Showing posts with label Sinetron Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Sinetron Indonesia. Show all posts

Wednesday, September 16, 2026

MONA RATULIU, SANG PERAWAT YANG BISU

 


MONA RATULIU, SANG PERAWAT YANG BISU (Berita Lawas). Masih Ingat sinetron yang dibintangi Mona Ratuliu ini? Seorang perawat cantik tengah sibuk mengurus pasien yang terbaring koma.Ia berusaha merawat pasien itu dengan telaten. Matanya menerawang jauh, berharap pasien tersebut sadar. Sang perawat muda itu terus mengawasinya setiap detik. 

Kini ia lega berkat pertolongan Tuha, Si pasien luput dari kematian. Dibalik itu semua, ternyata perawat cantik itu punya kekurangan. Mulutnya tidak bisa berbicara alias bisu. Namun ia sadar itu merupakan kehendak Tuhan. 

Cerita diatas memang bukan merupakan kisah sungguhan. Itu hanya cuplikan kisah sebuah sinetron drama bertajuk "Pelangi Di Matamu" (PDM) . Yang menarik dari sinetron yang ditayangkan setiap Minggu, pukul 20.00 Wib di RCTI itu adalah sosok perawat bisu nan cantik itu. Kemampuan akting si pemain begitu diuji. Bagaimana tidak untuk memerankan tokoh bisu dibutuhkan sebuah observasi yang cukup mendalam. Selain mempelajari bahasa isyarat, dia juga mesti mengikuti sepak terjang para penderita bisu tersebut, yaitu dengan berkunjung ke Sekolah Luar Biasa (SLB). 

Mona Ratuliu yang dipercaya sebagai perawat bisu dan cantik rupawan itu mengakui, dari sekian peran yang dilakoninya selama ini, mulai peran protagonis hingga antagonis, peran paling menantang, ya di PDM. Untuk tampil maksimal memerankan tokoh bisu ia melakukan observasi ke Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada dikawasan Cijantung. Di SLB itu, ia dipandu seorang pengajar SLB tersebut. Mona berusaha mengikuti sepak terjang mereka. 

Langkah pertama yang dilakukan ialah berinteraksi dengan mereka. Sudah barang tentu ia mesti berkomunikasi dengan bahasa Isyarat. Menyimak cerita dan pengalaman mereka. Setelah itu, dengan ditemani, dua orang dari mereka, dia berjalan-jalan di lingkungan sekolah itu. "Ya, dengan observasi itu, aku mendapatkan pengetahuan banyak tentang mereka. Kira-kira sebulan aku jalani ini, tapi tidak setiap hari lho , "Urai perempuan kelahiran 31 Januari 1982 ini. 

Ditambahkan , tadinya dia berpikir , untuk memerankan gadis bisu cukup hanya menggunakan bahasa isyarat. Namun setelah dipikir, ternyata tidaklah cukup dengan bekal itu saja. "Kalau pakai bahasa isyarat saja, mungkin semu aorang bisa. Tetapi bukan itu saja yangdibutuhkan, Ekspresi juga mesti diperhatikan. Makanya, aku melakukan observasi ke SLB,"terang artis yang hobi nonton ini disela-sela suting Pelangi Di Matamu di RS Sentra Medika, Cimanggis - Depok. 

Yang pasti berkat kebolehan aktingnya di PDM namanya kian bersinar. Padahal ia tergolong pendaang baru. Kiprahnya dipersinetronan Indonesia mulai dikenal sejak dia main dalam sinetron "Lupus". Perannya sebagai Poppy begitu mewarnai sepak terjangnya, sehingga namanya pun mulai di perhitungkan. Masyarakat mulai menggemari sosoknya. Alhasil, tawaran untuk main sinetron terus mengalir. 

Senang dong denan kesuksesan ini? "Ya pasti senang dong. Aku nggak nyangka akan seperti sekarang ini. Sebenarnya aku nggak punya cita-cita menjadi orang top. Tapi nyatanya kayak sekarang ini, aku bersyukur pada Tuhan. Ia juga mengaku punya pengalaman menyenangkan saat main sinetron "Pondok Indah".

Ingin merambah bidang lain, nyanyi misalnya? Pengagum Brad Pitt ini kembali bertutur dirinya masih ingin mematangkan dan konssentrasi dulu di sinetron. Dia ingin terus mendalami  dun370/XVia akting. "Memang aku dulu pernah ikutan perkumpulan nyanyi. Tapi kayaknya aku kurang serius menekuninya. Maka kuputuskan untuk berhenti nyanyi, ~MF No. 404/370/XVII, 7-21 Desember 2001

Sunday, August 16, 2026

MISTERI SEBUAH GUCI, PUTRI CINA DARI GUCI ANTIK


MISTERI SEBUAH GUCI, PUTRI CINA DARI GUCI ANTIK(sinetron lawas). RAM SORAYA , produser PT. Soraya Intercine Film setelah memproduksi lebih dari 50 judul film bioskop, nampaknya berusaha juga menerobos sinetron televisi. Inilah miniseri produksi perdananya, yang bertema misteri dipadu dengan mistik dan aksi. Sebagai sutradara (untuk pertama kalinya) Yan Senjaya, yang biasanya menjabat Produser Pelaksana dalam banyak film produksi Soraya sedangkan jabatan Produser Pelaksana miniseri ini adalah Jauhari Ardiwinata yang cukup berpengalaman dengan berbagai jabatan di RCTI. 

Dikerahkan banyak bintang yang cukup terkenal, mulai dari Reynaldi, Gito Gilas, Cut Keke, Emri Margono, Anen Wijaya, pelawak Taufik Savalas, sampai pendatang-pendatang baru, Lady Kartika (Sebagai tokoh sentral Putri Melati) yang berasal dari guci antik Cina, Roweina, Lisa Patsy serta pemain-pemain bule , Jurek Bleszynski dan Nacy Francys. 

Hampir keseluruhan lokasi suting dipusatkan di daerah Ketapang, Lampung Tanjung Karang. Hitung-hitung ternyata mencakup sebanyak 40 lokasi. Pembuatanya memakan waktu selama 2,5 bulan. 

Diceritakan nelayan muda Matnur terdampar ke pantai Pulau Karang. Antara sadar dan tidak, ia melihat sesosok Putri Cina melayang dari balik karang. Antara sadar dan tidak, ia melihat sesosok Putri Cina melayang dari balik karang. Dalam mimpinya, Matnur sekali lagi melihat Putri Cina yang meminta pertolongan karena di buru perompak. Maka Matnur mengajak adik iparnya Lebar, melacak ke pulau karang itu. Hasilnya ia menemukan sebentuk guci antik. 

Konon kabarnya guci itu bakal membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Memang benar, Matnur mendadak hidup makmur, karena tangkapan ikannya selalu berlimpah. Tak disadari nelayan muda inilah, kalau guci antik bisa menjelma menjadi Putri Melati yang secantik bidadari. 

Turis Grant dari sindikat penjualan benda-benda antik, mengincar guci tersebut. Dengan membayar penjahat yang menyamar sebagai garong, ia merebut guci antik. Muncul pula kawanan Sasagi dari Jepang, dan Roy pemimpin kelompok gangster perlente dari Jakarta yagn bentrok dengan sindikat Grant. Korban-korban mulai berjatuhan, bahkan si lugu Lebar juga tewas terbunuh. 

Matnur yang penasaran usaha mendapatkan kembali guci temuannya. Samar-samar terungkap, nun di zaman Majapahit dulu, Putri Melati dari Cina, bercinta dengan Panglima Muda. Keduanya dijatuhi hukuman mati. Putri Melati di bakar, abunya disimpan dalam guci antik. Rupanya Matnur adalah reinkarnasi, titisan dari sukma Panglima Muda ratusan tahun lalu. Mungkinkah sekarang cintanya dengan Putri Melati bisa terwujud?. 

Miniseri sebanyak tujuh episode ini, masing-masing dengan masa tayang 48 menit, ditayangkan di RCTI tiap Minggu malam mulai 16 Oktober dan berakhir 27 November 1994. Akhir episode ke 7 yang sengaja dibuat open ending, mengisyaratkan kelak masih bisa dibuat kelanjutannya lagi. ~MF 222/188/TH XI, 17 - 30 Desember 1994

Monday, August 3, 2026

BUDIYANTO S, BICARA TENTANG DAMAR WULAN

 


BUDIYANTO S, BICARA TENTANG DAMAR WULAN (berita lawas). Sebuah wawancara dengan Budiyanto S, yang juga suami dari aktris Lina Budiarti yang dimuat di Majalah Film  No. 408/374/XVII, 1-15 Februari 2002.

Cukup lama menghilang penulis komik, talenta scout kondang Budiyanto S dari pentas film nasional, kini kembali berkiprah di pentas sinetron sebagai produser Pelaksana griya produksi Mega Kreasi Production, milik Damoo Punjabi. Melihat sukses sinetron Prabu Siliwangi yang di tayangkan di SCTV, membuat Mega Kreasi semangat memproduksi sinetron sejenis, dan kini suami artis kawakan Lina Budiarti ini memproduksi sinetron Damar Wulan.

Berikut perbincangan dengan Budiyanto S di lokasi Syuting Damar Wulan di Banakan, Ciasem, Subang , Jawa Barat. berikut petikannya. 

T : Bagaimana Ceritanya Anda bisa menduduki jabatan pimpinan produksi di Mega Kreasi Production?

