Wednesday, September 16, 2026

MONA RATULIU, SANG PERAWAT YANG BISU

 


MONA RATULIU, SANG PERAWAT YANG BISU (Berita Lawas). Masih Ingat sinetron yang dibintangi Mona Ratuliu ini? Seorang perawat cantik tengah sibuk mengurus pasien yang terbaring koma.Ia berusaha merawat pasien itu dengan telaten. Matanya menerawang jauh, berharap pasien tersebut sadar. Sang perawat muda itu terus mengawasinya setiap detik. 

Kini ia lega berkat pertolongan Tuha, Si pasien luput dari kematian. Dibalik itu semua, ternyata perawat cantik itu punya kekurangan. Mulutnya tidak bisa berbicara alias bisu. Namun ia sadar itu merupakan kehendak Tuhan. 

Cerita diatas memang bukan merupakan kisah sungguhan. Itu hanya cuplikan kisah sebuah sinetron drama bertajuk "Pelangi Di Matamu" (PDM) . Yang menarik dari sinetron yang ditayangkan setiap Minggu, pukul 20.00 Wib di RCTI itu adalah sosok perawat bisu nan cantik itu. Kemampuan akting si pemain begitu diuji. Bagaimana tidak untuk memerankan tokoh bisu dibutuhkan sebuah observasi yang cukup mendalam. Selain mempelajari bahasa isyarat, dia juga mesti mengikuti sepak terjang para penderita bisu tersebut, yaitu dengan berkunjung ke Sekolah Luar Biasa (SLB). 

Mona Ratuliu yang dipercaya sebagai perawat bisu dan cantik rupawan itu mengakui, dari sekian peran yang dilakoninya selama ini, mulai peran protagonis hingga antagonis, peran paling menantang, ya di PDM. Untuk tampil maksimal memerankan tokoh bisu ia melakukan observasi ke Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada dikawasan Cijantung. Di SLB itu, ia dipandu seorang pengajar SLB tersebut. Mona berusaha mengikuti sepak terjang mereka. 

Langkah pertama yang dilakukan ialah berinteraksi dengan mereka. Sudah barang tentu ia mesti berkomunikasi dengan bahasa Isyarat. Menyimak cerita dan pengalaman mereka. Setelah itu, dengan ditemani, dua orang dari mereka, dia berjalan-jalan di lingkungan sekolah itu. "Ya, dengan observasi itu, aku mendapatkan pengetahuan banyak tentang mereka. Kira-kira sebulan aku jalani ini, tapi tidak setiap hari lho , "Urai perempuan kelahiran 31 Januari 1982 ini. 

Ditambahkan , tadinya dia berpikir , untuk memerankan gadis bisu cukup hanya menggunakan bahasa isyarat. Namun setelah dipikir, ternyata tidaklah cukup dengan bekal itu saja. "Kalau pakai bahasa isyarat saja, mungkin semu aorang bisa. Tetapi bukan itu saja yangdibutuhkan, Ekspresi juga mesti diperhatikan. Makanya, aku melakukan observasi ke SLB,"terang artis yang hobi nonton ini disela-sela suting Pelangi Di Matamu di RS Sentra Medika, Cimanggis - Depok. 

Yang pasti berkat kebolehan aktingnya di PDM namanya kian bersinar. Padahal ia tergolong pendaang baru. Kiprahnya dipersinetronan Indonesia mulai dikenal sejak dia main dalam sinetron "Lupus". Perannya sebagai Poppy begitu mewarnai sepak terjangnya, sehingga namanya pun mulai di perhitungkan. Masyarakat mulai menggemari sosoknya. Alhasil, tawaran untuk main sinetron terus mengalir. 

Senang dong denan kesuksesan ini? "Ya pasti senang dong. Aku nggak nyangka akan seperti sekarang ini. Sebenarnya aku nggak punya cita-cita menjadi orang top. Tapi nyatanya kayak sekarang ini, aku bersyukur pada Tuhan. Ia juga mengaku punya pengalaman menyenangkan saat main sinetron "Pondok Indah".

