yang diangkat dari kisah nyata tentang tertukarnya bayi
Film ini masuk nominasi pada FFI 1989 sebagai :
1. Unggulan Film Terbaik
2. Unggulan Pemeran Utama Wanita Terbaik (Neno Warisman)
3. Unggulan Pemeran Utama Pria Terbaik (Eeng Saptahadi)
4. Unggulan Cerita Asli Terbaik (Ida Farida)
5. Unggulan Penata Artistik Terbaik (Lutfianus)
6. Unggulan Sutradara Terbaik (Ida Farida)
7. Unggulan Skenario Terbaik (Ida Farida)
8. Unggulan Penata Suara Terbaik (Rustam Effendy)

dan dari 8 Unggulan tersebut akhirnya yang membuahkan 1 Piala Citra melalui :

Penulis Skenario Terbaik (Ida Farida)