J : Saya sudah bekerja di Mega Kreasi, dulu Parkit Film yang megang masih Pak Raam Punjabi, Pak Gobin dan Pak Damo, sudah 30 tahun. Sehingga beliau-beliau sudah tahu kemampuan kerja saya dan ketika Pak Raam membuat perusahaan Multivision Plus, Pak Gobin dengan mega Greasi dan Kami sepakat Mega Kreasi tidak akan memproduksi sinetron yang sama dengan produksi Multivision, karenanya produksi Mega Kreasi sinetron misteri dan laga klasik. 

T : Sesuai tema sinetron yang di produksi yang bertema laga klasik dan horor, kenapa Anda memilih lokasi di perkampungan bukan di hutan atau perkebunan?

J : Pertama tanahnya masih murah, kebetulan orang tua saya memiliki tanah disini jadi tinggal nambahi saja dan Pemda setempat mendukung kami. Kalau kami menyewa, sewa tanah sekarang sangat mahal, sebulan bisa mencapai 15 juta rupiah. Sementara kalau biaya sewa kita belikan tanah disini, sudah dapat tanah hektaran. Dan buat kami dan kru, disini bagaikan surga kecil, kenapa begitu. Karena makanan disini murah, Fasilitas hiburan lengkap. 

T : Berapa hektar tanah yang dibutuhkan untu membangun lokasi syuting di Blanakan ini?

J : Puluhan hektar, kami telah membangun set, membangun pondokan untuk artis dan kru. Fasilitas pondokan serba AC lengkap dengan perlengkapannya, sehingga kami berharap artis akan kerasan tinggal disini, Kami juga membangun pusat kesegaran yang tidak kalah dengan pusat fitness di Jakarta

T : Untuk apa membangun Pusat Fitness di lokasi?

J : Kami kan sering mendapatkan pemain yang badannya kurang bagus, terlalu kerempeng untuk ukuran sinetron laga klasik yang lebih banyak memamerkan bentuk badan. Sembari Syuting, kalau lagi break mereka bisa membentuk badan. Sehingga pada saatnya nanti, badannya sudah bagus dan sesuai kebutuhan cerita, untuk pemain yang telah memiliki bentuk badan yang bagus, mereka bisa menjadikan pusat fitness untuk refreshing kalau lagi nggak syuting. 

T : Kenapa Prabu Siliwangi kalah populer dibanding Misteri Gunung Merapi, padahal sama-sama cerita misteri dan laga klasik?

J : Kalau dari segi cerita dan kualitas penggarapan kami tidak kalah, yang kalah jujur saya akui jam terbangnya. Misteri lebih dulu ditayangkan, Misteri sudah diproduksi 104 episode lebih sementara Prabu Siliwangi baru 54 episode, sehingga penonton Misteri sudah terbentuk, jadi layak lah kalau Misteri mendapat penonton lebih banyak dari kita. 

T : Apa kelebihan Prabu Siliwangi dibanding Misteri?

J : Kalau Misteri kan khayalan sementara Prabu Siliwangi cerita sejarah, jadi sedikit banyak kita harus mengambil dari sejarah. Dan sejarah kan biasanya banyak ceritanya ketimbang adegan laganya, tapi kalau Prabu Siliwangi kami coba mengkombinasikan antara laga dan drama, "60an - 40an karena bagaimanapun sinetron kan tontonan yang dituntut menghibur, nah kalau sinetron laga klasik nilai menghiburnya kalau banyak adegan berantemnya. Disamping ditambah  atau dibumbui sesuatu yang bisa menarik ceritanya. 

T : Apa Alasan menggarap Damar Wulan?

J ; Kalau Prabu Siliwangi mengangkat cerita dari tanah Pasundan nah, agar penonton nggak jemu, saya mencoba mengangkat cerita dari daerah lain. Yakni daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, apa cerita yang tidak kalah menarik dari Prabu Siliwangi? ya Damar Wulan. 

T : Apa Kelebihan Damar Wulan dibanding Prabu Siliwangi?

J : Sama-sama populer, hanya saja Damar Wulan populer di dua propinsi yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga banyak diangkat ke drama-drama panggung dengan berbagai versi daerah. Seperti di sinetron ini, Damar Wulan ini kami angkat dari komik saya Jadi menurut saya cerita Damar Wulan lebih populer. 

T : Tadi Anda mengatakan kalau Damar Wulan ini diambil dari komik yang anda tulis, untuk 26 episode yang akan di produksi butuh berapa buku?

J : Dulu saya membuat komik Damar Wulan hanya 3 buku, kenapa hanya 3 buku karena kalau kebanyakan komiknya takut bosan. Karena daya minat baca masyarakat dulu 'kan masih rendah sehingga cepat bosan kalau membaca buku. Makanya dalam membuat komik, saya singkat-singkat. 

T : Syamsul "Basir" Gondo, kan lebih dikenal di Misteri Gunung Merapi, sekarang anda tampilkan di Damar Wulan apa nanti nggak rancu malah bisa-bisa anda dituduh plagiat?

J : Basir sudah bais kontraknya dengan Misteri Gunung Merapi dan saya juga nggak mau ngambil pemain yang masih terikat kontrak dengan PH lain. Kalau kemudian saya mengambil Syamsul 'Basir' Gondo, kebetulan Damar Wulan kan memiliki Punakawan sehingga kami membutuhkan sosok seperti Syamsul Gondo dan secara kebetulan kontraknya sudah habis, ya jadi kami kontrak. 

T : Di Damar Wulan sendiri, untuk menarik pemirsa berapa persen unsur komedinya?

J : Nggak banyak supaya penonton penasaran saja. karena kalau kebanyakan komedi takut rancu, Damar Wulan kan bukan sinetron komedi. 

T : Dibanding set Misteri dan Angling Darma, set Damar Wulan nampaknya terlalu sederhana?

J : Ya kami membangun set ini masih dalam tahapan, kami bangun yang penting-penting. Sementara Misteri dan Angling Dharma jauh lebih dulu sehingga setnya jauh lebih sempurna ketimbang kami. Nantinya perlahan-lahan kami akan buat set yang sempurna. 

T : Dibutuhkan biaya berapa untuk membangun set Damar Wulan?

J : Tahap pertama sekitar Rp 300juta, alokasi dananya bisa mencapai 1 milyar lebih. 

T : Nampaknya Pemda akan menjadikan Set Damar Wulan menjadi tempat Pariwisata?

J : Begitu antusiasnya masyarakat menyambut tempat suting kami, sehingga orang-orang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan syuting kami. Sehingga Pemda melihat potensi pariwisata buat kami nggak masalah. Karena ini sinerti yang saling menguntungkan. 

T : Untuk sinetron kolosal seperti Damar Wulan berapa biaya idealnya?

J : Satu episodenya bisa mencapai Rp. 125juta

T : Kenapa pemain topnya cuma dua orang, Sarah Azhari dan Rizal Djibran?

J : Di sinetron laga klasik macam Damar Wulan memang tidak membutuhkan banyak pemain top kenapa begitu? Supaya nilai sejarahnya bisa ditangkap jelas oleh penonton, misal pemain utama Damar Wulan, Lydya Kandou dan Rudy Salam, nanti orang bingung ini sinetron Pernikahan Dini atau Damar Wulan. Sekalipun banyak pemain baru tapi kami tetap mengutamakan kecantikan dan ketampanan pemain. Sehingga pemirsa tetap akan menhan remotenya untuk tetap menonton sinetron kami. 

T : Damar Wulan akan digarap berapa episode?

J : Untuk tahap pertama akan diproduksi 26 episode dan kalau memang sambutan masyarakat bagus, kami akan memproduksi 26 episode lagi. 

T : Tapi kenapa kontrak untuk pemain per 7 episode?

J : Untuk mengantisipasi kalau ada pemain atau kru yang trouble misal pada episode 3 atau 5 ternyata ada pemain bermasalah kan kita bisa langsung ganti. 

T : Bagaimana mengantisipasi pemain yang double job?

J : Sebelum tanda tangan kontrak kita nanya dulu, lagi dikontrak sama PH mana. Kalau memang lagi dikontrak kita minta betul kepada pemain untuk benar-benar menyepakati kerjasama. Misal kami dikasih hari Minggu dan senin pada hari itu harus ada di lokasi. kalau itu diingkari , ya langsung kami ganti. ~~~~~~~~~~~~~

Thursday, May 7, 2026

BUKAN PEREMPUAN BIASA, SINETRON PERDANA CHRISTINE HAKIM


BUKAN PEREMPUAN BIASA, SINETRON PERDANA CHRISTINE HAKIM, (Kisah Lawas). Christine Hakim main sinetron, ini sudah jadi pemberitaan. Raam Punjabi, produser Multivision Plus, berhasil menarik aktris nomor satu dalam perfilman nasional itu, untuk memperkuat kubunya. Adalah Jajang C Noer yang berhasil membujuk Christine Hakim untuk bermain dalam karya penyutradaraannya yang pertama ini. 

BUKAN PEREMPUAN BIASA memang menjanjikan sebagai miniseri (terdiri dari 10 episode) yang berbobot lebih dari produksi Multi sebelumnya. Bukan cuma karena pemeran utamanya Christine dan suradaranya Jajang, tapi juga karena cerita-skenarionya merupaka warisan dari almarhum Arifin C Noer, yang bagian klimaksnya ditambal sulam oleh Arswendo Atmowiloto (karena skenario asli tulisan Arifin baru mencapai tujuh episode). Disamping itu sinetron inipun di dukung oleh pemain yang sudah tidak asing lagi seperti : Desy Ratnasari, Donny Damara, El Manik, Pangki Suwito, Remy Silado, Eeng Saptahadi, Anwar Fuady, Arswendi Nasution, serta bintang muda Ari Sihasale, Hans Wanaghi dan Marini Zumarnis. 