Ingin merambah bidang lain, nyanyi misalnya? Pengagum Brad Pitt ini kembali bertutur dirinya masih ingin mematangkan dan konssentrasi dulu di sinetron. Dia ingin terus mendalami  dun370/XVia akting. "Memang aku dulu pernah ikutan perkumpulan nyanyi. Tapi kayaknya aku kurang serius menekuninya. Maka kuputuskan untuk berhenti nyanyi, ~MF No. 404/370/XVII, 7-21 Desember 2001

Tuesday, September 15, 2026

INNEKE KOESHERAWATI INGIN MENGUBUR MASA LALU


INNEKE KOESHERAWATI INGIN MENGUBUR MASA LALU (Berita lawas). Penampilannya kini berubah 180 derajat. Inneke Koesherawati sekarang bukan lagi Inneke yang dulu. Sekarang dia selalu mengenakan jilbab. Dengan penampilan barunya itu, sudah barang tentu pemahaman agamanya pun bertambah. Betapa tidak, dulu di akurang begitu memahami agama. Sehingga kurang mempedulikan apa yang dilarang dan diperintah agama. Alhasil dalam setiap film atau sinetron yang dibintanginya, penampilanya agak berani. 

Kenapa Inne memutuskan berjilbab? Dengan perasaan mendalam, wanita cantik yang sudah membintangi banyak film ini menuturkan sebenarnya ada getaran hati yang kuat dalam dirinya untuk memutuskan berbusana muslim. "Tidak  ada dorongan dari siapapun. Saat belum berjilbab, dia mulai belajar tentang agama. Saat belajar itulah dia banyak tahu tentang agama. Mana yang diperintah dan dilarang oleh Alah. Salah satu yang diperintah agama adalah menutup aurat.

"Sejak itulah aku banyak merenungi apa yang aku jalani selama ini. Aku berpikir, emua yang aku lakukan selama ini banyak yang menyimpang dari ajaran agama. karenanya aku perlu introspleksi diri. Dan Alhamdulilla, Tuhan memberikan petunjuk padaku. Mulai saat itulah, aku memutuskan untuk menutup auratku dengan jilbab. Sudah pasti diimbangi dengan pendalaman agama, "ujarnya. 

Ditambahkan wanita kelahiran Jakarta, 13 Desember 1975 ini, banyak yang tidak percaya dengan keputusannya itu. Teman-temannya sempat meragukan hal itu. Bahkan menganggap hanya main-main. Setelah dijelaskan, barulah mereka mempercayainya. "Aku bilang pada mereka, ini merupakan hidayah dari Allah,"kata pemeran sinetron "Jangan Ada Dusta" ini lagi, seraya menambahkan mula-mula ada keraguan pada keputusannya itu. Namn berkat pendirian teguh, keyakinan kuat, dan percaya pada Tuhan kebimbangan itu dapat dihilangkan. 

Diakui pemilik tinggi 168 cm ini , semenjak berpakaian muslim dia merasakan ketenangan lahir maupun batin. Sepertina tidak ada yang mengganjal dalam hidup ini. Semuanya yang dijalaninya menjadi biasa. Dia percaya pada kekuasaan Tuhan. Ingin mengenang masalalu? "Aku nggak akan mengenang masa lalu lagi. Aku akan mengubur kenangan itu. Apa yang aku lakukan dulu, berpakaian seksi, semua nggak ada gunanya dan nggak ada artinya, "jelas putri kelima pasangan Hajjah Leni dan almarhum Hery Koseherbimin ini. 

Inneke mengaku tidak takut kehilangan rejeki setelah mengenakan jilbab. "Rejeki, jodoh dan maut, Tuhan yang mengatur. 

Justru dia bersyukur pada Tuhan. Pasalnya rejekinya di bulan Ramadhan malah bertambah. Berbagai tawaran terus mengalir. Bahkan hampir semua stasiun televisi menawarinya job. "Alhamdulillah, kalau kita percaya pada Tuhan, rejeki nggak akan lari kemana-mana. Semua itu sudah diatur olehNy, "tukas artis ini. ~MF 404/370/XVII, 7-21 Desember 2001



Sunday, September 13, 2026

TRACY TRINITA

 


TRACY TRINITA (Berita Lawas). Ada yang masih ingat aktris ini? Sejak membintangi film Mendam Berahi yang diputar di Malaysia dan Filipina, Nama Tracy Trinita kontan melambung. Sebetulnya jauh sbelumnya, Tracy sudah dikenal sebagai model papan atas berkelas Internasional. Tapi namanya kurang 'merakyat' untuk kalangan marginal. Dan kini, job mengalir deras padanya. Mulai dari presenter tamu sampai sinetron mulai dilahapnya. 

Artis berwajah indo dengan postur jangkung ini, sedang suting sinetron Antara Dia dan Aku bersama Sultan Djorghi produksi Rapi Films. Sebagai pendatang baru untuk lahan sinetron, Tracy sudah mempersiapkan diri, khususnya dalam penguasaan karakter perannya. "Pada dasarnya acting dimana-mana sama, tak terkecuali saat aku main film diluar negeri. Hanya yang membedakan medianya saja. Aku selalu pede, termasuk saat menokohkan cwek jagoan di film Mendam Birahi, padahal sebelumnya aku nggak pernah dapat peran kayak gitu, "tutur Tracy. 

Kesibukan Tracy bukan hanya di sinetron. Tapi job modelpun terus berdatangan. "Hampir tak ada waktu luang lagi. Maka, maaf kalau menghubungi aku selalu yang nerima adalah manajerku, "lanjut Tracy. ~MF 404/370/XVII, 7-21 Desember 2001

****

Dulu ada sinetron Tracy di Indosiar yang dia dandanin kacamata tebal pakai behel itu judulnya apa ya. karakter anak SMA. Ada yang masih ingat?

Saturday, September 12, 2026

JEREMY THOMAS, INGIN MAIN LAGI DENGAN TAMARA


 JEREMY THOMAS, INGIN MAIN BARENG TAMARA (Berita lawas). Popularitas tentu saja sudah diraihnya. Bahkan dampaknya juga sudah dirasakan yang istri tercintanya Ina Indayanti. Karena bisa tampil bareng disebuak iklan sabun cuci dan jadi presenter Love & Life di Metro TV. 

Berikut petikan wawancara dengan Jeremy Thomas yang dimuat di Majalah Film no. ~MF 404/370/XVII, 7-21 Desember 2001

T : Sengaja Istri diajak tampil?

J : Ya, terutama di acara Love & Life memang saya yang mengajak untuk tampil bersama. 

T : Tidak merasa tersaingi?

J : Nggaklah!

T : Diijinkan istri main sinetron lagi?

J : Saya membolehkannya tapi dia yang nggak mau, karena dia sadar kalau harus main sinetron juga siapa yang menjaga anak-anak kami. 

T : Apakah kedua anakmu, Valeria Thomas dan Matthew Thomas akan digirin jadi artis?

J : Saya tidak akan menggiring anak-anak saya kedunia entertaint. Tapi, hingga saat ini saya juga belum tahu kemana bakat mereka sebenarnya. Biarlah semua berkembang dan berproses. 

T : Kebayang nggak sebelumnya, kalau pada akhirnya kamu bisa tampil dengan wanita populer seperti Ayu Azhari, Paramita Rusady, Bella Saphira, Tamara Bleszyinski, Krisdayanti, Desy Ratnasari dan JIhan Fahira?

J : Tentu saja nggak kebayang bisa "berganti" pasangan dengan wanita cantik dan populer lagi. 