Sutingnya hampir keseluruhannya berlokasi di desa diluar kota Solo, Jawa Tengah. Editor Karsono Hadi menyuntingnya, sinetron ini ditayangkan di RCTI pada medio bulan Mei 1997.

Ceritanya sebagai berikut. 

Menul (Christine Hakim) perempuan desa yang menolak kehendak ayahnya untuk menikah dengan seorang lelaki tua, minggat dari rumahnya. Malang, ia diperkosa oleh lima pemuda mabuk. Akibatnya berkepanjangan, karena ia hamil tanpa jelas siapa yang menghamilinya. 

Dua puluh lima tahun kemudian, Menul telah menjadi perempuan paro baya yang berprofesi sebagai tukang pijat tradisional. Ia cuma hidup bersama putrinya, Sri (Desy Ratnasari) yang baru menamatkan kuliahnya di Fakultas Hukum. 

Mendadak Menul yang tinggal dirumah sederhana dipinggiran kota Solo dikirimi kulkas dan teve baru. Menul menolak menerimanya karena tak pernah merasa memesan. Sebaliknya si pengirim, usahawan sukses Pak Bachtiar (El Manik) tak habis mengerti mengapa maksud baiknya ditolak. 

Bachtiar sendiri menemui Menul. Bahkan secara mengejutkan mengajukan lamaran. Tapi menul tak menanggapi , karena kekecewaan hidupnya dimasa silam. 

Dalam pada itu, kegembiraan Sri yang baru di wisuda, pupus demi pcarnya , Soni (Donny Damara), memutuskan hubungan. Pasalnya orangtua Soni mengangap latar belakang Sri sangat tidak jelas. Sri menjadi penasara, ingin mengetaui siapa ayahnya sebenarnya. Demi mmebongkar kamar bunya, Sri menemukan ratusan wesel yagn tak pernah diuangkan, kiriman dari Hamdan (Pangky Suwito). 

Sri ingin mencari Hamdan di Jakarta. Menul mencegahnya, sampai tak tahan menampar wajah Sri. Demi menenangkan Sri yang histeris, Menul mengungkap masa lalunya. 

Gara-gara ayahnya suka berjudi, keluarga Menul dililit hutang pada renternir Sunardi. Untuk melunasi hutangnya, asah Menul (TB Maulana Husni) setuju menikahkan putrinya dengan si lintah darat. Tapi Menul memilih minggat. Ia mencari sahabatnya , Wiwik (Clara Sinta) yang bekerja di kompleks rumah peristirahatan 

Ketika Menul bekerja sebagai pelayan di kompleks inilah, ia di perkosa oleh lima pemuda yang tengahberpesta minuman keras. Dengan menahan sengsara, Menul pulang kerumah oranguanya.Terpaksa menyetujui dinikahkan dengan Sunardi. Namun Sunardi yang kecewa karena Menul sudah tak perawan lagi, segera menceraikannya. 

Terlunta-lunta Menul ang diusir ayahnya, mengembara sendirian. Bekerja sebagai pelayan di restoran kecil, sampai bertemu Wiwik yang mengajaknya menjadi wanita penghibur. Namun Menul tak bisa memaksakan diri berkencan. Menul memilih bunur diri, beruntung muncul pemuda Joko (Arswendi Nasution) yang menolong dan menampungnya di rumah kostnya. Bahkan Joko inilah yang mengurus Menul sampai melahirkan Sri. 

Cerita panjang Menul, menyadarkan Sri betawa menderitanya sang Ibu. Sri mengajak ibunya menyelidiki siapa senenarnya Hamdan. Tiba di stasiun Gambir, mereka disambut Hamdan dan putranya. Burhan (Ari Sihasale). Dirumah ada pula Hanny (Marini Zumarnis) adik Burhan. 

Dalam sebuah kamar, Menu melihat banyak lukisan wajah. Mungkinkah Hamdan salah seorang pemuda yang dulu memperkosanya? Hamdan mengakui, saat peristiwa itu terjadi, memang ia berada disana, tapi ia tak ikut memperkosa. Atas inisiatif Burhan dan Hanny, Hamdan bersama Menul dan Sri merancang rekontruksi untuk membuktikan siapa sebenarnya ayah Sri. 

Lima lelaki diundang untuk reuni ditempat dulu mereka memperkosa Menul. Kelimanya asyik bernostalgia sampai mendadak muncul Sri yang didandani persis Menul dulu. Kelimanya terkesiap dan mulai saling tuduh dengan versi masing-masing. Ada yang berargumentasi kalau dirinya impoten, hingga tak mungkin memperkosa, ada yang berdalih batal melakukannya karena ketakutan melihat Menul sudah pingsan. Lalu siapakah sebenarnya ayah kandung Sri?

Diam-diam Menul sudah menyiapkan sebilah pisau dalam tasnya untuk membalas dendam pada laki-laki yang telah menghancurkan hidupnya dua puluh lima tahun yang lalu. 

Gaya bertuur Jajang yang disesuaikan dengan skenarionya Arifin, terasa tidak biasa dilakukan dalam Sinetron Indonesia. Cenderung mengngatkan pada karya besar Sutradara Empu dari Jepang, Akira Kurosawa , Rashomon (Pemenang PIala Oscar untuk film Asing Terbaik 1950) di mana tokoh-tokoh yang terlibat dalam suatu kasus perampokan pembunuhan, pemerkosaan secara kilas balik mengungkap apa yang terjadi menurut versi masing-masing. 

BUKAN PEREMPUAN BIASA membuktikan Christine Hakim bukan aktris Biasa. Dengan kekuatan aktingnya yang telah jauh lebih matang daripada saat bermain di film Ponirah Terpidana produksi 1983 dengan peran nyaris serupa, ia bisa membuat pemirsa berminat untuk terus menontonnya dari episode perdana sampai tuntas. Lalu mungkin kelak ada Bukan Perempuan Biasa, kedua  atau sinetron lain yang dilakoni Christine Hakim. ~MF284/250/XIII/3-16 Mei 1997

Produksi PT Multivision Plus

Produser : Raam Punjabi

Sutradara : Jajang C Noer, 

Cerita/Skenario : Arifin C Noer

Kamerawan : Winaldha Melalatoa

Penata Artistik : Berty Ibrahim

Editor : Karsono Hadi

Pemain ; Christin Hakim, Desy Ratnasari, Donny Damara, El Manik, Pangky Suwito, Remy Silado, Eeng Saptahadi, Ari Sihasale, Marini Zumarnis, Clara Sintya

Tuesday, April 21, 2026

JALAN MAKIN MEMBARA II, MENGURANGI UNSUR EKSYEN


 JALAN MAKIN MEMBARA II, MENGURANGI UNSUR EKSYEN, Jalan Makin Membara II sebanyak 14 episode, Dede Yusuf tidak lagi tampil ganas seperti dalam tahap sebelumnya. Bahkan unsur laga hanya sekitar tiga puluh persen dan karakter Handoko berangsur-angsur berubah menjadi manusia biasa. 

Yang lebih menarik, setelah Dede dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa artis pemula, (sempat beredar berita tersebut) dia justru menangkat berbagai problema dari banyak kalangan wanita. Kata H. Rahayu Effendy, produser Jalan Makin Membara, mengangkat kehidupan berbagai kalangan wanita, merupakan kepedulian mereka anak hak-hak wanita. "ini tidak ada kaitannya dengan kasus Dede, atau kepura-puraan kami. Kami mengambil tema wanita semata-mata berdasarkan untuk membuat karya yang lebih baik dan memasyarakat, karena memang masalah wanita selalu universal dengan keadaan bagaimanapun. Ini juga yang membuat kami mengajak salah seorang penduduk Bantul yagn semasa mudanya pernah main film untuk kembali main sinetron, " kata Rahayu Effendy sambil menunjuk seorang wanita tua. 

Kehadiran Arswendo menjadi sangat dominan dengan menampilkan adegan-adegan lucu diwarnai eksyen ala film Jackie Chan, "Justru unsur komedinya yagn saya perbanyak, " ujar Dede Yusuf. Untuk mendukung unsur komedi itu, Dede merekrut pelawak Taufik Savalas. "Selebihnya saya banyak pakai pemain wanita, sesuai dengan ceritanya, " lanjut Dede. 

Dede menampilkan tokoh Handoko berpetualang menyelami permasalahan berbagai status wanita, yang pada akhirnya Handoko datang sebagai dewa penyelamat. "Di sini saya menekankan unsur drama ceritanya. Sementara adegan perkelahiannya sebagai akhir permasalahan, " ujar Dede lagi. 

Jalan Makin Membara II juga banyak menampilkan bintang-bintang muda yang gress seperti Anne Junita Coto. Sementara pemain sebelumnya yang masih dipakai Dede adalah Henry Hendarto. 

Pihak SCTV mengaku jauh-jauh hari memang meminta pada pihak Sepro Karya Pratama untuk meneruskan sinetron Jalan Makin Membara I. "Masalah pengurangan unsur eksyen itu adalah hak Sepro. Kita lihat saja, apakah dengan pengurangan unsur eksyen itu akan membuat sinetron ini tetap sukses atau tidak," kata RM Soenarto. "Kami masih menganggap ini sinetron laga yang kental dengan unsur komedi, ' lanjut Soenarto. 