T : Diantara mereka yang mana yang paling berkesan?

J : Semua bagus dan berkesan. Sebab mereka semuanya punya personal dan performance yang bagus. Saya senang sekali bisa jadi lawan main mereka. 

T : Masih ada cewek cantik yang belum jadi lawan mainmu?

J : Saya belum pernah bertemu satu frame dengan Sophia Latjuba.

T : Setelah tampil lagi dengan Krisdayanti di Mencintaimu, adakah artis lain yang kamu inginkan untuk main bareng lagi?

J : Ada. Saya sudah usulkan dengan Pak Raam (Produser Multivision plus) agar saya bisa ditampilkan lagi dengan Tamara Bleszynski. Saya ingin sekali main bareng dia lagi

T : Sudah cukup puas dengan peran-peran yang kamu mainkan?

J : Belum. Saya ingin sekali jadi tokoh hero. Misalnya main jadi perwira tinggi yang ceritanya dibalut dengan percintaan. Itulah yang menjadi impian saya dan belum tercapai. 

T : Beberapa artis memilih hengkang dari Multivison. Kamu malah tetap bertahan . Kenapa?

J : Kalau soal itu hak teman-teman untuk pindah, sedang kalau saya mengapa masih bertahan karena harganya masih cocok sesuai yagn saya ingingkan. 

T : Bukan karena kamu dikontrak eksklusif sepanjang masa oleh Multi?

J : Tidak. Kontrak saya dengan Multi jangka waktunya per tahun. Jadi kalau setahun habis kita perbaharui lagi. 

T : Tidak inign mencoba kedapur rekaman?

J : Nggak mungkinlah. Karena vokal saya jelek. 

T : Tapi banyak artis yang berani memanfaatkan popularitas dan tampangnya untuk jadi penyanyi. Masa kamu nggak berani?

J : Biarin aja. Pokoknya saya nggak mau karena nggak bisa nyanyi. 

Jeremy Thomas , Lair di Pekanbaru Riau 31 Julri 1970 dan pernah membintangi beberapa sinetron seperti Hati Seluas Samudera, Pin-Pin-Bo, Istri Pilihan, Mencintaimu, Tersanjung 1-2-3-4-5, Janjiku, Angin Tak Dapat membaca dan lain-lain. 


Wednesday, September 9, 2026

RENNY DJAYOESMAN, PEMERAN PEMBANTU WANITA TERBAIK FESTIVAL SINETRON INDONESIA 1992


RENNY DJAYOESMAN, PEMERAN PEMBANTU WANITA TERBAIK FESTIVAL SINETRON INDONESIA 1992 (berita lawas). Bagi Renny Djayoesman yang terpenting dalam berkesenian adalah bagaimana dirinya bisa mentotalitaskan diri dalam perannya. Karenanya penyanyi yang sudah resmi menjanda untuk kedua kalinya ini tidak pernah memikirkan hasil kerjanya di nilai atau tidak. 

Karenanya jangan kaget bila wanita Jawa yang dikaruniai dua anak ini justru bingung, bila ditanya tentang sinetron-sinetron yang dimainkannya. Karena setiap habis suting, Renny tidak pernah nonton baik lewat Televisi maupun video. 

"Ketika diumumkan saya masuk nominasi saja, saya kaget bukan main. Apalagi sampai dapat , luar biasa tentunya," ujarnya dengan nada haru.

Ketika disebutkan saingan-saingan Renny Djayoesman seperti Ny. Soeparmi, Roldiah Matulessi, Renny justru menjagokan rivalnya itu. "Gua yakin kalau nggak Roldiah ya, Suparmi, "Ujarnya yakin. 

Namun setelah menerima Piala Vidia sebagai Pemeran Pembantu Wanita Terbaik, dengan lantang Renny menyatakan bahwa Pialanya itu ia persembahkan secara khusus buat Irwinsyah.

"Kalau bukan almarhum, gua yakin nggak bakal dapat Piala Vidia. Tahu nggak, sebenarnya gua nggak mau main di Aksara Tanpa Kata, tapi karena kegigihan Irwin Syah minta Gua jadi  nggak tega, malah ia pakai mengancam segala, kalau gua nggak mau ikut main, Irwin akan membatalkan sutingnya , ini gila," katanya dengan nada berapi api. 

Keberhasilan Renny melakonkan wanita Bali yang papa begitu pas, dialeknya meluncur lancar. Memang bukan fakto kebetulan, tapi memang kemampuan aktingnya yang begitu prima. Padahal diakui Renny, menerima naskah yang ditulis Alex Suprapto Yudho itu waktunay begitu singkat. Setengah jam sebelum suting begitu nyampe lokasi, Make up langsung sut. 

Ada kenangan yang membekas dalam diri Presiden Direktur Renny Djayoesman Interprise ini ketika suting sinetron yang mendapat 6 nominasi itu. Kenangan Renny adalah keherannannya akan kelancaran jalannya suting itu. Yang mengalir bak air, tidak ada putus-putusnya. Padahal menurut pengamatannya, kalau melakukan suting di Bali ada saja rintangannya. "Tapi anehnya ketika suting, Aksara, mengalir lancar seperti air. Gua juga tidak pernah re take (pengulangan pengambilan gambar) padahal kalau suting-suting biasanya gua kena tik,"ujarnya dengan tertawa lepas. 

Atas keberhasilannya itu, Renny memang punya rencana mau syukuran membuat nasi kuning yang dihadiahi oleh rekannya, Ani Kusuma. "Gua tanya emak gua dulu ya, mau syukuran apa enggak, ha..ha..ha ,"candanya

 ~MF 167/134/TH IV, 28 Nov - 11 Des 1992

Tuesday, September 8, 2026

KADIR, TAKUT KEHILANGAN GAYA MADURANYA

 


KADIR, TAKUT KEHILANGAN GAYA MADURANYA (berita lawas). Soal Dagelan bagi Kadir telah bertahun-tahun menjadi profesinya. Melawak diawali sejak tahun '83. Ia pernah main drama, sandiwara dangdut, ludruk dan pernah pula bergabung dengan grup Srimulat cabang solo, pimpinan Teguh Srimulat. 

Hengkang dari Srimulat bersama Basuki dan Timbul yang juga jebolan dari grup tersebut, membentuk grup baru Batik Grup, yang merupakan kependekan dari trio lawak ini. 

Walau cukup lama ia menekuni panggung kesenian, namun ia mengaku baru setelah ikut membintangi "Cintaku Di Rumah Susun" karya Nya' Abbas Acub, namanya menjadi populer. Dalam film yang dibintangi Eva Arnaz dan Deddy Mizwar itu Kadir berperan sebagai boss yang ngebet dengan Eva. 

Ia juga mengaku setelah "Rumah Susun" tawaran main film mengalir deras. "Kebanyakan, cuma tempelan!", celetuknya. Lalu, ia menyebutkan film-film dimana mendapat peran besar. Antara lain Giliran Saya Mana, Kanan Kiri OK, Curi-Curi Kesempatan, Makelar Kodok, dan juga Dorce Sok Akrab. 

Dalam "Makelar Kodok" bersama Doyok, Ia pegang peran utama. bagaimana honornya?"Oh itu? Soal honor, memang cukup besar. Tapi nggak usah disebutkan. Ini kan rahasia dapur isteri!", jawabnya. 

Kadir yang mencoba bertahan dengan gaya Madura itu tidak banyak mempunyai kegemaran diluar dunia kesenian. Olahraga sekedarnya saja. "Yang paling saya suka nonton dagelan. Kaya apa pun jeleknya, kalau ada lawak di teve, saya selalu nonton!", tegasnya. 