Jalan Makin Membara II ditayangkan mulai pertengahan Desember 1996 setiap Sabtu pukul 19.30 Wib selama satu jam di SCTV. ~Mf 275/241/XIII/28 Des 96 - 10 Jan 1997

Sunday, April 12, 2026

TIRAI KASIH YANG TERKOYAK, SINETRON MULTI KARAKTER


 TIRAI KASIH YANG TERKOYAK, SINETRON MULTI KARAKTER, Tatkala selamatan suting sinetron Tirai Kasi Yang Terkoyak, produksi Starvision, Ismail Soebardjo sutradaranya, ditanya seorang wartawan apakah 'perkosaan telah menjadi suatu masalah universal sehingga layak diangkat sebagai tema sinetron?

Dalam jawabannya, Ismail Soebardjo memberi suatu ilustrasi. Sepuluh tahun lalu, kita tercengang dan terkesiap mendengar berita-berita perkosaan. Tapi saat ini, tak jarang kita membaca berita koran tentang seorang ayah memperkosa anak kandungnya. Di Bekasi kerap terjadi perkosaan beruntun. Kita juga kerap masih mempersoalkan sebutan 'anak haram' kepada seorang anak yang lahir dari wanita korban perkosaan.

"Sinetron ini justru menggugat melalui gambaran bagaimana nasib wanita korban perkosaan, anak yang lahir dari korban, dan apa latar belakang hal itu bisa terjadi, kata peraih Piala Citra Sutradara Terbaik FFI 1981 itu. 

Ungkapan Ismail bisa diartikan, gambaran itu akan membuat seseorang berpikir lebih jauh untuk melakukan tindak pemerkosaan. Korbannya bukan hanya wanita yang diperkosa tapi juga anak serta masa depan dan lingkngan yang kompleks. Untuk mengantarkan teman ini, dibutuhkan peran-peran dengan berbagai karakter. Skenario yagn ditulis oleh Eddy D Iskandar bersama Ismail Soebardjo ini cukup cerdik menghadirkan karakter-karakter yang menciptakan multikonflik. 

KEMALA (Bella Esperance), seorang pramugari yang siap menikah dengan HARRY (Ponco Buwono), diculik lalu di perkosa DION (Ryan Hidayat) yang dendam karena lamarannya di tolak. Akibat perkosaan itu, juga karena kematian ayahnya yang dibunuh kawan-kawan Dion, Kemala terganggu jiwanya. Perkawinan Harry dengan DIANA (Lia Waroka) bersamaan dengan kelahiran anak hasil perkosaan, membuat jiwa Kemala makin parah. Goncangan jiwanya tak terusik oleh kesetiaan dan pengabdian SATRIA kecil (Alam Putra) , anak yang ia lahirkan itu dalam merawatnya selama di RS jiwa. 

Beruntung ada dr. LEO (ZO Kotten) yang simpatik atas penderitaan Kemala meski ia sendiri harus sering berselisih dengan isterinya. Meski iunya tak menghendaki kelahirannya, Satria tak pernah putus asa merawat Kemala. Bagi Satria (yang setelah dewasa di perankan SULTAN DJORGHI), kebahagiaanya akan tergapai bila ibunya sembuh. 

Pengabdiannya tak pernah surut walau bertemu kembali dengan DEWI (Inneke Koesherawati) anak majikannya semasa kecil, yang kemudian menyatakan cintanya. 

Kendati demikian, ia sangat menghargai hak Dewi yang menolak dijodohkan dengan GERRY (Teguh Julianto), anak KEVIN JONES (Rudy Wowor). Kevin Jones ini tak lain adalah nama samaran Dion, yang buron setelah memperkosa Kemala, dan berarti ayah kandung Satria. 

Satu persoalan menarik ditawarkan sinetron ini, menyangkut perkembangan jiwa Satria dan Gerry yang sebenarnya saudara seayah. Satria yang sempat dipelihara oleh PAK RIDWAN pegawai RS Jiwa yang sangat toleran terhadap penderitaan orang lain, tumbuh menjadi pemuda yagn bertanggungjawab dan peduli terhadap derita orang lain meski dalam dirinya mengalir darah seorang ba jingan seperti Dion alias Kevin Jones. Berbeda dengan Gerry yang sejak kecil berada dalam asuhan ayahnya, lebih senang berfoya-foya dan malas bahkan arogan seperti bapaknya. Kedua karakter ini dipertemukan pada suatu adegan ketika Gerry hendak memperkosa TANTI (Mirelle Sulilatu) anak Harry dan Diana di sebuah hotel, muncul Satria yang bermaksud menolong Tanti. Tampaknya Ismail Soebardjo ingin memberi pesan, karakter dan pribadi seseorang lebih tergantung pada lingkungan ketimbang darah keturunan. 

Casting merupakan suatu hal patut dipujikan dari sinetron ini setidaknya dari sudut persamaan wajah. 

Ryan Hidayat yang memerankan Dion ddan Alam Putra yang memerankan Satria kecil, memiliki kesamaan raut wajah. Demikian juga Anggi yagn memerankan Dewi masa kecil dengan Inneke Koesherawati yang memerankan Dewi dimasa dewasa. Semula, Satria dewasa akan diperankan oleh Ryan Hidayat juga. Namun berhubung Ryan meninggal setelah suting beberapa episode, peran itu diberikan pada Sultan Djorghi. Memang ada garis kemiripan tapi perbedaannya pun sangat kentara pula. 

Namun , agaknya, Ismail Soebardjo memiliki beberapa alasan mengenai pemilihan Sultan Djorghi untuk menggantikan Ryan Hidayat. Sultan Djorghi adalah bintang baru, yang belum banyak dikenal sebagai pemain sinetron dan belum memberi image tertentu pada publik penonton. Sebelum madin dalam Tirai Kasih Yang Terkoyak, ia hanya main dalam sinetron diantaranya Keluargaku Sorgaku produksi Starvision ~MF 285/252/XIII/17-30 Mei 1997

Friday, April 10, 2026

DENNY HW, PENATA LAGA SEKALIGUS SUTRADARA


DENNY HW, PENATA LAGA SEKALIGUS SUTRADARA (Berita Lawas) dikutip dari MF. Berpostur gempal dengan suara ringan. Terkesan agak kalem di lokasi suting. Sabar setiap mengarahkan para bintang laga, walau agak sulit melihat senyumnya. Sutradara merangkap action director atau fighting director ini, Denny HW namanya. Mahir olahraga beladiri Kempo. Dia juga sempat mempelajari karate, silat dan Aikido. Dengan bekal itu, Denny tampil sebagai sutradara laga handal. Dia juga adalah lulusan LPKJ tahun 1980.

Lewat film Pertarungan Iblis Merah yang dibintangi Barry Prima, anak kelima dari tujuh bersaudara ini tampil utuh sebagai sutradara merangkap action director, setelah sebelumnya ia tampil sebagai astrada untuk beberapa judul film seperti film Gema Hati bernyanyi. 

Putra Pasangan Hadi Wijaya dengan Sumiati yang asli berdara Sunda ini selanjutnya aktif menggarap film-film laga klasik seperti Pertarungan Iblis Merah, Babad Tanah Leluhu II, Si Rawing I dan lain-lain. 

Sukses menggarap serial kolosal Singgasana Brama Kumbara yang di tayangkan di  AN-Teve , kemudian Denny HW kembali menunjukkan kepiawaiannya di jalur laga. Sinetron laga "Perjalanan"  yang dibintangi Ari Wibowo dan Tamara Blezynski menyusul kesuksesan beberapa sinetron laga sebelumnya seperti Jacklyn, Tiga Bidadari dan lain-lain. Bahkan sinetron produksi Multivision ini mulai jadi pusat pehatian mengingat kemampuan dan ketenaran nama Ari Wibowo sebagai bintang laga yagn tampan bersama kepopuleran sosok Tamara sebagai bintang iklan termahal. 

Denny HW sendiri mengaku merasa bangga bisa menghasilkan karya sebagus Perjalanan. "Itu juga berkat kerja duet antara saya dengan Arturo  yang menggarap unsur dramatiknya, "kata Denny. Sejak awal dia merasa yakin bahwa serial Perjalanan akan sukses. Karena itu pula Denny  hanya bisa menggarap serial Tutur Tinular 6 episode saja. Padahal dia ditawarkan 52 episode. "Bukan apa-apa, hanya terlanjur teken kontrak dengan Multivision. Nggak benar kalau saya memilih Perjalanan karena honor kontraknya lebih mahal, " ujar Denny. 

Putra Asli Sunda Kelahiran Bandung, 5 Mei 1955 yang menikah dengan Soevi, juga pernah menggarap serial kolosal Perawan Lembah Wilis. Saya akan terus menekuni profesi sebagai action director, karena posisi ini adalah hidup mati saya. Sedangkan posisi Sutradara penuh, kayaknya sudah tidak mampu lagi, karena saya mengidap penyakit lever. Saya harus memperhatikan waktu kerja, " tutur Denny , selengkapnya wawancara dengan Denny HW dapat di lihat di MF No. 308/274/XIV, 4-17 April 1998

Sunday, March 22, 2026

MAAF DARI KELUARGA VAN DANOE, EPS SPESIAL LEBARAN


 MAAF DARI KELUARGA VAN DANOE, EPS SPESIAL LEBARAN, (Berita lawas). Serial Keluarga Van Danoe memang berbeda dengan lenong Rumpi. Kalau dalam serialnya Boim dan kawan-kawan itu, tokoh dan profesinya terus berganti-ganti setiap minggu, maka sekarang karakter setiap tokoh sudah paten. Robby Tumewu sebagi si kepala keluarga konglomerat Karel Van Danoe Wiryo, Ferina (Isterinya, Ceu Kokom), Debby Sahertian (Adiknya, Zus Zeba Van Santen), Ari Wibowo sebagai anak sulunya, Jansen, Dina Laenia (Si Bungsu Leince), Merry Hakim (Si Pembantu Madonnah). Hengky Solaeman selain mengarahkan juga berperan sebagai Oom Piet, si penasehat yang di sebelin dan sesekali tampil Bob Sadino (Oom Koes, sesepuh keluarga).