Nonton film, pernah pula menjadi kegemarannya. Itu, sebelum terlalu banyak show. Sekarang ini, katanya, setahun belum tentu ada 5 film yang ditontonnya. 

Kalau nonton film, lanjutnya, maunya dengan isteri. Tapi, pulang show, sudah terlalu malam dan capai. "Yaa, terus tidur!" jelasnya acuh. 

Soal peran dalam film, Kadir yang di Srimulat dulu hanya kebagian peran-peran jago kepruk, mengatakan. "Saya maunya ya dapat peran yang bervariasi, walau mungkin, peran itu harus ndagel atau banyolan. Namun saya lebih senang kalau karakternya selalu berbeda."

Untuk memainkan tokoh-tokoh serius pun katanya ia tak akan keberatan. "Kalau ada yang mau memberi kesempatan, bagi saya ini merupakan tantangan. Dan saya akan senang sekali!", tegasnya pula. 

Cuma satu yagn akan tetap dipertahankan, karakter atau gaya khasnya, Madura. Kadir pernah mendapat tawaran dari sutradara untuk memerankan tokoh yang bergaya Padang. Namun tawaran itu ditolaknya. "Saya takut identitas saya akan hilang. Kan sekarang sudah punya ciri khas!" katanya memberi alasan. 

Kadir sendiri bukanlah orang Madura. Ia kelahiran Jombang, besar keliling di kota Jawa Timur dan beristrikan orang Tegal. Adalah Nya' Abbas pula yang membentuknya menjadi orang Madura. "Yaa di Rumah Susun itu!" kilah Kadir Dan peran saya bagus kaan? ujarnya ~MF 089/57/THVI 25 Nov - 8 Des 1989

Monday, September 7, 2026

BABAD TANAH LELUHUR 2, TETAP JUAL ADEGAN LAGA

 


BABAD TANAH LELUHUR 2, TETAP JUAL ADEGAN LAGA (berita lawas). Wajahnya keriput. Jenggot panjang, rambutnya tak sehelaipun yang hitam. Menandakan usianya telah lanjut. Tapi, penampilannya masih gagah, energik dan lincah. 

Bahkan ia masih mampu menampilkan atraksi menagumkan, terbang dan jumpalitan di udara, untuk menghancurkan musuh-musuhnya. Jelas, ia bukan orang sembarangan. Pasti ia orang sakti yang mempunyai ilmu tinggi. 

Menurut cerita, orang sakti yang bisa terbang, menghancurkan batu besar, bahkan merontokkan gunung, memang pernah ada zaman kerajaan dulu. Begitu saktinya, ia bisa menghilang saat orang dihadapannya baru mengedipkan mata. Begitu cepat!. 

Tentang orang sakti semacam itu, kini memang hanya kita temui dalam layar perak, melalui rekayasa dan tipuan yang digarap secara cermat oleh sutradara dan juru kamera. 

Denny HW, termasuk salah seorang sutradara kita yang gemar merekayasa pemainnya menjadi orang-orang sakti. Berkelahi di udara, terbang dari satu pohon ke pohon lain atau meledakkan batu-batu besar dengan tenaga dalam, pernah di munculkan. 

"Salah satu filmnya yang sukses dengan atraksi tersebut, Babad Tanah Leluhur yang di produksi oleh PT. Kanta Indah Film. Memang, Babad Tanah leluhur secara komersial belum mampu menyaingi sukses Saur Sepuhnya Imam Tantowi. Tapi, film garapan Denny itu juga menghasilkan keuntungan cukup besar. Karenanya, Denny  dipercayai lagi untuk membuat serial berikutnya. 

Untuk yang kedua ini, Denny tetap menyodorkan konsep pertama, untuk merebut hati penonton akan menampilkan adegan laga di udara. Saat dikunjungi di lokasi suting, Deny bilang, untuk menampilkan adegan terbang diudara membutuhkan persiapan lama dan ruwet. 

"Bukan hanya itu", katanya , ketelitian kerja agar rekayasa tipuan tidak mudah diketahui penonton, harus mampu menciptakan modus-modus baru. Saya tidak ingin mengulang dari apa yang pernah ditampilkan dalam film terdahulu. Kalaupun harus ada, kadarnya ditekan sekecil mungkin, !"

Saat ditemui di lokasi suting, Denny HW sedang mempersiapkan untuk syut adegan seorang jagoan harus melayang-layang diudara. Untuk memperoleh kecepatan dan ketepatan sasaran, kekompakkan kerja antara juru kamera, penarik sling dan orang yang memegangi oran gyang akan disyut memang harus prima. 

"untuk satu syut itu saja, kami harus mempersiapkannya berjam-jam!" jelas Denny yang sebelumnya menyutradarai Si Rawing, juga produksi PT. Kanta Indah Film. "Buat saya terlibat pembuatan film laga seperti ini memang belum begitu banyak. Sehingga, ada penambahan pengalaman!", kata Sutomo GS, juru kamera kawakan yang terlibat dalam pembuatan Babat Tanah Leluhur II itu. 

Sunday, September 6, 2026

SUSI ADELLA

 


SUSI ADELLA (berita lawas). Film Boneka Dari Indiana lolos dari Komite Seleksi FFI '91 bersama 18 judul film lainnya. Ini menandakan bahwa Nya' Abbas Akup masih sakti dalam hal mengekspresikan kemampuannya. Diperkirakan akan lolos pula dari sergapan penilaian dewan juri. Selain Meriam Bellina, Lydia Kandou, Didi Petet, Susi Adella pendatang baru pada film ini ikut bersuka cita. "Kalau saja menang, ini berarti kenangan manis bagi Oom Abbas. Termasuk saya sangat beruntung. Main sebagai pembantu bernama Inah, bukan hal yang gampang,"begitu kesan Susi. 

Susi Adella, kader bintang berani. Bukan cuma sehubungan dengan kebutuhan film, juga dalam hal pemotretan. Sifat manjanya kadang bikin orang lain geregetan. Malah sewaktu pembuatan film Boneka Dari Indiana, ia dituding ada main dengan sutradara yang kini sudah almarhum itu, Sampai kepada MF (Majalah Film), sutradara kondang tersebut pernah berujar begini , "Ini anak saya. Kalianboleh mnulis apa saja tentang keganjilan pada diri kami, "tandasnya tanpa ragu-ragu. 

Hampir semua mingguan menyoroti Susi, namun cewek keren berkulit putih ini seolat tidak perduli. Bagaikan anjing menggonggong, tapi kafilah tetap berlalu. "Gue juga udah punya pacar, kok. Kenapa mesti diributin? Bodo ah, gue udah siap dengan kemungkinan serangan gosip. Sekalipun nantinya pacar gue minta bubaran, no problem. Cowok gampang di cari, tapi kesempatan main film sangat sulit, apalagi pendatang baru macem gue".

Kata Susi, jika ada seorang pemain berhubungan intim dengan sutradaranya, wajar-wajar saja. Disamping untuk sumber pengarahan, juga perlindungan dari gangguan anggota unit di lokasi. Kalau memang si pemain itu suka, itupun tak perlu dipergunjingkan. "Jangan munafik. Ketimbang pacaran sama anak kru, mendingan sama sutradara, kan? Barangkali aja besok dapat peran lebih besar lagi ha...ha...ha....,"canda Susi. 

Biar bagaimanapun, Susi punya bakat jadi artis bermasa depan cerah. Daya tangkapnya cemerlang sebagaimana yang disaksikan selama suting film Boneka Dari Indiana. Mudah-mudahan saja bakatnya yang bagus itu tidak dibarengi dengan skandal , ya Sus. ~MF 139/106 Tahun III/26 Okt - 8 Nov 1991