Sudah pernah ditampilkan bintang-bintang tamu dari si pesulap Frans Harrary sampai Rano Karno, Chintami Atmanegara dan lain-lainnya. 

Untuk menyambut Idul Fitri (1413 H) bertepatan dengan tahun 1993 Masehi, disiapkan episode spesial bertajuk Maaf, Maaf, Maaf. Seluruh keluarga main semua, plus bintang-bintang tamu Anna Shirley, Chintami Atmanegara dan Merdy Salim. Durasinya dilipat duakan menjadi satu jam penayangan. 

Ceritanya keluarga Van Danoe merencanakan bet-long-week-end ke Los Angeles. Belum apa apa, Kokom dan Koba sudah ribut sendiri menentukan tujuan mereka, sedang Karel memilih menginap di Santa Monica, lokasi suting serial Bay Watch dimana banyak cewek seksi berbikini berseeliweran. 

Si Sopir Ono dan si babu Onah diajak juga. Tugas Oom Piet untuk menyiapkan paspor mereka. Eh, Oom Piet sendiri jebul tak diajak, "Jij jaga rumah saya ya, kan lebaran banyak tamu yang datang, cuma jij Piet yagn ike percaya, " ujar karel. 

Karual Oom Piet kecewa berat. Kebetulan Oom Koes datang. Langsung  Oom Piet menghasutnya. berhasil. Oom Koes memarahi seluruh keluarga Karel. "Kalian sok kaya ya, sudah melupakan adat timur Lebaran kok malah jalan-jalan ke LA bukan di rumah!".

Batallah rencana muluk-muluk mereka. Tibanya Hari Raya disambut dengan acara sungkem seluruh keluarga. Tamu berdatangan bagai tak putusnya,sampai Karel kelelaha. Eh mendadak datang juga biduanita kece, Chintami Atmanegara. Tergugah semangan Karel mengajaknya ke ruang privae. Kokom yang sudah bangun tidur jadi cemburu banget. 

Keluarga Van Danoe tayang di saluran RCTI. ~ Mf 175/142/Th. IX 20 Maret - 3 Apr 1993

Wednesday, January 7, 2026

HANTU SOK USIL, KOMENDI HANTU-HANTU KOCAK


 HANTU SOK USIL, KOMENDI HANTU-HANTU KOCAK, Masih ingat pada sinetron serial Moody Juragan Kost? Dalam serial komedi itu Pak Tile bermain sebagai hantu tua bangka yang genit dan gemar mengganggu gadis-gadis penghuni rumah kost seperti Nurul Arifin, Diah Pertamatasari, Kiki Fatmala dan Iyut Bing Slamet. Setelah serial tersebut berakhir, PT. Soraya Intercine Films membuat serial komedi Hantu Sok Usil dengan penggantian sutradara dari Atok Suharto ke Agusti Tanjung. 

Absennya Pak Tile digantukan oleh pelawak-pelawak Ogut dan Kimung berhadapan dengan Nurul Arifin, Iyut dan urike Prastica. Diramaikan oleh Rina Hassim, Nasir dan Rika Roy Callebout. 

Di ceritakan Pak Ucok membawa istri dan ketiga anak gadisnya, Lolo, Lulu dan Lili serta pembantunya Legiyem dan sopir Parto pindah ke rumah baru. Konon gedung mentereng itu dihuni oleh makhluk-makhluk halus hingga dijual dengan harga murah. Pak Ucok sama sekali tak percaya adanya hantu malah sesumbar bisa menaklukan hantu. 

Padahal, sungguh-sunguh ada hantu di situ, yakni hantu Ogut, pemilik lama rumah tersebut bersama hantu putranya Boy, Dulu Boy tewas karena ekstasi saking shock, Ogut yang jantungan ikut meninggal. 

Melihat masuknya penghuni baru, hantu Ogut dan Boy mulai membuat ulah mempermainkan keluarga Pak Ucok habis-habisan. Tapi kemudian Boy yang bisa menjelma menjadi manusia berpacaran dengan Lili. Sedangkan Ogut berkencan dengan Legiyem di dapur. 

Ceritanya berkembang dari bermusuhan, Ogut dan Boy berbalik membantu berbagai masalah yang dihadapi keluarga Pak Ucok. Termasu ketika Lolo hendak dilamar oleh pengusaha tua bangka, Oom Pingo, Ogut mengacau, hingga bukan saja lamaran si Oom di tolak bahkan ia dihajar babak belur. 

Pengalaman Lulu lain lagi, ia diincar Jin Bandot yang bisa menjelma sebagai pengusaha . Memang Pak Ucok nyaris tertipu dan menerimanya menjadi menantu. Untung ada Ogut yag membuka rahasia siapa sebenarnya Jin Bandot. 

Bermunculan banyak hantu-hantu lain, baik yang palsu maupun yang asli, mulai dari sepasang drakula, sundelbolong, jin samurai, hantu genit, hantu penasaran, hantu gagu, tengkorak hidup sampai dukun internet dan lain-lainl. Cerita yang kocak dikemas dengan kreasi special effect canggih yang cukup menakjubkan. 

Produksi : Soraya Intercine

Produser : Ram Soraya

Produser Pelaksana : Jauhari Ardiwinata

Sutradara ; Agusti Tanjung

Pemain : Nurul Arifin, Iyut Bing Slamet, Rina Hassim, Yurike Prastica, Rika Roy Callebou, Nasiir, Kimung dan Ogut. 

Monday, October 13, 2025

ABHIE CANCER, PEMERAN WIRO SABLENG PENGGANTI KEN KEN


ABHIE CANCER, PEMERAN WIRO SABLENG PENGGANTI KEN KEN

Serial Wiro Sableng part II yang di bintangi Abhie Cancer menggantikan Ken Sukendro alias Ken-ken. Abhie mengaku telah berupaya keras untuk menyatukan roh Wiro Sableng ke dalam dirinya agar bisa merubah imej masyarakat tentang sosok Wiro yang semula melekat pada Ken Ken berganti pada Abhie. 

Pria kelahiran Jakarta, 7 Juli 1972 menggantikan posisi Ken Ken bukan persoalan mudah, karena masyarakat sudah sempat mengenal Ken Ken sebagai Wiro Sableng. Untuk itu, Abhie mengaku berupaya maksimal bermain lebih baik dengan menuruti semua anjural Ackyl Anwari selaku sutradara dan Suyitno sebagai penata kelahi. "Jika ada yang bilang akting saya kurang cepat menyatu dengan karakter Wiro, saya terima saja. Itu sebagai cambuk bagi saya untuk bermain lebih maksimal lagi," kata Abhie. 

Sebelum menjadi tokoh Wiro Abhie sudah banyak bermain di sinetron laga lainnya, seperti Kaca Benggala sebagai sahabat Mondosiyo dan Jalan Makin Membara menggantikan peran Ari Sihasale. Dia juga ikut main sinetron Jampang tayangan ANTeve. "Saya memang ingin khusus jenis eksyen saja, karena saya merasa disitulah kemampuan saya, " ujar pemegan DAN II Tae Kwon Do yang sempat mengikuti beberapa kali turnamen . Bahkan dia pernah meraih medali emas di Pra PON XIII . Namun menurutnya sekarang sudah tidak aktif lagi mengikuti kejuaraan, karena kesibukan suting, " jadi atlet itu tidak gampang, harus banyak latihan keras. Saya sudah menjadi orang film yang juga menuntut banyak waktu di lokasi. Tapi saya masih latihan bahkan saya ingin punya Dojo sendiri, tutur pengagum bintang laga Van Damme ini. 

Dengan postur tinggi 180 cm dan berat 74 kg, Abhie sudah mantap menetapkan dunia sinetron sebagai karir utamanya. Padahal sebelum itu, dia ingin masuk AKABRI. "Cita-cita saya untuk jadi Perwira ABRI hanya bertahan ketika masih SMA. Tamat SMA saya justru kuliah. Tapi kuliah pun tersendat sendat karena sibuk suting, " kata anak ke tiga dari empat bersaudara pasangan Rudy Malian dan Tridamilani (Jawa - Palembang).

Sejak membintangi serial Wiro Sableng Abhie mengaku banyak mendapat tawaran dari beberapa rumah produksi. Padahal sebelumnya Abhie mengaku selalu kesulitan untuk mendapatkan peran utama. "Tapi sekarang asal ada ajakanmain sinetron, selalu ditawarkan peran utama. Sayang untuk sementara saya nggak bisa karena sedang konsen di serial Wiro Sableng, " cerita penyukan nasi goreng kambing ini. 

Abhie di kontrak Herry Topan Intercine sebanyak 26 episode. Saat berita ini di turunkan sudah selesai 16 episode. Sisanya menurut Ackyl Anwari akan di selesaikan akhir Agustus 1997. Aapakah akan si perpanjang atau tidak. Tapi kalau tidak, saya akan main di sinetron laga lainnya. Saat ini sudah ada beberapa sinetron rumah produksi yang ingin merekrut saya, " aku Abhie. 

Dalam menokohkan sosok Wiro, Abhie sebelumnya banyak berkomunikasi dengan Suyitno (Penata kelahi aliran silat ketoprak) dan sutradara Ackyl Anwari, mengingat jarak waktu yang diberikan sangat singkat, dimana ketika Abhie di gaet untuk menggantikan Ken Ken, hanya di beri waktu beberapa hari untuk memahami skenario yang di buat Bastian Tito "Karena memang harus langsung suting. Saya juga sempat kaget, " cerita Abhie yang juga pernah belajar silat selama dua tahun. " Saya bilang sama mas Yitno, bahwa gerakan tangan saya lebih cenderung ke gerakan silat, sedangkan tendangan kaki saya lebih cenderung ke gerakan Tae Kwon Do. Antara saya dan mas Yitno sudah saling memahami. Salah satu lokasi suting Wiro Sableng adalah di daerah Jati Luruh Purwakarta Jawa Barat. 

Menurut Abhie, kemahiran dalam ilmu Tae Kwon Do terhadap peran di Wiro Sableng cukup membantu meski jurus-jurus yang di tata oleh Mas Yitno terasa agak aneh. Tapi yang jelas banyak menggunakan jurus-jurus silat. Kalau di teliti, banyak perbedaan gerakan-gerakan Wiro dahulu dengan yang diperankan Abhie. Kalau dulu tampak murni gerakan silat, sedangkan sekarang di warnai dengan tendangan-tendangan panjang jurus Tae Kwon Do. 

Hal kecil yang dialami Abhie saat suting adalah kecelakaan-kecelakaan kecil seperti jatuh dari tali sling ketika meluncur dan tali slingnya putus, atau ketika adegan fight terkena pukulan keras. Tapi hal ini sudah biasa karena sebelumnya sering ikut turnamen Tae Kwon Do. 

Abhie memiliki kenangan berkesan ketika bertemu bule memanggil-manggil nama Wiro ketika ia jalan-jalan. Dia ngajak kenalan. Saat itu saya sempat bengong, karena nggak nyangka ada orang bule yang suka nonton Wiro Sableng.


~ sumber : MF 

Sunday, September 28, 2025

NOKTAH MERAH PERKAWINAN 2, Antara Ibu Kandung & Ibu Tiri


NOKTAH MERAH PERKAWINAN 2, Antara Ibu Kandung & Ibu Tiri

Pada saat episode akhir sinetron drama rumahtangga Noktah Merah Perkawinan , diceritakan Yulinar mati-matian menyelamatkan anak tirinya Ayu dari pondok yang terbakar. Akibatnya ia mengalami luka bakar yang parah. Dalam kondisi kritis Yulinar berharap agar suaminya Priambodo bisa rujuk kembali  dengan istri pertamanya Ambarwati. Kesan yang timbul bagi pemirsa tentu adalah Yulinar meninggal dan Pri pun bersatu kembali dengan Ambar. Benarkah demikian?

Setelah NMP berakhir maka karena ratingnya pun bagus, dilanjut dengan NMP 2. Kendati sempat mengalami masa kritis, kondisi Yulinar berangsur membaik. Ambar di tuduh oleh Ibu Pri sebagai penyebab malapetaka ini. Sementara kedua anak Ambar, Bagas dan Ayu tersentuh nuaninya oleh pengorbanan Tante Yulinar untuk pertama kalinya memanggil ibu tiri mereka dengan sebutan "Mama".

Ambar yang masygul, menemukan boneka yang selalu dibawa Ayu telah gosong terbakar. Hatinya merasa terpukul, ikut menyalahkan dirinya sendiri. 

Problema lain timbul, Ibu Sugondo dengan kedok Arisan ternyata menjadi bandar perjudian terselubung dikalangan ibu-ibu. Dililit hutang rumahnya pun terancam disita. Ada lagi, Sukarni, adik Ambar yang terganggu jiwanya akibat diperko sa seorang penjahat. Mau tak mau Ambar mesti menitipkannya ke Rumah Sakit Jiwa. Ambar berusaha mencari keterangan tentang kekasih Sukarni lewat ibunya di Semarang. Ternyata lelaki itu telah pindah ke Kalimantan. 

Pri yang di sibukkan oleh pekerjaan dan mengurus Yulinar yang masih dirawat dengan menggunakan alat bangu pernapasan, kurang memperhatikan anak-anaknya. Bagas bergaul dengan anak-anak yang broken home. Ayu yang merasa sangat menyesal, meminta Pak Sakir memotong foto perkawinan Pri-Yulinar, dan memasnang foto Yulinar di kamarnya sendiri. Pri menjadi sangat marah pada Pak Sakir. 

Noktah Merah Perkawinan tayang tiap Rabu Malam di Indosiar pada tahun 1998. Teledrama seri kebanggaan PT Rapi Film sepanjang 26 episode ini tetap di sutradarai oleh Buce Malawau dengan tiga pemain inti Ayu Azhari sebagai Ambarwati yang setelah bercerai malah menjadi wanita karir sukses, Cok Simbara sebagai Priambodo, suami yang berwatak gampang jatuh cinta lagi pada wanita lain dan Berliana Febrianti sebagai Yulinar, ibu tiri yang budiwati, didukung oleh dua pemain anak Perdana Batang Taris dan Niken Ayu. Kematangan akting Ayu Azhari telah membuahkan Piala Vidia sebagai Aktris Terbaik pada Festival Sinetron Indonesia 1996.


#noktahmerahperkawinan 

Sunday, September 21, 2025

SENGSARA "MEMBAWA NIKMAT"


SENGSARA "MEMBAWA NIKMAT" setidaknya begitu ya. Mengangkat cerita dari sebuah novel menjadi tontonan ke layar kaca cukup beresiko karena ceritanya sudah terlanjur dikenal masyarakat. Tentu masyrakat sudah punya imej dan opini sendiri. Kalau merasa tidak terwakili apa yang ada dalam benak tentu akan memprotes atau mencaci. Apalagi kalau cerita itu ada kaitannya dengan waktu atau sejarah. Sekalipun cerita itu cerita fiksi belaka. 

Bisa tidak mengundang protes jika cerita yang sudah ngetop di garap dengan konsep "dikinikan" atau di kacaukan sekalian. Dimana cerita asli tersebut di tempatkan sebagai sumber inspirasi. Lebih akan "diam" jika digarap dengan bagus. Baik pengambilan gambar maupun pengadeganan. Namun, masih tidak menutup kemungkinan reaksi yang bakal muncul. 

Bagaimana sinetron "Sengsara Membawa Nikmat" (SMN) karya Sutan Sati? Cerita yang diangkat dari Novel sastra bersejarah dalam kesusastraan Indonesia ini skenario ditulis oleh Asrul Sani. Agus Widjoyono sebagai sutradara yang menangani Sengsara Membawa Nikmat ini lebih hati-hati. Tidak disebut sembrono atau gegabah karena sembarangan dalam menafsirkan skenario, "Saya harus ekstra hati-hati, untuk itu saya juga banyak dibantu oleh orang-orang minang, " ujar Agus. 

Semula Pihak Pemda berjanji akan menyediakan konsultan, tapi entah kenapa tiba-tiba rencana itu dibatalkan, hingga saya kerepotan mencari penggantinya. Akhirnya saya minta bantuan langsung pada pemuka-pemuka adat, seperti ketua balai kerapatan, tentu saja ini tidak resmi, tapi secara pribadi saya perlu ketemu mereka. Sebab dalam kehidupan seperti yagn sekarang, adat istiadat seperti dulu itu sudah sulit dijumpai. 

Dalam penggarapannya Agus memakai setting sekitar tahun 1928 SMN memang tidak menyebut angka sejarah yang pasti dan ini cukup menolong bagi Agus, karena tidak ada beban sejarah yang harus di visualkan, tahun dimana naskah itu ditulis oleh pengarangnya. 

"Barangkali saya memang lain dengan Siti Noerbaja saya berusaha mendekatkan diri pada cerita aslinya. Seperti kita ketahui disana masing-masing daerah punya adat yang berbeda sehingga saya perlukan konsultan, saya harus mencari kembali foto-foto tempo dulu dan membongkar-bongkar kembali arsip Nasional. Dan kesulitan-kesulitan lain yang pernah saya hadapi disaat suting, mencari rumah yang sesuai itu susah, karena rumah-rumah di daerah Padang sudah banyak yang berubah. Kadang masih ada juga, tapi sekitar rumah itu atmosfernya sudah berbau masa kini, " urai Agus. 

"Dengan tidak muluk-muluk, semoga film ini bisa dinikmati dan saya berharap akan mendapatkan banyak input dan kritikan-kritikan yang ada. Sengsara Membawa Nikmat ditayangkan tiap Sabtu pukul 20.00 mulai 19 Oktober 1991 di TVRI.


~Sumber MF

Thursday, May 29, 2025

ARIE WIBOWO, TAK MENYANGKA ILMU BELA DIRINYA BERMANFAAT


Ari Wibowo nama yang berkibar berkat lakonnya di drama eksyen bertajuk Perjalanan di SCTV tiap Rabu malam, terlihat lincah menggerakan tubuhnya setiap kali ia melakukan adegan perkela hian. Sinetron eksyen ternyata  makin mengukuhkan namanya sebagai aktor laga sukses, setelah kembalinya ke drama selepas dari jacky, tak sesukses yang di harapkan. 

Sukses Ari di Laga tentu tak lepas karena Ari dasar-dasar ilmu bela diri yang dimilikinya. Katanya sejak tinggal di Jerman ia sudah memperdalam ilmu karate bahkan Tae Kwon Donya sudah mencapai ban merah (di tahun 1998 tentu sekarang lebih)

"Dulu waktu masih SD, memang suka latihan karate untuk menyalurkan hobby dan sekaligus untuk jaga diri. Saya tidak nyangka kalau ilmu yang saya pelajari itu sekarang ada manfaatnya di dunia akting, khususnya yang bertema laga, "ujar adik kandung artis Ira Wibowo.

Walau sukses dengan adegan-adegan tarung dan tendangan, Ari khusus untuk adegan salto perannya terpaksa di gantikan orang lain. "Soalnya untuk melakukan salto saya memang nggak bisa, jadi terpaksa cari atlet yagn bisa melakukan adegan itu," tutur Ari jujur. Selain adegan tersebut beresiko cedera, yang bisa merusak skedul syuting bila ada "masalah" bila ia harus melakukannya sendiri. 

Ari juga mengaku ketika melakukan adegan tarung, ia sering tergebug sungguhan, hingga bengkak atau lecet-lecet karen alawan mainnya sering memukul yang betul-betul suah dihindarinya, "itulah resiko main eksyen", ujar Ari. 

Sebagai bintang eksyen, Ari menyatakan, tuntutan utamanya adalah kondisi fisik yang selalu prima. untuk itu ia selalu menjaga badannya dengan cara fitness dan joging di sekitar rumahnya. 

Disinggung soal permainannya yang terlihat mesra dengan pengantin baru Tamara Belszynski, Ari mengaku tak kikuk melakukannya. "Yang saya lakukan biasa saja dan tidak berlebihan , kenapa mesti takut main dengan mengantin baru ha..ha.hhaa

Baik resiko bengkak-bengkak, lecet, maupun resiko senang , bermesraan dengan Tamara, diambil dan dilakukan Ari tentulah untuk menyenangkan penonton dan penggemarnya. 


Sumber MF : 308/274/XIV, 4-17 April 1998

Monday, March 24, 2025

NOSTALGIA SINETRON PERJALANAN

 


Bima adalah putra angkat konglomerat Iskandar. Sejak kecil telah yatim piatu dan memandang Iskandar sebagai ayahnya sendiri dan Exel anak Iskandar sebagai saudara kandungnya. Dalam upaya untuk hidup mandiri Bima berkongsi dengan dua sahabatnya, Abdi dan Hendi membuka usaha bengkel. Dengan ketrampilannya dalam ilmu bela diri, Bima menggagalkan penjambretan terhadap Kintan, gadis Solo yang baru hijrah ke Jakarta. Sama seperti Bima, Kintan juga yatim piatu dan di besarkan pamannya. 

Justru Exel yang baru kembali dari studi di luar negeri, juga berkenalan dan tertarik dengan Kintan. Tapi Kintan telah menerima lamaran Bima. Akibatnya Exel membenci mereka bahkan tak sudi lagi mengakui Bima sebagai saudaranya. 

Cerita kemudian berkembang ketika adik ipar Iskandar, Roy memperalat Heri untuk membunuh Iskandar. Celakanya, Exel mengira Bima yang melakuan pembunuhan tersebut. Dengan gusar ia ingin membalas dendam. Tapi Bima dan Kintan lebih dulu mengungsi ke rumah Abdi di Bogor. Peristiwa pembunuhan terhadap Iskandar diikuti dengan Cermat oleh wartawati Silla yang punya obsesi untuk memecahkan dengan cara-cara Investigation Report.

Roy yang terus menghasuh Exel, diam-diam menyewa Gideon untuk melacak jejak Bima. Exel yang sudah terhasut mengikuti Gideon mencari Bima. Kesempatan ini digunakan Roy untuk menguasai seluruh perusahaan Iskandar. Kemelut bertambah dengan di culiknya Kintan oleh sebuah sindikat. Perburuan pun berlangsung dari Jakarta ke pelosok-pelosok Jawa Barat sampai jauh ke pedalaman Jawa Tengah dan Bali. 

PERJALANAN merupakan sinetron produksi Multivision Plus yang diarahkan duo sutradara Arturo dan Deni HW berdasarkan skenario Adi nugroho. Merupakan drama aksi yang bertabur adegan laga. Dibintangi Ari Wibowo, Tamara Bleszynski, Primus Yustisio, Eksanti, Feri Irawan, Gunawan Wibisono, Kaharuddin Syah dan Pong Harjatmo yang tayang di SCTV pada tahun 1998.

Thursday, March 6, 2025

DRAMA SERI DOKTER SARTIKA , EPS HARI HARI TEDUH SARTIKA

 


Masih ingat drama seri TVRI yang satu ini? untuk bernostalgia sejenak, kita ambil episode saat Dr Sartika mencari Ketenangan di Lombok. 

Di ceritakan episode sebelumnya, rumah tangga dokter Imam dan Sartika mengalami kegoncangan dengan hadirnya Lestari, adik Imam yang selalu membuat keributan dengan suaminya, begitu juga kehadiran Arum, kakak perempuan dari tetangga Sartika yang selalu hadir ke tempat praktek Imam. Sehingga rumah tangga dokter Imam-Sartika mengalami dua batu sandungan yang belum tersingkirkan, namun mereka menyadari bahwa hal ini pasti akan terjadi dalam perjalanan hidup manusia. Untuk itu Sartika bertekad mencari ketenangan atau refereshing pergi ke Lombok, ingin melupakan hari-hari muramnya dengan mencari hawa dan suasana baru di daerah yang belum pernah dilihat. 

Kepergian Sartika bersama nenek Manis (tetangganya yang selalu memperhatikan Sartika-Imam) yang dianggapnya nenek sendiri, selama dua tiga hari, nenek Manis merasa senang hati mengingat ia juga akan pulang ke tanah kelahirannya sebab Mona (Sang Cucu) sudah melahirkan bayinya yang pertama. Namun sang suami doketer Imam tidak demikian, Imam merasa keberatan dan berusaha melarangnya. Tapi karena tidak ingin memperuncing keadaan rumah tangganya yang agak gawat, akhirnya dengan berat hati mengijinkan Sartika pergi bersama nenek Manis. 

Suasana di Lombok ternyata dapat memberikan hari-hari teduh sebab Sartika banyak melihat hal-hal yang menarik. Sementara itu dokter Imam di Bogor yang ditinggal sendirian mencoba menghindar dari gangguan Arum, namun tetap gagal. 

Sementara itu adik dan adik iparnya Arum menegur karena Arum sering datang ke tempat praktek dokter Imam. Arum marah dan ia segera mengambil anak bayinya yang dititipkan Arum dan dibawa ke Jakarta, tapi adik dan adik iparnya menjadi kalang kabut dan meminta pertolongan pada dokter Imam agar Arum mau mengembalikan sang bayi. Kasus akhirnya berbuntut panjang, Arum berani datang ke rumah Imam karena mendengar Sartika berada di Lombok. Imam bingung. Imam berusaha menghindari Arum, tapi makin gawat. 

Akhirnya Imam memutuskan menyusul sang isteri di samping ingin menikmati hari-hari teduh bersama isterinya di Lombok.

Tentu saja cerita makin panas dan makin penasaran ya. Cukup sekian bernostalgianya ya, next sambung lagi.


Thursday, January 4, 2024

SINETRON "KETULUSAN KARTIKA", KETULUSAN SEORANG ISTRI PRAJURIT

VCD Ketulusan Kartika

 KETULUSAN KARTIKA

Produksi : Persit Kartika Candra Kirana Pengurus Pusat

Skenario : Satmowi Atmowiloto

Sutradara : Dedi Setiadi

Pelaksana Produksi : PT. Atmochademas Persada

Produser : NY. Utari R. Hartono

Pemain : Novia Kolopaking, Derry Drajat, Linda Sulaeman, Deddy Mizwar, Gito Rollies, Him Damsyik, Lenny Marlina, Renny Djayusman, Eeng Saptahadi dll


Masih ingat dengan sinetron di akhir tahun 90an? Ketulusan Kartika? saat sinetron ini tayang di Indosiar, dulu tidak bisa ngikutin tiap hari meskipun jam tayangnya sore. Ketulusan Kartika bercerita tentang ketulusan seorang istri prajurit TNI yang di perankan oleh Novia Kolopaking. 

Ketulusan Kartika terdiri dari 8 episode yang bercerita tentang seorang gadis yang di perankan oleh Novia Kolopaking dalam perjalanan hidupnya di persunting oleh prajurit yang di perankan oleh Derry Drajat. Perjalanan dari masa-masa  bujang dan gadis hingga menikah dan menua bersama. Kita akan melihat kala Novia Kolopaking masih muda hingga saat beruban. 

Ke 8 epiosde tersebut dapat pula di saksikan melalui media VCD yang pernah beredar. 

Berikut Sinopsis dari Sinetron Ketulusan Kartika.

Episode 1

Jatuhnya bom atom di Hirosima mengakhiri penjajahan Jepang. Akan tetapi ternyata justru membuka peluang kembalinya penjajah Belanda yang membonceng Sekutu. Peperangan kembali terjadi dan kengerian merampas kehidupan. Terutama mereka yang tak bersalah, yang harus menjadi pengungsi.

Diantara puluhan ribu pengungsi yang terkocar kacir itu, Ibu Rahayu (Renny Djajusman) bersama si kecil Satrio ikut larut dalam keganasan perang yang membabi buta. Mereka di tampung oleh Ibu Astuti (Linda Sulaeman), pengantin muda yang mengambil inisiatif bersama istri prajurit yang lain, berjuang di garis eblakang. Secara tidak langsung mereka terancam, karena sebagai istri prajurit bisa setiap saat ditangkap. Itu artinya di periksa, disiksa, dihina dan bisa di tembak.

Hubungan Astuti dengan suaminya, Pratomo (Deddy Mizwar) terbatas lewat kurir Kadir (Gito Rollies), yang harus menghindar dari sergapan Belanda. Juga dari prajurit yang berkhianat, diantaranya yang di pimpin  oleh Kampret (Eeng Saptahadi).

Kemesraan, saat Astuti ngidam ayam goreng, menghadapi pengkhianatan dari dalam maupun serbuan dan dari luar, membuat Pratomo berhasil merumuskan bahwa sebenarnya masalah utama adalah perut. Siapa yang berani menahan lapar, menahan godaan hidup bergelimpang materi dari hasil "Menjual bangsa dan negara" adalah orang yang berani. Termasuk berani dan tegas kalapun harus memutuskan mengeksekusi keponakan atas bekas anak buahnya. 


Episode 2

Perjuangan Astuti dan istri prajurit yang lain, secara tidak langsung memberi pendidikan nyata pada Satrio Kecil. Ia bahkan ikut naik pohon mengawasi layang-layang yang bila layang-layang merah di naikkan, pertanda ada tentara Belanda Patroli. 

Pasukan Belanda memang sedang menggasak habis, sebab kota Yogya di rebut oleh tentara Republik Indonesia. Perang, perpisahan, pengungsian terjadi lagi, lebih hebat dari sebelumnya. 

Pratomo dan prajurit lain membuktikan kegigihan di medan perang. Sementara Astuti dan para istri prajurit berjuang tulus di garis belakang, bahu membahu mereka semua mengorbankan apa saja yang bisa di korbankan. 

Termasuk pertemuan kecil, yang harus berpura-pura menjadi abdi dalem keraton. Hanya karena Astuti ingin memperlihatkan bayinya. Mengharukan!


Episode 3

Satrio (Derry Drajat) tumbuh sebagai remaja dan meneruskan cita-cita almarhum ayahnya yang gugur di medan perang. Masuk AMN, dan mulailah suasana pendidikan militer yang keras, penuh disiplin, tapi juga penuh harapan dan berseminya cinta. 

Satrio sebagai taruna, menyadari persahabatan dengan taruna lain dari berbagai daerah, yang mempunyai cita-cita yang sama. Satrio yang lebih lugu sering di permainkan oleh Alex, anak keluarga mampu, di candai Budi dan di besarkan hati oleh Marijo, anak keluarga miskin ayahnya penarik becak. 

Saat itulah Satrio mulai tertarik pada Kartika (Novia Kolopaking). Sampai mencuri pandang lewat koran di sebuah kantin. Sayang kedua orang tua angkat kartika (Di perankan oleh Him Damsyik dan Lenny Marlina) kurang menyetujuinya. Mereka berdua tak menginginkan putrinya menikah dengan tentara yang akan ditinggal tugas, di samping sudah ada calon lain. Sementara Kartika yang pintar menjahit itu, agaknya juga patah hati dengan taruna. 

Tetapi jika cinta tulus murni bicara, siapa yang bisa menghentikan?. Satriopun kalau perlu sebagai mayoret drum band, embawa anak buahnay muter-muter di depan rumah kartika. 


Bersambung ke bagian lain


Friday, November 3, 2023

CINTA FITRI, SINETRON YANG MEMPERTEMUKAN TEUKU WISNU DAN SHIREEN SUNGKAR

 


Masih ingat sinetron Cinta Fitri? yang tayang di SCTV dengan pemain utama Teuku Wisnu dan Shireen sungkar? pasti banyak yang mengingatnya.  Sinetron ini cukup panjang dengan cerita dan intrik seputar warisan keluarga dan cinta sejati. Sinetron ini juga dibintangi oleh artis-artis terkenal seperti Ida Kusuma, Boy Tirayoh, Iqbal Pakula, Donita, Adly fairuz, Verlita, Debby Cintya dewi, dan tentu saja si jutek Dinda Kanya Dewi sebagai Mischa dengan peran antagonisnya.


Kehadiran Mischa menjadi lebih menarik tatkala harus berhadapan dengan Oma (Ida Kusuma). Keberhasilan Sinetron produksi MD Entertainment tersebut bahkan juga di sukai oleh keluarga mantan presiden Indonesia Habibie yang mengikuti cerita cinta fitri tersebut.

Fitri (Shireen sungkar) adalah sosok yang lugu, norak, ceria sekaligus baik hati. Gadis berusia 19 tahun ini tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Fitri berasal dari Desa Wonogiri dan tinggal bersama bibinya. Maklum kedua orang tua Fitri telah meninggal dunia. Fitri bertunangan dengan Firman yang tinggal di Jakarta.Menjelang pernikahan Fitri datang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga Firman.

Tragis, pernikahan yang telah diimpikan  berubah menjadi kisah pilu. Firman dipanggil untuk selama-lamanya oleh Sang Pencipta. Seusai menghadiri pemakaman, Fitri berpamitan kepada keluarga Firman untuk pulang ke kampung. Tak seorangpun tahu kalau Fitri sesungguhnya berniat tinggal di Jakarta untuk meraih mimpinya. Gadis itu juga tidak ingin membuat bibinya kecewa. Naas, sewaktu di terminal bis, Fitri kecopetan sehingga seluruh uangnya ludes.

Akhirnya dengan modal nekat, Fitri mencoba bekerja pada sebuah warung soto milik Maya, anak Pak Hutama (Boy tirayoh). Maya (Vernita) yang berasal dari keluarga kaya itu, diusir oleh keluarganya karena menikah dengan Bram (Iqbal Pakula), pemuda miskin dan oportunis. Secara tidak sengaja Fitri bertemu dengan Farrel (Teuku Wisnu) yang pernah ditemui di pemakaman Firman. Farrel yang salah paham pada Fitri membenci Fitri karena dianggap belagu. Dilain pihak orang tua Farrel menjodohkan putra mereka dengan Moza (Donita), padahal cinta Farrel telah terkubur bersama Mischa (Dinda kanya Dewi) gadis yang pergi meninggalkannya demi menyelesaikan studi di luar negeri. Terus bagaimana kisa selanjutnya? beruntung saya memiliki VCD Cinta Fitri ini hingga 200 episode.

Tapi bagi yang sudah mengikuti nya tentu masih hafal jalan ceritanya. yang patut diacungi jempol , hingga akhir hayat Oma (Ida Kusuma) bermain sangat bagus, dan yang paling membekas adalah ciri khas beliau, dengan bahasa yang selalu di campur, bahasa Belanda, logat sundanya yang selalu keluar, ini menjadi ciri khas tersendiri. Aktris Ida Kusuma meninggal saat masih terikat kontrak dengan sinetron cinta Fitri. Selamat jalan Oma...


Sinetron Cinta fitri ini juga mempertemukan Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar dan berjodoh sebagai suami istri hingga sekarang.










Sunday, February 3, 2019

Nostalgia dengan Sinetron Tersanjung Indosiar

 

VCD TErsanjung eps 2

VCD Tersanjung Eps 1



Masih ingat dengan sinetron Tersanjung? Sinetron yang tayang di Indosiar mulai tahun 1996 ini pada awalnya dibintangi oleh Lulu Tobing sebagai Indah, dan ada pemain sinetron terkenal seperti Ari Wibowo, Reynold Surbakti, Yati Octavia Robby Sutara, Robby Sugara, Fera, Lely Sagita, yang merupakan pemain sinetron yang terkenal pada jamannya.

Yang menarik dari sinetron Tersanjung adalah durasi yang panjang, hingga session 7. Pada session awal, tokoh Indah yang di perankan oleh Lulu Tobing sempat di gantikan juga oleh Jihan Fahira. Sinetron ini meraih rating yang tinggi sehingga Indosiar sebagai stasiun TV yang menayangkan masih menerima sinetron ini hingga session 7 dengan pemain Didi Riyadi dan Putri Patricia sebagai generasi kedua sinetron tersanjung.

Bedanya sinetron Tersanjung generasi pertama dan generasi kedua sangat mencolok, Generasi pertama kekuatan akting pemainnya betul-betul di uji dengan daya tarik jalan cerita yang bagus, namun ketika memasuki generasi kedua, sinetron ini menjadi tidak jelas fokusnya mau dibawa kemana, sehingga jalan ceritanya terkesan dipaksakan.

Namun demikian, sinetron ini tetap meraih rating yang bagus. Berbicara masalah tersanjung, ingatan kita akan dibawa kepada muka-muka lama seperti Lulu Tobing dan Ari Wibowo. Kemudian Sosok Indah juga sempat berganti oleh Jihan Fahira. hmm Makin seru tapi makin kesini makin membosankan haha apalagi setelah berganti generasi, tapi hebatnya sinetron ini tetap bertahan tuh, dan tetap tayang di Prime time..... berarti oke punya ya...

Dan satu hal yang khas dari sinetron tersanjung adalah tekhnik zooomingnya tuh haha nyebelin banget kaan.

Anda punya sinetronnya? yuk bernostalgia saya hanya memiliki beberpa saja
Koleksi Sinetron Tersanjung

Koleksi Sinetron Tersanjung

koleksi sinetron tersanjung

koleksi sinetron tersanjung

koleksi sinetron tersanjung

Koleksi sinetron tersanjung 17

koleksi sinetron tersanjung 18